<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesan Purbaya ke Investor: Jangan Takut Investasi di Indonesia</title><description>Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa mengajak investor untuk tetap percaya diri menanamkan modal di Indonesia. Ia menilai prospek ekonomi nasional masih sangat kuat.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/01/27/320/3197945/pesan-purbaya-ke-investor-jangan-takut-investasi-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/01/27/320/3197945/pesan-purbaya-ke-investor-jangan-takut-investasi-di-indonesia"/><item><title>Pesan Purbaya ke Investor: Jangan Takut Investasi di Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/01/27/320/3197945/pesan-purbaya-ke-investor-jangan-takut-investasi-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/01/27/320/3197945/pesan-purbaya-ke-investor-jangan-takut-investasi-di-indonesia</guid><pubDate>Selasa 27 Januari 2026 20:21 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/27/320/3197945/menkeu_purbaya-VRkg_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/27/320/3197945/menkeu_purbaya-VRkg_large.jpg</image><title>Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;nbsp;- Menteri Keuangan (Menkeu)&amp;nbsp;Purbaya Yudhi Sadewa mengajak investor untuk tetap percaya diri menanamkan modal di Indonesia. Ia menilai prospek ekonomi nasional masih sangat kuat.&#13;
&#13;
Salah satu indikator dari cerahnya ekonomi Indonesia adalah dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau Anda investor suka bermain di pasar saham, jangan takut walaupun kemarin turun pasti naik lagi. Karena pada dasarnya IHSG adalah arah ekonomi kita,&amp;rdquo; kata Purbaya Purbaya di Indonesia Fiscal Forum (IFF) 2026, Jakarta, Selasa (27/1/2026).&#13;
&#13;
Ia mengingatkan bahwa target-target IHSG yang dulu dianggap terlalu optimistis, kini mulai terbukti. Bahkan, ia menyebut potensi kenaikan IHSG dalam jangka panjang masih sangat besar.&#13;
&#13;
Purbaya menceritakan pengalamannya saat pernah menyampaikan proyeksi IHSG di level 9.000, yang kala itu banyak pihak yang meragukan dan bahkan menertawakannya. Namun, kenyataannya IHSG sudah sempat menembus level tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal serupa juga terjadi ketika ia menyebut dalam satu siklus 10 tahun, IHSG berpotensi naik hingga empat kali lipat dari level saat ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau sekarang di 8.000-an ya 32.000 itu. Lebih diketawain juga. Tapi Anda boleh ngetawain, tapi jangan lupa investasi. Nanti nyesel,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ekonomi Dijaga Tumbuh di Atas 5 Persen&#13;
&#13;
Ia menilai pergerakan IHSG mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia yang terus membaik, sehingga investor tidak perlu ragu untuk masuk ke pasar domestik.&#13;
&#13;
Dari sisi makro, Purbaya memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 akan menembus 5,5 persen. Faktor pendorongnya antara lain percepatan belanja pemerintah serta momentum Lebaran pada Maret 2026 yang akan meningkatkan konsumsi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya ingin mendorong terus ekonomi tahun ini ke arah 6 persen dengan berbagai cara. Kalau itu terjadi, kita sudah breakout dari kutukan 5 persen,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Ia juga menyoroti inflasi yang masih terkendali. Inflasi Desember 2025 tercatat 2,92 persen, dengan inflasi inti sekitar 2,3 persen. Bahkan tanpa komponen harga emas, inflasi berada di kisaran 1,5 persen.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Artinya demand masih relatif rendah. Saya punya ruang untuk mendorong ekonomi lebih cepat lagi tanpa khawatir kenaikan bunga yang signifikan,&amp;rdquo; pungkas Purbaya&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;nbsp;- Menteri Keuangan (Menkeu)&amp;nbsp;Purbaya Yudhi Sadewa mengajak investor untuk tetap percaya diri menanamkan modal di Indonesia. Ia menilai prospek ekonomi nasional masih sangat kuat.&#13;
&#13;
Salah satu indikator dari cerahnya ekonomi Indonesia adalah dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau Anda investor suka bermain di pasar saham, jangan takut walaupun kemarin turun pasti naik lagi. Karena pada dasarnya IHSG adalah arah ekonomi kita,&amp;rdquo; kata Purbaya Purbaya di Indonesia Fiscal Forum (IFF) 2026, Jakarta, Selasa (27/1/2026).&#13;
&#13;
Ia mengingatkan bahwa target-target IHSG yang dulu dianggap terlalu optimistis, kini mulai terbukti. Bahkan, ia menyebut potensi kenaikan IHSG dalam jangka panjang masih sangat besar.&#13;
&#13;
Purbaya menceritakan pengalamannya saat pernah menyampaikan proyeksi IHSG di level 9.000, yang kala itu banyak pihak yang meragukan dan bahkan menertawakannya. Namun, kenyataannya IHSG sudah sempat menembus level tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal serupa juga terjadi ketika ia menyebut dalam satu siklus 10 tahun, IHSG berpotensi naik hingga empat kali lipat dari level saat ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau sekarang di 8.000-an ya 32.000 itu. Lebih diketawain juga. Tapi Anda boleh ngetawain, tapi jangan lupa investasi. Nanti nyesel,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ekonomi Dijaga Tumbuh di Atas 5 Persen&#13;
&#13;
Ia menilai pergerakan IHSG mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia yang terus membaik, sehingga investor tidak perlu ragu untuk masuk ke pasar domestik.&#13;
&#13;
Dari sisi makro, Purbaya memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 akan menembus 5,5 persen. Faktor pendorongnya antara lain percepatan belanja pemerintah serta momentum Lebaran pada Maret 2026 yang akan meningkatkan konsumsi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya ingin mendorong terus ekonomi tahun ini ke arah 6 persen dengan berbagai cara. Kalau itu terjadi, kita sudah breakout dari kutukan 5 persen,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Ia juga menyoroti inflasi yang masih terkendali. Inflasi Desember 2025 tercatat 2,92 persen, dengan inflasi inti sekitar 2,3 persen. Bahkan tanpa komponen harga emas, inflasi berada di kisaran 1,5 persen.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Artinya demand masih relatif rendah. Saya punya ruang untuk mendorong ekonomi lebih cepat lagi tanpa khawatir kenaikan bunga yang signifikan,&amp;rdquo; pungkas Purbaya&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
