<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rombak 36 Pejabat Eselon II Kemenkeu, Ini Pesan Purbaya</title><description>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara resmi melakukan perombakan besar-besaran di jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) Kementerian Keuangan pada Rabu (28/1/2026). Pelantikan ini menyasar 36 posisi strategis, dengan pergerakan paling signifikan terjadi di tubuh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di tengah upaya penguatan internal institusi.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/01/28/320/3198160/rombak-36-pejabat-eselon-ii-kemenkeu-ini-pesan-purbaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/01/28/320/3198160/rombak-36-pejabat-eselon-ii-kemenkeu-ini-pesan-purbaya"/><item><title>Rombak 36 Pejabat Eselon II Kemenkeu, Ini Pesan Purbaya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/01/28/320/3198160/rombak-36-pejabat-eselon-ii-kemenkeu-ini-pesan-purbaya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/01/28/320/3198160/rombak-36-pejabat-eselon-ii-kemenkeu-ini-pesan-purbaya</guid><pubDate>Rabu 28 Januari 2026 19:39 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/28/320/3198160/menkeu_purbaya-pxLl_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/28/320/3198160/menkeu_purbaya-pxLl_large.jpg</image><title>Menkeu Purbaya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara resmi melakukan perombakan besar-besaran di jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) Kementerian Keuangan pada Rabu (28/1/2026). Pelantikan ini menyasar 36 posisi strategis, dengan pergerakan paling signifikan terjadi di tubuh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di tengah upaya penguatan internal institusi.&#13;
&#13;
Purbaya menekankan bahwa rotasi ini adalah langkah krusial bagi transformasi Indonesia menuju negara maju. Ia meminta para pejabat baru untuk meninggalkan zona nyaman dan tidak sekadar bekerja mengikuti rutinitas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau kita ingin naik kelas sebagai negara maju, kita tidak bisa puas dengan kondisi yang gini-gini saja,&amp;quot; tegas Purbaya saat memberikan arahan, Rabu (28/1/2026).&#13;
&#13;
Bendahara Negara ini mengingatkan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar perpindahan kursi secara administratif, melainkan penyerahan tugas negara yang harus dipertanggungjawabkan secara moral dan kinerja. Ia mewanti-wanti para pimpinan baru agar selalu mengedepankan etika dalam bekerja.&#13;
&#13;
&amp;quot;Arah dan ekspektasinya adalah kerja serius dan jaga integritas,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Purbaya juga secara terbuka menanggapi dinamika psikologis yang muncul akibat mutasi. Ia mengakui bahwa keputusan ini mungkin tidak diterima dengan suka cita oleh semua pihak, namun ia meminta agar segala kekecewaan segera dikesampingkan demi tugas negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bagi sebagian orang, bagi sebagian kecil, mungkin enggak baik ya, kesel, &amp;#39;kenapa gue pindah&amp;#39;. Ini modal awal untuk bekerja dengan pikiran jernih dan hati yang tulus,&amp;quot; ujar Purbaya.&#13;
&#13;
Dari total 36 pejabat yang dilantik, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mendominasi daftar dengan pengisian posisi kunci mulai dari Sekretaris Direktorat Jenderal, jajaran Direktur di kantor pusat, hingga Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) di seluruh Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nama-nama seperti Gatot Sugeng Wibowo yang kini menjabat Sekretaris DJBC, serta Adhang Noegroho Adhi yang memimpin KPU Bea Cukai Tanjung Priok, menjadi bagian dari gerbong transformasi ini.&#13;
&#13;
Selain DJBC, pelantikan juga dilakukan untuk pejabat di Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), hingga unit baru Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK).&#13;
&#13;
Purbaya menutup arahannya dengan pesan agar para pejabat melihat amanah ini sebagai titipan besar dari rakyat Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Biasanya pengangkatan jabatan itu rutinitas, tapi sore ini jangan lihat ini sebagai seremoni administratif semata. Ini tugas negara dan kepercayaan publik yang dititipkan di pundak saudara-saudara sekalian,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Daftar Pejabat Eselon II yang Dilantik&#13;
&#13;
I. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)&#13;
- Sekretariat &amp;amp; Kantor Pusat 1. Gatot Sugeng Wibowo: Sekretaris Direktorat Jenderal Bea dan Cukai&#13;
2. Imik Eko Putro: Direktur Teknis Kepabeanan&#13;
3. Susila Brata: Direktur Fasilitas Kepabeanan&#13;
4. Djaka Kusmartata: Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai&#13;
5. R. Fadjar Donny Tjahjadi: Direktur Keberatan Banding dan Peraturan&#13;
6. Akhmad Rofiq: Direktur Kepatuhan Internal&#13;
7. Priyono Triatmojo: Direktur Penindakan dan Penyidikan&#13;
8. Parjiya: Tenaga Pengkaji Bidang Pengembangan Kapasitas dan Kinerja Organisasi&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
-Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil)&#13;
9. Dwijo Muryono: Kakanwil DJBC Riau&#13;
10. Sodikin: Kakanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau&#13;
11. Agus Sudarmadi: Kakanwil DJBC Sumatera Bagian Timur&#13;
12. Rizal: Kakanwil DJBC Sumatera Bagian Barat&#13;
13. ⁠13. Hendri Darnadi: Kakanwil DJBC Jakarta&#13;
14. Agus Yulianto: Kakanwil DJBC Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta&#13;
15. Muhamad Lukman: Kakanwil DJBC Jawa Timur II&#13;
16. Iyan Rubiyanto: Kakanwil DJBC Bali, NTB, dan NTT&#13;
17. Budi Harjanto: Kakanwil DJBC Kalimantan Bagian Barat&#13;
18. Bagus Nugroho Tamtomo Putro: Kakanwil DJBC Kalimantan Bagian Timur&#13;
19. Martha Octavia: Kakanwil DJBC Sulawesi Bagian Selatan&#13;
20. Encep Dudi Ginanjar: Kakanwil DJBC Khusus Papua -Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU)&#13;
21. Adhang Noegroho Adhi: Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok&#13;
22. Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang: Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta&#13;
&#13;
-Akan Dilantik 2 Februari 2026&#13;
&#13;
23. Sugeng Apriyanto: Kepala Biro Advokasi, Setjen&#13;
24. Untung Basuki: Direktur Penerimaan dan Perencanaan Strategis&#13;
25. Rachmat Solik: Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai&#13;
26. Mohammad Aflah Farobi: Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan dan Penerimaan Kepabeanan dan Cukai&#13;
27. Erwin Situmorang: Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Kepabeanan dan Cukai&#13;
28. Rudy Rahmaddi: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara&#13;
29. Rusman Hadi: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I&#13;
30. Zaky Firmansyah: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Utara&#13;
31. Agung Widodo, S.Sos: Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam&#13;
&#13;
II. Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb)&#13;
32. Agung Yulianta: Direktur Pengelolaan Kas Negara&#13;
33. Muhdi: Tenaga Pengkaji Bidang Perbendaharaan&#13;
34. Taukhid: Kakanwil DJPb Provinsi D.I. Yogyakarta&#13;
&#13;
III. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)&#13;
35. Kusuma Santi Wahyuningsih: Tenaga Pengkaji Harmonisasi Kebijakan&#13;
&#13;
IV. Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK)&#13;
36. Ayu Sukorini: Direktur Stabilitas Sistem Keuangan dan Sinkronisasi Kebijakan Sektor Keuangan&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara resmi melakukan perombakan besar-besaran di jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) Kementerian Keuangan pada Rabu (28/1/2026). Pelantikan ini menyasar 36 posisi strategis, dengan pergerakan paling signifikan terjadi di tubuh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di tengah upaya penguatan internal institusi.&#13;
&#13;
Purbaya menekankan bahwa rotasi ini adalah langkah krusial bagi transformasi Indonesia menuju negara maju. Ia meminta para pejabat baru untuk meninggalkan zona nyaman dan tidak sekadar bekerja mengikuti rutinitas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau kita ingin naik kelas sebagai negara maju, kita tidak bisa puas dengan kondisi yang gini-gini saja,&amp;quot; tegas Purbaya saat memberikan arahan, Rabu (28/1/2026).&#13;
&#13;
Bendahara Negara ini mengingatkan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar perpindahan kursi secara administratif, melainkan penyerahan tugas negara yang harus dipertanggungjawabkan secara moral dan kinerja. Ia mewanti-wanti para pimpinan baru agar selalu mengedepankan etika dalam bekerja.&#13;
&#13;
&amp;quot;Arah dan ekspektasinya adalah kerja serius dan jaga integritas,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Purbaya juga secara terbuka menanggapi dinamika psikologis yang muncul akibat mutasi. Ia mengakui bahwa keputusan ini mungkin tidak diterima dengan suka cita oleh semua pihak, namun ia meminta agar segala kekecewaan segera dikesampingkan demi tugas negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bagi sebagian orang, bagi sebagian kecil, mungkin enggak baik ya, kesel, &amp;#39;kenapa gue pindah&amp;#39;. Ini modal awal untuk bekerja dengan pikiran jernih dan hati yang tulus,&amp;quot; ujar Purbaya.&#13;
&#13;
Dari total 36 pejabat yang dilantik, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mendominasi daftar dengan pengisian posisi kunci mulai dari Sekretaris Direktorat Jenderal, jajaran Direktur di kantor pusat, hingga Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) di seluruh Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nama-nama seperti Gatot Sugeng Wibowo yang kini menjabat Sekretaris DJBC, serta Adhang Noegroho Adhi yang memimpin KPU Bea Cukai Tanjung Priok, menjadi bagian dari gerbong transformasi ini.&#13;
&#13;
Selain DJBC, pelantikan juga dilakukan untuk pejabat di Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), hingga unit baru Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK).&#13;
&#13;
Purbaya menutup arahannya dengan pesan agar para pejabat melihat amanah ini sebagai titipan besar dari rakyat Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Biasanya pengangkatan jabatan itu rutinitas, tapi sore ini jangan lihat ini sebagai seremoni administratif semata. Ini tugas negara dan kepercayaan publik yang dititipkan di pundak saudara-saudara sekalian,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
Daftar Pejabat Eselon II yang Dilantik&#13;
&#13;
I. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)&#13;
- Sekretariat &amp;amp; Kantor Pusat 1. Gatot Sugeng Wibowo: Sekretaris Direktorat Jenderal Bea dan Cukai&#13;
2. Imik Eko Putro: Direktur Teknis Kepabeanan&#13;
3. Susila Brata: Direktur Fasilitas Kepabeanan&#13;
4. Djaka Kusmartata: Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai&#13;
5. R. Fadjar Donny Tjahjadi: Direktur Keberatan Banding dan Peraturan&#13;
6. Akhmad Rofiq: Direktur Kepatuhan Internal&#13;
7. Priyono Triatmojo: Direktur Penindakan dan Penyidikan&#13;
8. Parjiya: Tenaga Pengkaji Bidang Pengembangan Kapasitas dan Kinerja Organisasi&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
-Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil)&#13;
9. Dwijo Muryono: Kakanwil DJBC Riau&#13;
10. Sodikin: Kakanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau&#13;
11. Agus Sudarmadi: Kakanwil DJBC Sumatera Bagian Timur&#13;
12. Rizal: Kakanwil DJBC Sumatera Bagian Barat&#13;
13. ⁠13. Hendri Darnadi: Kakanwil DJBC Jakarta&#13;
14. Agus Yulianto: Kakanwil DJBC Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta&#13;
15. Muhamad Lukman: Kakanwil DJBC Jawa Timur II&#13;
16. Iyan Rubiyanto: Kakanwil DJBC Bali, NTB, dan NTT&#13;
17. Budi Harjanto: Kakanwil DJBC Kalimantan Bagian Barat&#13;
18. Bagus Nugroho Tamtomo Putro: Kakanwil DJBC Kalimantan Bagian Timur&#13;
19. Martha Octavia: Kakanwil DJBC Sulawesi Bagian Selatan&#13;
20. Encep Dudi Ginanjar: Kakanwil DJBC Khusus Papua -Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU)&#13;
21. Adhang Noegroho Adhi: Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok&#13;
22. Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang: Kepala KPU Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta&#13;
&#13;
-Akan Dilantik 2 Februari 2026&#13;
&#13;
23. Sugeng Apriyanto: Kepala Biro Advokasi, Setjen&#13;
24. Untung Basuki: Direktur Penerimaan dan Perencanaan Strategis&#13;
25. Rachmat Solik: Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai&#13;
26. Mohammad Aflah Farobi: Tenaga Pengkaji Bidang Pelayanan dan Penerimaan Kepabeanan dan Cukai&#13;
27. Erwin Situmorang: Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Kepabeanan dan Cukai&#13;
28. Rudy Rahmaddi: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara&#13;
29. Rusman Hadi: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I&#13;
30. Zaky Firmansyah: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Utara&#13;
31. Agung Widodo, S.Sos: Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam&#13;
&#13;
II. Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb)&#13;
32. Agung Yulianta: Direktur Pengelolaan Kas Negara&#13;
33. Muhdi: Tenaga Pengkaji Bidang Perbendaharaan&#13;
34. Taukhid: Kakanwil DJPb Provinsi D.I. Yogyakarta&#13;
&#13;
III. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)&#13;
35. Kusuma Santi Wahyuningsih: Tenaga Pengkaji Harmonisasi Kebijakan&#13;
&#13;
IV. Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK)&#13;
36. Ayu Sukorini: Direktur Stabilitas Sistem Keuangan dan Sinkronisasi Kebijakan Sektor Keuangan&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
