<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Sentil Eks Bos BUMN: Siap-Siap Dipanggil Kejaksaan</title><description>Prabowo Subianto menyentil mantan bos-bos BUMN yang selama ini menyalahgunakan pengelolaan kekayaan negara. Siap dipanggil Kejaksaan&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/02/03/320/3199229/prabowo-sentil-eks-bos-bumn-siap-siap-dipanggil-kejaksaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/02/03/320/3199229/prabowo-sentil-eks-bos-bumn-siap-siap-dipanggil-kejaksaan"/><item><title>Prabowo Sentil Eks Bos BUMN: Siap-Siap Dipanggil Kejaksaan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/02/03/320/3199229/prabowo-sentil-eks-bos-bumn-siap-siap-dipanggil-kejaksaan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/02/03/320/3199229/prabowo-sentil-eks-bos-bumn-siap-siap-dipanggil-kejaksaan</guid><pubDate>Selasa 03 Februari 2026 06:27 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/03/320/3199229/prabowo_subianto-h0Cw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Sentil Eks Bos BUMN: Siap-Siap Dipanggil Kejaksaan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/03/320/3199229/prabowo_subianto-h0Cw_large.jpg</image><title>Prabowo Sentil Eks Bos BUMN: Siap-Siap Dipanggil Kejaksaan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyentil mantan bos-bos BUMN yang selama ini menyalahgunakan pengelolaan kekayaan negara. Prabowo menegaskan akan meminta pertanggungjawaban para pimpinan BUMN di masa lalu.&#13;
&#13;
Prabowo menegaskan tidak akan ragu menindak tegas para pelaku, khususnya pimpinan BUMN yang terlibat atau pernah melakukan tindak pidana korupsi dan merugikan keuangan negara.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya katakan, pimpinan BUMN yang dulu harus tanggung jawab, jangan enak-enak kau. Siap-siap kau dipanggil Kejaksaan,&amp;rdquo; tegas Prabowo saat memberikan taklimat dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).&#13;
&#13;
Danantara Kelola Aset BUMN USD1 Triliun&#13;
&#13;
Prabowo menyinggung pembentukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Prabowo menyebut salah satu tujuan utama pendirian lembaga tersebut adalah menyelamatkan dan mengamankan kekayaan negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya himpun semua kekuatan milik negara dalam satu pengelolaan,&amp;rdquo; kata Prabowo.&#13;
&#13;
Prabowo mengungkapkan, total nilai kekayaan negara yang dikelola BUMN hampir mencapai USD 1 triliun. Namun sebelum adanya Danantara, aset tersebut tersebar dan dikelola oleh lebih dari seribu perusahaan BUMN.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bayangkan siapa yang bisa manage seribu perusahaan? Ini akal-akalan,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jangan Main-Main dengan Penegakan Hukum&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Prabowo ingin memastikan tidak akan main-main dalam penegakan hukum. &amp;ldquo;Kan mereka ngejek, Prabowo hanya bisa ngomong di podium saja. Oh ya? Tunggu saja panggilan. Lu jangan nantang gue,&amp;rdquo; kata Prabowo disambut tepuk tangan.&#13;
&#13;
Presiden Prabowo mengajak semua pihak menghentikan perilaku korupsi. Dirinya berpesan agar pejabat negara ingat keluarga untuk menjauhi godaan korupsi. &amp;ldquo;Saya paling kasihan kalau saya lihat tokoh atau kawan diborgol, pakai baju oranye, kasihan anak istrinya, sudahlah,&amp;rdquo; pesannya.&#13;
&#13;
Selain memberi peringatan, Presiden Prabowo juga mengajak seluruh pejabat dan pemangku kepentingan untuk menghentikan praktik korupsi. Ia mengingatkan agar pejabat negara memikirkan dampak perbuatan mereka terhadap keluarga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sudahlah, kita semua sebentar lagi dipanggil. Kalau dipanggil enggak sesuai nomor urut, senioritas. Belum tentu aku duluan. Bisa-bisa yang muda-muda. Jadi lebih baik berbuat kebaikan, lebih mulia,&amp;rdquo; tutup Prabowo.&#13;
&#13;
Baca selengkapnya: Prabowo: Pimpinan BUMN yang Dulu Jangan Enak-Enak Kau, Siap-Siap Dipanggil Kejaksaan!&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyentil mantan bos-bos BUMN yang selama ini menyalahgunakan pengelolaan kekayaan negara. Prabowo menegaskan akan meminta pertanggungjawaban para pimpinan BUMN di masa lalu.&#13;
&#13;
Prabowo menegaskan tidak akan ragu menindak tegas para pelaku, khususnya pimpinan BUMN yang terlibat atau pernah melakukan tindak pidana korupsi dan merugikan keuangan negara.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya katakan, pimpinan BUMN yang dulu harus tanggung jawab, jangan enak-enak kau. Siap-siap kau dipanggil Kejaksaan,&amp;rdquo; tegas Prabowo saat memberikan taklimat dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).&#13;
&#13;
Danantara Kelola Aset BUMN USD1 Triliun&#13;
&#13;
Prabowo menyinggung pembentukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Prabowo menyebut salah satu tujuan utama pendirian lembaga tersebut adalah menyelamatkan dan mengamankan kekayaan negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya himpun semua kekuatan milik negara dalam satu pengelolaan,&amp;rdquo; kata Prabowo.&#13;
&#13;
Prabowo mengungkapkan, total nilai kekayaan negara yang dikelola BUMN hampir mencapai USD 1 triliun. Namun sebelum adanya Danantara, aset tersebut tersebar dan dikelola oleh lebih dari seribu perusahaan BUMN.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bayangkan siapa yang bisa manage seribu perusahaan? Ini akal-akalan,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jangan Main-Main dengan Penegakan Hukum&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Prabowo ingin memastikan tidak akan main-main dalam penegakan hukum. &amp;ldquo;Kan mereka ngejek, Prabowo hanya bisa ngomong di podium saja. Oh ya? Tunggu saja panggilan. Lu jangan nantang gue,&amp;rdquo; kata Prabowo disambut tepuk tangan.&#13;
&#13;
Presiden Prabowo mengajak semua pihak menghentikan perilaku korupsi. Dirinya berpesan agar pejabat negara ingat keluarga untuk menjauhi godaan korupsi. &amp;ldquo;Saya paling kasihan kalau saya lihat tokoh atau kawan diborgol, pakai baju oranye, kasihan anak istrinya, sudahlah,&amp;rdquo; pesannya.&#13;
&#13;
Selain memberi peringatan, Presiden Prabowo juga mengajak seluruh pejabat dan pemangku kepentingan untuk menghentikan praktik korupsi. Ia mengingatkan agar pejabat negara memikirkan dampak perbuatan mereka terhadap keluarga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sudahlah, kita semua sebentar lagi dipanggil. Kalau dipanggil enggak sesuai nomor urut, senioritas. Belum tentu aku duluan. Bisa-bisa yang muda-muda. Jadi lebih baik berbuat kebaikan, lebih mulia,&amp;rdquo; tutup Prabowo.&#13;
&#13;
Baca selengkapnya: Prabowo: Pimpinan BUMN yang Dulu Jangan Enak-Enak Kau, Siap-Siap Dipanggil Kejaksaan!&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
