<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siap-Siap! Danantara Groundbreaking 6 Proyek Hilirisasi Rp97,2 Triliun Besok</title><description>Rosan Roeslani mengatakan, siap melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama untuk 6 proyek hilirisasi Indonesia pada besok, Jumat 6 Februari 2026.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/02/05/320/3199804/siap-siap-danantara-groundbreaking-6-proyek-hilirisasi-rp97-2-triliun-besok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/02/05/320/3199804/siap-siap-danantara-groundbreaking-6-proyek-hilirisasi-rp97-2-triliun-besok"/><item><title>Siap-Siap! Danantara Groundbreaking 6 Proyek Hilirisasi Rp97,2 Triliun Besok</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/02/05/320/3199804/siap-siap-danantara-groundbreaking-6-proyek-hilirisasi-rp97-2-triliun-besok</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/02/05/320/3199804/siap-siap-danantara-groundbreaking-6-proyek-hilirisasi-rp97-2-triliun-besok</guid><pubDate>Kamis 05 Februari 2026 13:38 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/05/320/3199804/rosan-pStE_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siap-Siap! Danantara Groundbreaking 6 Proyek Hilirisasi Rp97,2 Triliun Besok (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/05/320/3199804/rosan-pStE_large.jpg</image><title>Siap-Siap! Danantara Groundbreaking 6 Proyek Hilirisasi Rp97,2 Triliun Besok (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani mengatakan, siap melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama untuk 6 proyek hilirisasi Indonesia pada besok, Jumat 6 Februari 2026.&#13;
&#13;
6 Proyek Hilirisasi Rp97 Triliun&#13;
&#13;
Rosan mengatakan, 6 proyek hilirisasi tersebut seluruhnya dibiayayai oleh Danantara dengan total nilai USD5,8 miliar atau setara Rp97,29 triliun. Proyek-proyek ini merupakan bagian dari rencana 18 proyek hilirisasi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;(Groundbreaking) rencana besok sore. Untuk 6 proyek itu nilai investasinya kurang lebih sekitar USD5,8 miliar,&amp;quot; ungkap Rosan di The Ritz-Carlton, Jakarta, Kamis (5/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Daftar Proyek Hilirisasi&#13;
&#13;
Pemerintahan Prabowo menargetkan setidaknya akan membangun 18 proyek hilirisasi untuk menciptakan nilai tambah terhadap perekonomian. Harapannya proyek ini mampu membuka lapangan kerja yang lebih luas untuk masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Total kebutuhan investasi untuk mendanai 18 proyek tersebut sekitar Rp600 triliun. Proyek ini ditargetkan pemerintah mampu menjadi substitusi ketergantungan produk impor.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini yang 6 proyek hilirisasi akan dibiayai oleh Danantara semua,&amp;quot; tambah Rosan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ahmad Erani Yustika mengatakan, rancangan konsep proyek-proyek tersebut saat ini telah diserahkan ke Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk dicarikan calon investor maupun skema pendanaan lain.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi semuanya pasti akan selesai akhir tahun ini lah. Karena harus segera dieksekusi proyeknya,&amp;quot; ujarnya saat ditemui di Kementerian ESDM.&#13;
&#13;
Secara rinci, terdapat 8 proyek di sektor hilirisasi mineral dan batu bara dengan total investasi sebesar USD20,1 miliar atau Rp21,8 triliun. Kemudian, 2 proyek di sektor transisi energi senilai USD2,5 miliar atau Rp40 triliun, dan 2 proyek lainnya di sektor ketahanan energi senilai USD14,5 miliar atau Rp232 triliun.&#13;
&#13;
Selanjutnya, terdapat 3 proyek di sektor hilirisasi pertanian senilai USD444,3 juta atau Rp7,11 triliun, dan 3 proyek di sektor hilirisasi kelautan dan perikanan senilai USD1,08 miliar atau Rp17,22 triliun.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani mengatakan, siap melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama untuk 6 proyek hilirisasi Indonesia pada besok, Jumat 6 Februari 2026.&#13;
&#13;
6 Proyek Hilirisasi Rp97 Triliun&#13;
&#13;
Rosan mengatakan, 6 proyek hilirisasi tersebut seluruhnya dibiayayai oleh Danantara dengan total nilai USD5,8 miliar atau setara Rp97,29 triliun. Proyek-proyek ini merupakan bagian dari rencana 18 proyek hilirisasi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;(Groundbreaking) rencana besok sore. Untuk 6 proyek itu nilai investasinya kurang lebih sekitar USD5,8 miliar,&amp;quot; ungkap Rosan di The Ritz-Carlton, Jakarta, Kamis (5/2/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Daftar Proyek Hilirisasi&#13;
&#13;
Pemerintahan Prabowo menargetkan setidaknya akan membangun 18 proyek hilirisasi untuk menciptakan nilai tambah terhadap perekonomian. Harapannya proyek ini mampu membuka lapangan kerja yang lebih luas untuk masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Total kebutuhan investasi untuk mendanai 18 proyek tersebut sekitar Rp600 triliun. Proyek ini ditargetkan pemerintah mampu menjadi substitusi ketergantungan produk impor.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini yang 6 proyek hilirisasi akan dibiayai oleh Danantara semua,&amp;quot; tambah Rosan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ahmad Erani Yustika mengatakan, rancangan konsep proyek-proyek tersebut saat ini telah diserahkan ke Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk dicarikan calon investor maupun skema pendanaan lain.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi semuanya pasti akan selesai akhir tahun ini lah. Karena harus segera dieksekusi proyeknya,&amp;quot; ujarnya saat ditemui di Kementerian ESDM.&#13;
&#13;
Secara rinci, terdapat 8 proyek di sektor hilirisasi mineral dan batu bara dengan total investasi sebesar USD20,1 miliar atau Rp21,8 triliun. Kemudian, 2 proyek di sektor transisi energi senilai USD2,5 miliar atau Rp40 triliun, dan 2 proyek lainnya di sektor ketahanan energi senilai USD14,5 miliar atau Rp232 triliun.&#13;
&#13;
Selanjutnya, terdapat 3 proyek di sektor hilirisasi pertanian senilai USD444,3 juta atau Rp7,11 triliun, dan 3 proyek di sektor hilirisasi kelautan dan perikanan senilai USD1,08 miliar atau Rp17,22 triliun.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
