<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Juda Agung Jadi Wamenkeu, Fokus Fiskal-Moneter dan Reformasi BEI</title><description>Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung menjadi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu)&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/02/07/320/3199979/5-fakta-juda-agung-jadi-wamenkeu-fokus-fiskal-moneter-dan-reformasi-bei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/02/07/320/3199979/5-fakta-juda-agung-jadi-wamenkeu-fokus-fiskal-moneter-dan-reformasi-bei"/><item><title>5 Fakta Juda Agung Jadi Wamenkeu, Fokus Fiskal-Moneter dan Reformasi BEI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/02/07/320/3199979/5-fakta-juda-agung-jadi-wamenkeu-fokus-fiskal-moneter-dan-reformasi-bei</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/02/07/320/3199979/5-fakta-juda-agung-jadi-wamenkeu-fokus-fiskal-moneter-dan-reformasi-bei</guid><pubDate>Sabtu 07 Februari 2026 07:10 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/06/320/3199979/juda_agung_dilantik-eXSm_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Menteri Keuangan Juda Agung Resmi Dilantik. (Foto: Okezone.com/IMG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/06/320/3199979/juda_agung_dilantik-eXSm_large.jpg</image><title>Wakil Menteri Keuangan Juda Agung Resmi Dilantik. (Foto: Okezone.com/IMG)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung menjadi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026. Juda Agung menggantikan Thomas Djiwandono yang terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).&#13;
&#13;
Juda Agung diangkat berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 3/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Masa Jabatan Tahun 2024&amp;ndash;2029.&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta menarik terkait dilantiknya Juda Agung menjadi Wamenkeu, Sabtu (7/2/2026):&#13;
&#13;
1. Juda Akui Diminta Jadi Wamenkeu&#13;
&#13;
Juda Agung mengakui dirinya mengundurkan diri sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) karena diminta untuk menjadi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu).&#13;
&#13;
Penegasan itu diungkapkan Juda usai dilantik Presiden Prabowo Subianto menjadi Wamenkeu menggantikan Thomas Djiwandono yang saat ini menjadi Deputi Gubernur BI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alasan pengunduran diri jelas, karena saya ditugaskan sebagai Wakil Menteri Keuangan. Tentu saja tidak bisa merangkap sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, dua otoritas yang berbeda,&amp;quot; ujar Juda.&#13;
&#13;
2. Juda Agung Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter&#13;
&#13;
Mantan petinggi Bank Indonesia ini menekankan pentingnya penguatan koordinasi antara otoritas fiskal dan moneter sebagai mandat utama dari Kepala Negara.&#13;
&#13;
Penyambutan yang digelar di Lobi Gedung Juanda I ini menandai transisi Juda dari &amp;quot;Thamrin&amp;quot; (Bank Indonesia) ke &amp;quot;Lapangan Banteng&amp;quot; (Kementerian Keuangan). Meski berpindah instansi, Juda mengaku tidak merasa asing dengan lingkungan barunya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentu saja, pindah dari Thamrin ke Lapangan Banteng masih sesuatu yang baru bagi saya. Tetapi sebenarnya, kalau melihat wajah-wajah eselon I dan eselon II ini, wajah-wajah familiar bagi saya,&amp;quot; ungkap Juda.&#13;
&#13;
3. Harapan Menko Airlangga&#13;
&#13;
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut baik penunjukan tersebut. Menurutnya, latar belakang Juda yang merupakan bankir senior di BI akan membawa perspektif baru yang krusial bagi kebijakan keuangan negara.&#13;
&#13;
Airlangga menekankan bahwa kehadiran Juda di Kementerian Keuangan diharapkan mampu mempererat hubungan antara kebijakan fiskal yang dikelola pemerintah dan kebijakan moneter yang dijalankan oleh Bank Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harapannya mungkin sinkronisasi fiskal moneter akan semakin baik,&amp;quot; ujar Airlangga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4. Purbaya Bantah Tukar Guling&#13;
&#13;
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas membantah spekulasi &amp;quot;tukar guling&amp;quot; dalam pergeseran jabatan antara Juda Agung dan Thomas Djiwandono.&#13;
&#13;
Purbaya menyebut pertukaran posisi tersebut murni merupakan sebuah kebetulan berdasarkan kebutuhan organisasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bukan tukar guling, kebetulan saja,&amp;quot; kata Purbaya.&#13;
&#13;
5. Juda Agung Ambil Peran Reformasi Pasar Saham&#13;
&#13;
Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan reformasi tata kelola pasar saham di Indonesia menjadi satu di antara tugas Juda Agung yang baru dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan.&#13;
&#13;
Purbaya meyakini tugas menjaga integritas BEI dan OJK dapat diemban Juda, seiring mantan pejabat perbankan itu yang sempat berstatus Anggota Dewan Komisioner OJK ex officio BI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Juda akan mempelajari bursa dan mengamati terus dari waktu ke waktu. Dia juga akan menjadi ex officio DK (Dewan Komisioner) kami di OJK,&amp;quot; kata Purbaya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung menjadi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026. Juda Agung menggantikan Thomas Djiwandono yang terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).&#13;
&#13;
Juda Agung diangkat berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 3/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Masa Jabatan Tahun 2024&amp;ndash;2029.&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta menarik terkait dilantiknya Juda Agung menjadi Wamenkeu, Sabtu (7/2/2026):&#13;
&#13;
1. Juda Akui Diminta Jadi Wamenkeu&#13;
&#13;
Juda Agung mengakui dirinya mengundurkan diri sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) karena diminta untuk menjadi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu).&#13;
&#13;
Penegasan itu diungkapkan Juda usai dilantik Presiden Prabowo Subianto menjadi Wamenkeu menggantikan Thomas Djiwandono yang saat ini menjadi Deputi Gubernur BI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Alasan pengunduran diri jelas, karena saya ditugaskan sebagai Wakil Menteri Keuangan. Tentu saja tidak bisa merangkap sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, dua otoritas yang berbeda,&amp;quot; ujar Juda.&#13;
&#13;
2. Juda Agung Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter&#13;
&#13;
Mantan petinggi Bank Indonesia ini menekankan pentingnya penguatan koordinasi antara otoritas fiskal dan moneter sebagai mandat utama dari Kepala Negara.&#13;
&#13;
Penyambutan yang digelar di Lobi Gedung Juanda I ini menandai transisi Juda dari &amp;quot;Thamrin&amp;quot; (Bank Indonesia) ke &amp;quot;Lapangan Banteng&amp;quot; (Kementerian Keuangan). Meski berpindah instansi, Juda mengaku tidak merasa asing dengan lingkungan barunya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentu saja, pindah dari Thamrin ke Lapangan Banteng masih sesuatu yang baru bagi saya. Tetapi sebenarnya, kalau melihat wajah-wajah eselon I dan eselon II ini, wajah-wajah familiar bagi saya,&amp;quot; ungkap Juda.&#13;
&#13;
3. Harapan Menko Airlangga&#13;
&#13;
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyambut baik penunjukan tersebut. Menurutnya, latar belakang Juda yang merupakan bankir senior di BI akan membawa perspektif baru yang krusial bagi kebijakan keuangan negara.&#13;
&#13;
Airlangga menekankan bahwa kehadiran Juda di Kementerian Keuangan diharapkan mampu mempererat hubungan antara kebijakan fiskal yang dikelola pemerintah dan kebijakan moneter yang dijalankan oleh Bank Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harapannya mungkin sinkronisasi fiskal moneter akan semakin baik,&amp;quot; ujar Airlangga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4. Purbaya Bantah Tukar Guling&#13;
&#13;
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas membantah spekulasi &amp;quot;tukar guling&amp;quot; dalam pergeseran jabatan antara Juda Agung dan Thomas Djiwandono.&#13;
&#13;
Purbaya menyebut pertukaran posisi tersebut murni merupakan sebuah kebetulan berdasarkan kebutuhan organisasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bukan tukar guling, kebetulan saja,&amp;quot; kata Purbaya.&#13;
&#13;
5. Juda Agung Ambil Peran Reformasi Pasar Saham&#13;
&#13;
Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan reformasi tata kelola pasar saham di Indonesia menjadi satu di antara tugas Juda Agung yang baru dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan.&#13;
&#13;
Purbaya meyakini tugas menjaga integritas BEI dan OJK dapat diemban Juda, seiring mantan pejabat perbankan itu yang sempat berstatus Anggota Dewan Komisioner OJK ex officio BI.&#13;
&#13;
&amp;quot;Juda akan mempelajari bursa dan mengamati terus dari waktu ke waktu. Dia juga akan menjadi ex officio DK (Dewan Komisioner) kami di OJK,&amp;quot; kata Purbaya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
