<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BSI Raup Laba Rp7,57 Triliun Sepanjang 2025</title><description>PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) membukukan laba bersih sebesar Rp7,57 triliun sepanjang tahun 2025, atau tumbuh 8,02 persen dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar Rp7,00 triliun.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/02/06/320/3200079/bsi-raup-laba-rp7-57-triliun-sepanjang-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/02/06/320/3200079/bsi-raup-laba-rp7-57-triliun-sepanjang-2025"/><item><title>BSI Raup Laba Rp7,57 Triliun Sepanjang 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/02/06/320/3200079/bsi-raup-laba-rp7-57-triliun-sepanjang-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/02/06/320/3200079/bsi-raup-laba-rp7-57-triliun-sepanjang-2025</guid><pubDate>Jum'at 06 Februari 2026 16:25 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/06/320/3200079/bank_bsi-mHbY_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Bank BSI (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/06/320/3200079/bank_bsi-mHbY_large.png</image><title>Bank BSI (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) membukukan laba bersih sebesar Rp7,57 triliun sepanjang tahun 2025, atau tumbuh 8,02 persen dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar Rp7,00 triliun.&#13;
&#13;
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo menjelaskan bahwa pencapaian gemilang ini merupakan hasil dari pertumbuhan berbagai indikator utama perusahaan yang berjalan secara berkelanjutan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tentu saja ini semua merupakan hasil dari channel-channel digital dan juga channel-channel di cabang,&amp;rdquo; kata Anggoro dalam Konferensi Pers Kinerja Tahun 2025 BSI secara daring, Jumat (6/2/2026).&#13;
&#13;
Kinerja positif BSI didorong oleh fungsi intermediasi yang sangat kuat. Pembiayaan yang disalurkan perusahaan mampu tumbuh dua digit sebesar 14,49 persen (YoY) hingga mencapai Rp319 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selaras dengan itu, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga melonjak 16,20 persen (YoY) menjadi Rp380 triliun.&#13;
&#13;
Di sektor digital, BSI menunjukkan lompatan signifikan. Pengguna aplikasi BYOND by BSI tercatat meroket hingga 157 persen, dengan total pengguna mencapai 5,9 juta nasabah hingga akhir tahun 2025.&#13;
&#13;
Selain digitalisasi, BSI tetap memperkuat layanan fisik dan jaringan agen di lapangan guna menjangkau seluruh lapisan masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hingga Desember 2025, infrastruktur layanan BSI meliputi ATM/CRM 6.000 unit, Mesin EDC 21.000 unit, Agen BSI 126.000 agen dan Kantor Cabang 1.049 unit (termasuk Kantor Cabang Pembantu).&#13;
&#13;
Pencapaian ini mempertegas posisi BSI sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia melalui integrasi layanan perbankan konvensional yang inklusif dan teknologi digital yang modern.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) membukukan laba bersih sebesar Rp7,57 triliun sepanjang tahun 2025, atau tumbuh 8,02 persen dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar Rp7,00 triliun.&#13;
&#13;
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo menjelaskan bahwa pencapaian gemilang ini merupakan hasil dari pertumbuhan berbagai indikator utama perusahaan yang berjalan secara berkelanjutan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tentu saja ini semua merupakan hasil dari channel-channel digital dan juga channel-channel di cabang,&amp;rdquo; kata Anggoro dalam Konferensi Pers Kinerja Tahun 2025 BSI secara daring, Jumat (6/2/2026).&#13;
&#13;
Kinerja positif BSI didorong oleh fungsi intermediasi yang sangat kuat. Pembiayaan yang disalurkan perusahaan mampu tumbuh dua digit sebesar 14,49 persen (YoY) hingga mencapai Rp319 triliun.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selaras dengan itu, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga melonjak 16,20 persen (YoY) menjadi Rp380 triliun.&#13;
&#13;
Di sektor digital, BSI menunjukkan lompatan signifikan. Pengguna aplikasi BYOND by BSI tercatat meroket hingga 157 persen, dengan total pengguna mencapai 5,9 juta nasabah hingga akhir tahun 2025.&#13;
&#13;
Selain digitalisasi, BSI tetap memperkuat layanan fisik dan jaringan agen di lapangan guna menjangkau seluruh lapisan masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hingga Desember 2025, infrastruktur layanan BSI meliputi ATM/CRM 6.000 unit, Mesin EDC 21.000 unit, Agen BSI 126.000 agen dan Kantor Cabang 1.049 unit (termasuk Kantor Cabang Pembantu).&#13;
&#13;
Pencapaian ini mempertegas posisi BSI sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia melalui integrasi layanan perbankan konvensional yang inklusif dan teknologi digital yang modern.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
