<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Sepekan Anjlok 4,7% ke 7.935, Kapitalisasi Pasar BEI Turun Jadi Rp14.341 Triliun</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 4,73 persen ke level 7.935,260 selama sepekan.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/02/07/278/3200171/ihsg-sepekan-anjlok-4-7-ke-7-935-kapitalisasi-pasar-bei-turun-jadi-rp14-341-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/02/07/278/3200171/ihsg-sepekan-anjlok-4-7-ke-7-935-kapitalisasi-pasar-bei-turun-jadi-rp14-341-triliun"/><item><title>IHSG Sepekan Anjlok 4,7% ke 7.935, Kapitalisasi Pasar BEI Turun Jadi Rp14.341 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/02/07/278/3200171/ihsg-sepekan-anjlok-4-7-ke-7-935-kapitalisasi-pasar-bei-turun-jadi-rp14-341-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/02/07/278/3200171/ihsg-sepekan-anjlok-4-7-ke-7-935-kapitalisasi-pasar-bei-turun-jadi-rp14-341-triliun</guid><pubDate>Sabtu 07 Februari 2026 08:00 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/07/278/3200171/bei-QjOE_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Sepekan Anjlok 4,7% ke 7.935, Kapitalisasi Pasar BEI Turun Jadi Rp14.341 Triliun (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/07/278/3200171/bei-QjOE_large.jpg</image><title>IHSG Sepekan Anjlok 4,7% ke 7.935, Kapitalisasi Pasar BEI Turun Jadi Rp14.341 Triliun (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan kinerja pasar modal Indonesia dalam sepekan. Berdasarkan data perdagangan BEI periode 2&amp;ndash;6 Februari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 4,73 persen ke level 7.935,260.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemudian, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami perubahan pada pekan ini, yaitu sebesar 4,73% sehingga ditutup pada level 7.935,260, dari posisi 8.329,606 pada pekan lalu,&amp;rdquo; kata P.H. Sekretaris Perusahaan BEI, Alit Nityaryana dalam keterangan resminya, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).&#13;
&#13;
Kapitalisasi Pasar BEI Turun&#13;
&#13;
Sejalan dengan pelemahan IHSG, kapitalisasi pasar bursa juga terkontraksi 4,69 persen menjadi Rp14.341 triliun dari posisi sebelumnya Rp15.046 triliun.&#13;
&#13;
Meski indeks secara keseluruhan mengalami tekanan sepanjang pekan, investor asing terpantau masih mencatatkan nilai beli bersih (net buy) yang cukup signifikan pada penutupan hari Jumat (6/2/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2&amp;ndash;6 Februari 2026 ditutup dengan total nilai beli bersih oleh investor asing pada hari ini sebesar Rp944,31 miliar,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Namun, secara akumulatif sejak awal tahun (year-to-date), investor asing masih mencatatkan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp11,02 triliun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Transaksi Harian&#13;
&#13;
Penurunan IHSG pada pekan ini juga dibarengi dengan normalisasi aktivitas transaksi harian setelah periode sibuk sebelumnya.&#13;
&#13;
Beberapa indikator perdagangan mencatatkan perubahan. Rata-rata Frekuensi Transaksi turun 28,62 persen menjadi 2,72 juta kali transaksi per hari.&#13;
&#13;
Volume Transaksi Harian mengalami perubahan 31,75 persen menjadi 43,2 miliar lembar saham.&#13;
&#13;
Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) terkoreksi 43,45 persen menjadi Rp24,75 triliun, dari sebelumnya Rp43,76 triliun pada pekan lalu.&#13;
&#13;
Meskipun nilai transaksi harian melandai, angka Rp24,75 triliun masih menunjukkan likuiditas pasar yang relatif tinggi di kawasan regional.&#13;
&#13;
Aksi beli bersih asing di akhir pekan memberikan sinyal positif bahwa investor global tetap melirik saham-saham blue chip Indonesia meski IHSG sedang berada dalam fase konsolidasi di bawah level psikologis 8.000.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan kinerja pasar modal Indonesia dalam sepekan. Berdasarkan data perdagangan BEI periode 2&amp;ndash;6 Februari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 4,73 persen ke level 7.935,260.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemudian, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami perubahan pada pekan ini, yaitu sebesar 4,73% sehingga ditutup pada level 7.935,260, dari posisi 8.329,606 pada pekan lalu,&amp;rdquo; kata P.H. Sekretaris Perusahaan BEI, Alit Nityaryana dalam keterangan resminya, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).&#13;
&#13;
Kapitalisasi Pasar BEI Turun&#13;
&#13;
Sejalan dengan pelemahan IHSG, kapitalisasi pasar bursa juga terkontraksi 4,69 persen menjadi Rp14.341 triliun dari posisi sebelumnya Rp15.046 triliun.&#13;
&#13;
Meski indeks secara keseluruhan mengalami tekanan sepanjang pekan, investor asing terpantau masih mencatatkan nilai beli bersih (net buy) yang cukup signifikan pada penutupan hari Jumat (6/2/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2&amp;ndash;6 Februari 2026 ditutup dengan total nilai beli bersih oleh investor asing pada hari ini sebesar Rp944,31 miliar,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Namun, secara akumulatif sejak awal tahun (year-to-date), investor asing masih mencatatkan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp11,02 triliun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Transaksi Harian&#13;
&#13;
Penurunan IHSG pada pekan ini juga dibarengi dengan normalisasi aktivitas transaksi harian setelah periode sibuk sebelumnya.&#13;
&#13;
Beberapa indikator perdagangan mencatatkan perubahan. Rata-rata Frekuensi Transaksi turun 28,62 persen menjadi 2,72 juta kali transaksi per hari.&#13;
&#13;
Volume Transaksi Harian mengalami perubahan 31,75 persen menjadi 43,2 miliar lembar saham.&#13;
&#13;
Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) terkoreksi 43,45 persen menjadi Rp24,75 triliun, dari sebelumnya Rp43,76 triliun pada pekan lalu.&#13;
&#13;
Meskipun nilai transaksi harian melandai, angka Rp24,75 triliun masih menunjukkan likuiditas pasar yang relatif tinggi di kawasan regional.&#13;
&#13;
Aksi beli bersih asing di akhir pekan memberikan sinyal positif bahwa investor global tetap melirik saham-saham blue chip Indonesia meski IHSG sedang berada dalam fase konsolidasi di bawah level psikologis 8.000.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
