<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelindo Tegaskan Peran Strategis Pelabuhan Banten pada Peringatan HPN 2026</title><description>PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran pelabuhan di Provinsi Banten sebagai simpul logistik strategis yang menopang pertumbuhan ekonomi regional, sekaligus mendukung sistem logistik nasional. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/02/08/320/3200407/pelindo-tegaskan-peran-strategis-pelabuhan-banten-pada-peringatan-hpn-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/02/08/320/3200407/pelindo-tegaskan-peran-strategis-pelabuhan-banten-pada-peringatan-hpn-2026"/><item><title>Pelindo Tegaskan Peran Strategis Pelabuhan Banten pada Peringatan HPN 2026</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/02/08/320/3200407/pelindo-tegaskan-peran-strategis-pelabuhan-banten-pada-peringatan-hpn-2026</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/02/08/320/3200407/pelindo-tegaskan-peran-strategis-pelabuhan-banten-pada-peringatan-hpn-2026</guid><pubDate>Minggu 08 Februari 2026 15:26 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/08/320/3200407/pelindo_dukung_hpn_2026-Uw0n_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelindo Dukung HPN 2026 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/08/320/3200407/pelindo_dukung_hpn_2026-Uw0n_large.jpg</image><title>Pelindo Dukung HPN 2026 (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran pelabuhan di Provinsi Banten sebagai simpul logistik strategis yang menopang pertumbuhan ekonomi regional, sekaligus mendukung sistem logistik nasional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Komitmen itu disampaikan dalam Seminar Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Hotel Aston Serang, Banten, Sabtu (7/2/2026), yang turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten, Ahmad Dimyati Natahkusuma.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Deputi 1 Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Nazib Faisal. Direktur Kepelabuhanan Kementerian Perhubungan, Muhammad Anto Yulianto, dan Dirjen Bina Marga, Roy Rizali Anwar.&#13;
&#13;
Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, menyampaikan bahwa secara nasional Pelindo mengelola jaringan pelabuhan di 32 provinsi dan lebih dari 120 pelabuhan, dengan kontribusi signifikan terhadap arus logistik Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sepanjang tahun 2025, Pelindo mencatat arus petikemas mendekati 20 juta TEUs dan arus barang lebih dari 195 juta ton, dengan pangsa pasar petikemas nasional mencapai lebih dari 90 persen.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di dalam sistem logistik nasional tersebut, wilayah Banten memiliki posisi yang sangat penting. Pelabuhan-pelabuhan di Banten tidak hanya melayani kebutuhan lokal, tetapi juga menopang kawasan industri strategis dan distribusi logistik skala nasional,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, Pelindo Regional 2 mengelola sejumlah pelabuhan di Banten seperti Pelabuhan Ciwandan, IKPP, serta kawasan Bojonegara yang menjadi tulang punggung aktivitas logistik bagi kawasan industri Cilegon, Serang, hingga Tangerang bagian barat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kinerja arus kapal dan arus barang di wilayah ini menunjukkan tren pertumbuhan positif dalam periode 2023&amp;ndash;2025, seiring meningkatnya kepercayaan pengguna jasa dan aktivitas industri.&#13;
&#13;
Dalam mendukung kelancaran angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Pelabuhan Ciwandan memainkan peran penting sebagai pelabuhan penyangga.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pelindo menyiapkan dermaga tambahan, buffer area kendaraan roda dua, serta buffer area logistik untuk truk, guna memastikan arus penumpang dan barang tetap terkendali di tengah lonjakan pergerakan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengelolaan Nataru di Ciwandan menunjukkan pentingnya kesiapan infrastruktur dan koordinasi lintas instansi. Pelabuhan tidak bisa bekerja sendiri, tetapi harus terintegrasi dengan sistem transportasi darat dan penyeberangan,&amp;rdquo; kata Budi.&#13;
&#13;
Selain itu, Pelindo juga mendorong optimalisasi Pelabuhan IKPP sebagai buffer area untuk mendukung Pelabuhan Merak, serta memperkuat integrasi akses menuju dermaga penyeberangan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan dan meningkatkan kelancaran arus logistik maupun penumpang di wilayah Banten.&#13;
&#13;
Pelindo Regional 2 turut menaruh perhatian besar pada pengoperasian kembali Pelabuhan Bojonegara sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sejak Oktober 2025, pelabuhan tersebut kembali melayani kegiatan bongkar muat secara bertahap, sembari menyiapkan pengembangan infrastruktur jangka menengah dan panjang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bojonegara kami dorong menjadi pelabuhan yang aman, efisien, dan berdaya saing. Pengembangannya dilakukan secara bertahap, mulai dari perbaikan struktur dermaga, akses jalan, sistem drainase, hingga fasilitas pendukung lainnya,&amp;rdquo; jelasnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melalui berbagai langkah tersebut, Pelindo menegaskan bahwa pengembangan pelabuhan tidak semata berorientasi pada peningkatan kinerja operasional, tetapi juga pada keberlanjutan, keselamatan, dan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pelabuhan harus hadir sebagai enabler pembangunan. Tidak hanya menjadi simpul logistik, tetapi juga penggerak ekonomi dan bagian dari ekosistem pembangunan wilayah,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran pelabuhan di Provinsi Banten sebagai simpul logistik strategis yang menopang pertumbuhan ekonomi regional, sekaligus mendukung sistem logistik nasional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Komitmen itu disampaikan dalam Seminar Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Hotel Aston Serang, Banten, Sabtu (7/2/2026), yang turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten, Ahmad Dimyati Natahkusuma.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Deputi 1 Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Nazib Faisal. Direktur Kepelabuhanan Kementerian Perhubungan, Muhammad Anto Yulianto, dan Dirjen Bina Marga, Roy Rizali Anwar.&#13;
&#13;
Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, menyampaikan bahwa secara nasional Pelindo mengelola jaringan pelabuhan di 32 provinsi dan lebih dari 120 pelabuhan, dengan kontribusi signifikan terhadap arus logistik Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sepanjang tahun 2025, Pelindo mencatat arus petikemas mendekati 20 juta TEUs dan arus barang lebih dari 195 juta ton, dengan pangsa pasar petikemas nasional mencapai lebih dari 90 persen.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di dalam sistem logistik nasional tersebut, wilayah Banten memiliki posisi yang sangat penting. Pelabuhan-pelabuhan di Banten tidak hanya melayani kebutuhan lokal, tetapi juga menopang kawasan industri strategis dan distribusi logistik skala nasional,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, Pelindo Regional 2 mengelola sejumlah pelabuhan di Banten seperti Pelabuhan Ciwandan, IKPP, serta kawasan Bojonegara yang menjadi tulang punggung aktivitas logistik bagi kawasan industri Cilegon, Serang, hingga Tangerang bagian barat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kinerja arus kapal dan arus barang di wilayah ini menunjukkan tren pertumbuhan positif dalam periode 2023&amp;ndash;2025, seiring meningkatnya kepercayaan pengguna jasa dan aktivitas industri.&#13;
&#13;
Dalam mendukung kelancaran angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Pelabuhan Ciwandan memainkan peran penting sebagai pelabuhan penyangga.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pelindo menyiapkan dermaga tambahan, buffer area kendaraan roda dua, serta buffer area logistik untuk truk, guna memastikan arus penumpang dan barang tetap terkendali di tengah lonjakan pergerakan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengelolaan Nataru di Ciwandan menunjukkan pentingnya kesiapan infrastruktur dan koordinasi lintas instansi. Pelabuhan tidak bisa bekerja sendiri, tetapi harus terintegrasi dengan sistem transportasi darat dan penyeberangan,&amp;rdquo; kata Budi.&#13;
&#13;
Selain itu, Pelindo juga mendorong optimalisasi Pelabuhan IKPP sebagai buffer area untuk mendukung Pelabuhan Merak, serta memperkuat integrasi akses menuju dermaga penyeberangan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan dan meningkatkan kelancaran arus logistik maupun penumpang di wilayah Banten.&#13;
&#13;
Pelindo Regional 2 turut menaruh perhatian besar pada pengoperasian kembali Pelabuhan Bojonegara sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sejak Oktober 2025, pelabuhan tersebut kembali melayani kegiatan bongkar muat secara bertahap, sembari menyiapkan pengembangan infrastruktur jangka menengah dan panjang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bojonegara kami dorong menjadi pelabuhan yang aman, efisien, dan berdaya saing. Pengembangannya dilakukan secara bertahap, mulai dari perbaikan struktur dermaga, akses jalan, sistem drainase, hingga fasilitas pendukung lainnya,&amp;rdquo; jelasnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melalui berbagai langkah tersebut, Pelindo menegaskan bahwa pengembangan pelabuhan tidak semata berorientasi pada peningkatan kinerja operasional, tetapi juga pada keberlanjutan, keselamatan, dan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pelabuhan harus hadir sebagai enabler pembangunan. Tidak hanya menjadi simpul logistik, tetapi juga penggerak ekonomi dan bagian dari ekosistem pembangunan wilayah,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
