<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Pemangkasan Jumlah BUMN Dijamin Tak Ada PHK&amp;nbsp;</title><description>Chief Operational Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa pemangkasan atau perampingan BUMN akan dirampungkan pada tahun ini.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/02/16/320/3201809/5-fakta-pemangkasan-jumlah-bumn-dijamin-tak-ada-phk-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/02/16/320/3201809/5-fakta-pemangkasan-jumlah-bumn-dijamin-tak-ada-phk-nbsp"/><item><title>5 Fakta Pemangkasan Jumlah BUMN Dijamin Tak Ada PHK&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/02/16/320/3201809/5-fakta-pemangkasan-jumlah-bumn-dijamin-tak-ada-phk-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/02/16/320/3201809/5-fakta-pemangkasan-jumlah-bumn-dijamin-tak-ada-phk-nbsp</guid><pubDate>Senin 16 Februari 2026 09:01 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/15/320/3201809/bumn-aSRd_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BUMN (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/15/320/3201809/bumn-aSRd_large.jpg</image><title>BUMN (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Chief Operational Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa pemangkasan atau perampingan BUMN akan dirampungkan pada tahun ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita sudah petakan. Pokoknya tahun ini kita harus selesai melakukan seluruh perampingan BUMN,&amp;quot; ujar Dony usai menghadiri acara Indonesia Economic Outlook (IEO) 2026 di Auditorium Wisma Danantara, Jakarta.&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta pemangkasan jumlah BUMN dijamin tak ada PHK yang dirangkum Okezone, Senin (16/2/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Perampingan Ratusan BUMN&#13;
&#13;
Menurutnya, perampingan ratusan BUMN akan memberikan efisiensi lantaran adanya penyusutan jumlah direksi dan komisaris.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dony menegaskan, perampingan BUMN menjadi kesempatan untuk memperbaiki tata kelola BUMN agar lebih efisien dan berdaya saing.&#13;
&#13;
&amp;quot;Supaya lebih efisien, kan banyak perusahaan kita yang tidak efisien, masih rugi, skalanya kecil-kecil,&amp;quot; sambung Dony.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Tingkatkan Kinerja BUMN&#13;
&#13;
Menurutnya, transformasi dan reformasi ini merupakan strategi untuk meningkatkan kinerja BUMN ke depan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia optimistis penyusutan jumlah perusahaan BUMN akan meningkatkan kapitalisasi dan laba perseroan.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Kapitalisasi) tambah tinggi karena menjadi efisien, labanya meningkat, tentu kapitalisasinya menjadi lebih baik,&amp;quot; lanjut Dony.&#13;
&#13;
3. Tak Ada PHK&#13;
&#13;
Dony juga memastikan aksi konsolidasi maupun likuidasi BUMN tak akan berdampak terhadap para pekerja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebab, para pekerja akan diserap oleh perusahaan yang melakukan merger atau spin off.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karyawannya tentu akan diabsorb di perusahaan-perusahaan hasil konsolidasi. Ini yang akan kita lakukan. Jadi tidak usah khawatir,&amp;quot; sambung dia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4. Perusahaan Reasuransi BUMN&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dony mengatakan konsolidasi tak hanya dilakukan terhadap sektor asuransi, melainkan juga perusahaan reasuransi pelat merah seperti Nasional Reasuransi (NasRe), Tugu, dan Reasuransi Indonesia Utama (RIU).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
5. Kondisi Kinerja&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dony menyampaikan perusahaan reasuransi BUMN pun tidak dalam kondisi kinerja yang baik selama ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini sedang kita tinjau, apakah likuidasi atau kita merger? Masih mampu atau tidak? Tapi ke depannya kita cukup punya satu perusahaan yang kuat daripada punya banyak tapi kecil-kecil,&amp;quot; pungkas Dony.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Chief Operational Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa pemangkasan atau perampingan BUMN akan dirampungkan pada tahun ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita sudah petakan. Pokoknya tahun ini kita harus selesai melakukan seluruh perampingan BUMN,&amp;quot; ujar Dony usai menghadiri acara Indonesia Economic Outlook (IEO) 2026 di Auditorium Wisma Danantara, Jakarta.&#13;
&#13;
Berikut fakta-fakta pemangkasan jumlah BUMN dijamin tak ada PHK yang dirangkum Okezone, Senin (16/2/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Perampingan Ratusan BUMN&#13;
&#13;
Menurutnya, perampingan ratusan BUMN akan memberikan efisiensi lantaran adanya penyusutan jumlah direksi dan komisaris.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dony menegaskan, perampingan BUMN menjadi kesempatan untuk memperbaiki tata kelola BUMN agar lebih efisien dan berdaya saing.&#13;
&#13;
&amp;quot;Supaya lebih efisien, kan banyak perusahaan kita yang tidak efisien, masih rugi, skalanya kecil-kecil,&amp;quot; sambung Dony.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Tingkatkan Kinerja BUMN&#13;
&#13;
Menurutnya, transformasi dan reformasi ini merupakan strategi untuk meningkatkan kinerja BUMN ke depan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ia optimistis penyusutan jumlah perusahaan BUMN akan meningkatkan kapitalisasi dan laba perseroan.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Kapitalisasi) tambah tinggi karena menjadi efisien, labanya meningkat, tentu kapitalisasinya menjadi lebih baik,&amp;quot; lanjut Dony.&#13;
&#13;
3. Tak Ada PHK&#13;
&#13;
Dony juga memastikan aksi konsolidasi maupun likuidasi BUMN tak akan berdampak terhadap para pekerja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebab, para pekerja akan diserap oleh perusahaan yang melakukan merger atau spin off.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karyawannya tentu akan diabsorb di perusahaan-perusahaan hasil konsolidasi. Ini yang akan kita lakukan. Jadi tidak usah khawatir,&amp;quot; sambung dia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
4. Perusahaan Reasuransi BUMN&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dony mengatakan konsolidasi tak hanya dilakukan terhadap sektor asuransi, melainkan juga perusahaan reasuransi pelat merah seperti Nasional Reasuransi (NasRe), Tugu, dan Reasuransi Indonesia Utama (RIU).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
5. Kondisi Kinerja&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dony menyampaikan perusahaan reasuransi BUMN pun tidak dalam kondisi kinerja yang baik selama ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini sedang kita tinjau, apakah likuidasi atau kita merger? Masih mampu atau tidak? Tapi ke depannya kita cukup punya satu perusahaan yang kuat daripada punya banyak tapi kecil-kecil,&amp;quot; pungkas Dony.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
