<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Terima 12 CEO Perusahaan Besar di AS, Tegaskan RI Tak Lagi Jadi Raksasa Tidur</title><description>Presiden Prabowo Subianto menerima 12 pimpinan perusahaan investasi global dalam sebuah pertemuan sebagai bagian dari kunjungan kerjanya di Washington DC, Amerika Serikat (AS).&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/02/21/320/3202820/prabowo-terima-12-ceo-perusahaan-besar-di-as-tegaskan-ri-tak-lagi-jadi-raksasa-tidur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/02/21/320/3202820/prabowo-terima-12-ceo-perusahaan-besar-di-as-tegaskan-ri-tak-lagi-jadi-raksasa-tidur"/><item><title>Prabowo Terima 12 CEO Perusahaan Besar di AS, Tegaskan RI Tak Lagi Jadi Raksasa Tidur</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/02/21/320/3202820/prabowo-terima-12-ceo-perusahaan-besar-di-as-tegaskan-ri-tak-lagi-jadi-raksasa-tidur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/02/21/320/3202820/prabowo-terima-12-ceo-perusahaan-besar-di-as-tegaskan-ri-tak-lagi-jadi-raksasa-tidur</guid><pubDate>Sabtu 21 Februari 2026 09:48 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/21/320/3202820/prabowo_subianto-O6ja_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Terima 12 CEO Perusahaan Besar di AS, Tegaskan RI Tak Lagi Jadi Raksasa Tidur (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/21/320/3202820/prabowo_subianto-O6ja_large.jpg</image><title>Prabowo Terima 12 CEO Perusahaan Besar di AS, Tegaskan RI Tak Lagi Jadi Raksasa Tidur (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima 12 pimpinan perusahaan investasi global dalam sebuah pertemuan sebagai bagian dari kunjungan kerjanya di Washington DC, Amerika Serikat (AS) pada Jumat (20/2/2026) waktu setempat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Para investor tersebut merupakan CEO dan presiden perusahaan investasi terkemuka dunia dengan total aset kelolaan (assets under management) mencapai sekitar 15 triliun dolar AS.&#13;
&#13;
Prabowo Diskusi 2 Jam&#13;
&#13;
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani menjelaskan bahwa pertemuan yang semula dijadwalkan selama satu jam berlangsung hampir dua jam karena diskusi yang dinilai sangat konstruktif.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diskusinya tadi cukup panjang kurang lebih dua jam, dari tadinya hanya diperkirakan sejam karena diskusinya very fruitful, very productive,&amp;rdquo; kata Roeslani.&#13;
&#13;
Dalam pertemuan tersebut, kata Rosan, Presiden Prabowo memaparkan arah kebijakan ekonomi nasional, langkah penguatan iklim investasi, serta komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kepastian hukum.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dialog kemudian dilanjutkan secara one-on-one dengan masing-masing pimpinan perusahaan untuk membahas potensi kerja sama lebih lanjut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Danantara Jadi Mitra Strategis&#13;
&#13;
Rosan menjelaskan bahwa kehadiran Danantara mendapat apresiasi positif dari para investor global. Mereka menilai Danantara berpotensi menjadi mitra strategis lokal dalam berbagai skema investasi, baik di Indonesia maupun secara global.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka juga mempunyai potensi sebagai local partner Danantara dan itu memberikan kenyamanan dan confidence juga, karena kita bisa bersama-sama investasi tidak hanya di Indonesia tapi juga di luar Indonesia,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Rosan menambahkan, Presiden Prabowo dalam kesempatan tersebut menegaskan Indonesia tidak ingin lagi dikenal sebagai sleeping giant. Saatnya Indonesia bangkit, bergerak, dan memaksimalkan seluruh potensi ekonomi nasional bersama mitra global.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menerima 12 pimpinan perusahaan investasi global dalam sebuah pertemuan sebagai bagian dari kunjungan kerjanya di Washington DC, Amerika Serikat (AS) pada Jumat (20/2/2026) waktu setempat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Para investor tersebut merupakan CEO dan presiden perusahaan investasi terkemuka dunia dengan total aset kelolaan (assets under management) mencapai sekitar 15 triliun dolar AS.&#13;
&#13;
Prabowo Diskusi 2 Jam&#13;
&#13;
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM yang juga CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani menjelaskan bahwa pertemuan yang semula dijadwalkan selama satu jam berlangsung hampir dua jam karena diskusi yang dinilai sangat konstruktif.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diskusinya tadi cukup panjang kurang lebih dua jam, dari tadinya hanya diperkirakan sejam karena diskusinya very fruitful, very productive,&amp;rdquo; kata Roeslani.&#13;
&#13;
Dalam pertemuan tersebut, kata Rosan, Presiden Prabowo memaparkan arah kebijakan ekonomi nasional, langkah penguatan iklim investasi, serta komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kepastian hukum.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dialog kemudian dilanjutkan secara one-on-one dengan masing-masing pimpinan perusahaan untuk membahas potensi kerja sama lebih lanjut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Danantara Jadi Mitra Strategis&#13;
&#13;
Rosan menjelaskan bahwa kehadiran Danantara mendapat apresiasi positif dari para investor global. Mereka menilai Danantara berpotensi menjadi mitra strategis lokal dalam berbagai skema investasi, baik di Indonesia maupun secara global.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mereka juga mempunyai potensi sebagai local partner Danantara dan itu memberikan kenyamanan dan confidence juga, karena kita bisa bersama-sama investasi tidak hanya di Indonesia tapi juga di luar Indonesia,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Rosan menambahkan, Presiden Prabowo dalam kesempatan tersebut menegaskan Indonesia tidak ingin lagi dikenal sebagai sleeping giant. Saatnya Indonesia bangkit, bergerak, dan memaksimalkan seluruh potensi ekonomi nasional bersama mitra global.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
