<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apakah Benar THR hanya ada di Indonesia? Ini Asal Usulnya&amp;nbsp;</title><description>Apakah benar THR hanya ada di Indonesia? Tunjangan Hari Raya atau THR merupakan pendapatan non upah yang menjadi hak pekerja dari perusahaan menjelang hari besar keagamaan.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/02/28/320/3204196/apakah-benar-thr-hanya-ada-di-indonesia-ini-asal-usulnya-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/02/28/320/3204196/apakah-benar-thr-hanya-ada-di-indonesia-ini-asal-usulnya-nbsp"/><item><title>Apakah Benar THR hanya ada di Indonesia? Ini Asal Usulnya&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/02/28/320/3204196/apakah-benar-thr-hanya-ada-di-indonesia-ini-asal-usulnya-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/02/28/320/3204196/apakah-benar-thr-hanya-ada-di-indonesia-ini-asal-usulnya-nbsp</guid><pubDate>Sabtu 28 Februari 2026 21:10 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/28/320/3204196/thr-8t9p_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">THR (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/28/320/3204196/thr-8t9p_large.jpg</image><title>THR (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Apakah benar THR hanya ada di Indonesia? Tunjangan Hari Raya atau THR merupakan pendapatan non upah yang menjadi hak pekerja dari perusahaan menjelang hari besar keagamaan.&#13;
&#13;
Lalu apakah THR hanya ada di Indonesia? Jawabannya iya. Hal ini dikarenakan ada dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.&#13;
&#13;
Besaran THR yang berhak diterima pekerja ini disesuaikan dengan masa kerja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di mana pekerja yang telah bekerja selama 12 bulan atau lebih akan mendapat tunjangan sebesar 1 bulan upah. Sedangkan yang belum mencapai satu tahun akan mendapat THR proporsional sesuai masa kerja.&#13;
&#13;
Dalam peraturan juga dijelaskan jika THR wajib diberikan sekurang-kurangnya 7 hari sebelum hari raya keagamaan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal ini sesuai dengan tujuannya, yakni untuk memenuhi kebutuhan para pekerja dan keluarga untuk merayakan hari raya keagamaannya.&#13;
&#13;
Pemberian THR di Indonesia pertama kali dicetuskan oleh Perdana Menteri Indonesia era 1950 an, Soekiman Wirjosandjojo.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kala itu, pemerintah memberikan tunjangan pada Pamong Praja atau PNS menjelang Hari Raya Idul Fitri. Hal itu menimbulkan kecemburuan pagi para pekerja dan buruh yang bekerja di perusahaan swasta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Setelah sempat terjadi aksi protes hingga mogok kerja, akhirnya pemerintah menerbitkan peraturan untuk THR para pekerja swasta.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski begitu, di beberapa negara juga memberikan tunjangan tertentu jelang hari raya keagamaan khususnya Hari Raya Idul Fitri.&#13;
&#13;
Di Malaysia contohnya. Negeri Jiran memberikan tunjangan jelang Hari Raya Idul Fitri dan Natal dalam bentuk bonus tahunan. Bonus ini biasa disebut dengan istilah Bonus Raya.&#13;
&#13;
Di Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Qatar, mereka juga hanya memberikan bonus saja, bukan THR.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Arab Saudi biasanya akan memberikan bonus dua kali setiap akhir tahun hijriah dan juga akhir Ramadhan. Sedangkan Qatar hanya pada akhir tahun hijriah.&#13;
&#13;
Di Brunei Darussalam, pekerja juga mendapat bonus di akhir tahun hijriah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Bonus yang disebut sebagai Wang Ehsan ini diberikan pada akhir tahun hijriah guna bisa membantu mempersiapkan Hari Raya Idul Fitri.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Apakah benar THR hanya ada di Indonesia? Tunjangan Hari Raya atau THR merupakan pendapatan non upah yang menjadi hak pekerja dari perusahaan menjelang hari besar keagamaan.&#13;
&#13;
Lalu apakah THR hanya ada di Indonesia? Jawabannya iya. Hal ini dikarenakan ada dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.&#13;
&#13;
Besaran THR yang berhak diterima pekerja ini disesuaikan dengan masa kerja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Di mana pekerja yang telah bekerja selama 12 bulan atau lebih akan mendapat tunjangan sebesar 1 bulan upah. Sedangkan yang belum mencapai satu tahun akan mendapat THR proporsional sesuai masa kerja.&#13;
&#13;
Dalam peraturan juga dijelaskan jika THR wajib diberikan sekurang-kurangnya 7 hari sebelum hari raya keagamaan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Hal ini sesuai dengan tujuannya, yakni untuk memenuhi kebutuhan para pekerja dan keluarga untuk merayakan hari raya keagamaannya.&#13;
&#13;
Pemberian THR di Indonesia pertama kali dicetuskan oleh Perdana Menteri Indonesia era 1950 an, Soekiman Wirjosandjojo.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kala itu, pemerintah memberikan tunjangan pada Pamong Praja atau PNS menjelang Hari Raya Idul Fitri. Hal itu menimbulkan kecemburuan pagi para pekerja dan buruh yang bekerja di perusahaan swasta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Setelah sempat terjadi aksi protes hingga mogok kerja, akhirnya pemerintah menerbitkan peraturan untuk THR para pekerja swasta.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski begitu, di beberapa negara juga memberikan tunjangan tertentu jelang hari raya keagamaan khususnya Hari Raya Idul Fitri.&#13;
&#13;
Di Malaysia contohnya. Negeri Jiran memberikan tunjangan jelang Hari Raya Idul Fitri dan Natal dalam bentuk bonus tahunan. Bonus ini biasa disebut dengan istilah Bonus Raya.&#13;
&#13;
Di Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Qatar, mereka juga hanya memberikan bonus saja, bukan THR.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Arab Saudi biasanya akan memberikan bonus dua kali setiap akhir tahun hijriah dan juga akhir Ramadhan. Sedangkan Qatar hanya pada akhir tahun hijriah.&#13;
&#13;
Di Brunei Darussalam, pekerja juga mendapat bonus di akhir tahun hijriah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Bonus yang disebut sebagai Wang Ehsan ini diberikan pada akhir tahun hijriah guna bisa membantu mempersiapkan Hari Raya Idul Fitri.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
