<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyakita Mahal Masih di Atas HET, Ini Biang Keroknya</title><description>Harga minyak goreng Minyakita masih ditemukan dijual di atas HET yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.&#13;
 &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/01/320/3204370/harga-minyakita-mahal-masih-di-atas-het-ini-biang-keroknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/03/01/320/3204370/harga-minyakita-mahal-masih-di-atas-het-ini-biang-keroknya"/><item><title>Harga Minyakita Mahal Masih di Atas HET, Ini Biang Keroknya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/01/320/3204370/harga-minyakita-mahal-masih-di-atas-het-ini-biang-keroknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/03/01/320/3204370/harga-minyakita-mahal-masih-di-atas-het-ini-biang-keroknya</guid><pubDate>Minggu 01 Maret 2026 15:30 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/01/320/3204370/minyakita-bG9g_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Minyakita Mahal Masih di Atas HET, Ini Biang Keroknya (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/01/320/3204370/minyakita-bG9g_large.jpg</image><title>Harga Minyakita Mahal Masih di Atas HET, Ini Biang Keroknya (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Harga minyak goreng Minyakita masih ditemukan dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.&#13;
&#13;
Temuan tersebut didapati di Pasar Jonggol, dengan harga jual berkisar antara Rp18.000 hingga Rp18.500 per liter.&#13;
&#13;
&#13;
Penyebab Harga Minyakita di Atas HET&#13;
&#13;
Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy menjelaskan, tingginya harga di tingkat pengecer dipengaruhi harga dari distributor yang sudah lebih dulu berada di atas ketentuan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kenapa bisa Rp18.000? Karena pedagang mengambil dari distributor sudah Rp17.000 sampai Rp17.500. Kalau dari hulunya sudah tinggi, pengecer tidak mungkin menjual sesuai HET,&amp;quot; ungkapnya dikutip dari pernyataan resmi, Minggu (1/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tata Kelola Harga Minyakita&#13;
&#13;
Menurutnya, pemerintah telah menetapkan tata kelola harga Minyakita secara berjenjang mulai dari produsen, distributor hingga pengecer, dengan acuan HET Rp15.700 per liter di tingkat konsumen.&#13;
&#13;
Skema tersebut dirancang agar setiap mata rantai distribusi mengambil margin sesuai ketentuan, sehingga tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar maupun potensi penyimpangan distribusi.&#13;
&#13;
Untuk itu,&amp;nbsp; kata Sarwo, Bapanas bersama Satgas Pangan akan menelusuri rantai distribusi hingga ke hulu guna memastikan kebijakan berjalan efektif.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini akan kami telusuri dari produsen, distributor, sampai pengecer. Rantai distribusinya harus jelas. Tidak boleh ada yang bermain di komoditas kebutuhan pokok masyarakat,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Meski demikian, Sarwo mengungkap bahwa berdasarkan hasil pemantauan, mayoritas komoditas pangan strategis lainnya terpantau relatif stabil dan dalam kondisi normal.&#13;
&#13;
Tercatat, harga beras medium lokal berada di kisaran Rp13.000 per kilogram dan beras premium Rp14.500 per kilogram. Bawang merah dijual Rp40.000 per kilogram dan bawang putih Rp36.000 per kilogram.&#13;
&#13;
Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras tercatat Rp40.000-42.000 per kilogram, telur ayam Rp30.000-32.000 per kilogram, daging sapi lokal Rp130.000-140.000 per kilogram, serta daging sapi impor sekitar Rp120.000 per kilogram. Sementara itu, gula kemasan dijual Rp19.000 per kilogram dan gula curah Rp18.000 per kilogram.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Harga minyak goreng Minyakita masih ditemukan dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.&#13;
&#13;
Temuan tersebut didapati di Pasar Jonggol, dengan harga jual berkisar antara Rp18.000 hingga Rp18.500 per liter.&#13;
&#13;
&#13;
Penyebab Harga Minyakita di Atas HET&#13;
&#13;
Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Sarwo Edhy menjelaskan, tingginya harga di tingkat pengecer dipengaruhi harga dari distributor yang sudah lebih dulu berada di atas ketentuan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kenapa bisa Rp18.000? Karena pedagang mengambil dari distributor sudah Rp17.000 sampai Rp17.500. Kalau dari hulunya sudah tinggi, pengecer tidak mungkin menjual sesuai HET,&amp;quot; ungkapnya dikutip dari pernyataan resmi, Minggu (1/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tata Kelola Harga Minyakita&#13;
&#13;
Menurutnya, pemerintah telah menetapkan tata kelola harga Minyakita secara berjenjang mulai dari produsen, distributor hingga pengecer, dengan acuan HET Rp15.700 per liter di tingkat konsumen.&#13;
&#13;
Skema tersebut dirancang agar setiap mata rantai distribusi mengambil margin sesuai ketentuan, sehingga tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar maupun potensi penyimpangan distribusi.&#13;
&#13;
Untuk itu,&amp;nbsp; kata Sarwo, Bapanas bersama Satgas Pangan akan menelusuri rantai distribusi hingga ke hulu guna memastikan kebijakan berjalan efektif.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini akan kami telusuri dari produsen, distributor, sampai pengecer. Rantai distribusinya harus jelas. Tidak boleh ada yang bermain di komoditas kebutuhan pokok masyarakat,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Meski demikian, Sarwo mengungkap bahwa berdasarkan hasil pemantauan, mayoritas komoditas pangan strategis lainnya terpantau relatif stabil dan dalam kondisi normal.&#13;
&#13;
Tercatat, harga beras medium lokal berada di kisaran Rp13.000 per kilogram dan beras premium Rp14.500 per kilogram. Bawang merah dijual Rp40.000 per kilogram dan bawang putih Rp36.000 per kilogram.&#13;
&#13;
Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras tercatat Rp40.000-42.000 per kilogram, telur ayam Rp30.000-32.000 per kilogram, daging sapi lokal Rp130.000-140.000 per kilogram, serta daging sapi impor sekitar Rp120.000 per kilogram. Sementara itu, gula kemasan dijual Rp19.000 per kilogram dan gula curah Rp18.000 per kilogram.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
