<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nilai Tukar Petani Naik 1,5 Persen Berkat Harga Cabai, Sawit hingga Karet</title><description>Peningkatan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani (It) naik 2,17%, masih lebih tinggi dibandingkan indeks harga yang dibayar petani&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/02/320/3204511/nilai-tukar-petani-naik-1-5-persen-berkat-harga-cabai-sawit-hingga-karet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/03/02/320/3204511/nilai-tukar-petani-naik-1-5-persen-berkat-harga-cabai-sawit-hingga-karet"/><item><title>Nilai Tukar Petani Naik 1,5 Persen Berkat Harga Cabai, Sawit hingga Karet</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/02/320/3204511/nilai-tukar-petani-naik-1-5-persen-berkat-harga-cabai-sawit-hingga-karet</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/03/02/320/3204511/nilai-tukar-petani-naik-1-5-persen-berkat-harga-cabai-sawit-hingga-karet</guid><pubDate>Senin 02 Maret 2026 12:51 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/02/320/3204511/petani-G0M3_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nilai Tukar Petani (NTP) pada Februari 2026 sebesar 125,45, atau naik 1,50%. (Foto: Okezone.com/Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/02/320/3204511/petani-G0M3_large.jpg</image><title>Nilai Tukar Petani (NTP) pada Februari 2026 sebesar 125,45, atau naik 1,50%. (Foto: Okezone.com/Setpres)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Februari 2026 sebesar 125,45, atau naik 1,50% dibandingkan Januari 2026. Peningkatan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani (It) naik 2,17%, masih lebih tinggi dibandingkan indeks harga yang dibayar petani (Ib) yang meningkat 0,65%.&#13;
&#13;
&amp;quot;Komoditas yang dominan mempengaruhi peningkatan indeks harga yang diterima petani nasional adalah cabai rawit, kelapa sawit, karet, dan bawang merah,&amp;quot; kata Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, di Jakarta, Senin (2/3/2026).&#13;
&#13;
Berdasarkan subsektor, yang mengalami penurunan NTP terdalam adalah tanaman pangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Subsektor tanaman pangan ini mengalami penurunan NTP sebesar 0,88 persen. Hal ini karena It turun sebesar 0,08 persen, sementara Ib meningkat 0,81 persen,&amp;quot; ungkap Ateng.&#13;
&#13;
Komoditas yang dominan mempengaruhi penurunan It ini adalah jagung.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, nilai tukar nelayan mengalami kenaikan sebesar 0,35 persen. Hal ini disebabkan indeks yang diterima nelayan naik 0,71 persen, sementara Ib meningkat 0,35 persen.&#13;
&#13;
Komoditas yang dominan mempengaruhi peningkatan It pada subsektor nelayan adalah cakalang, kepiting laut, kembung, layang, serta ikan selar.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Februari 2026 sebesar 125,45, atau naik 1,50% dibandingkan Januari 2026. Peningkatan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani (It) naik 2,17%, masih lebih tinggi dibandingkan indeks harga yang dibayar petani (Ib) yang meningkat 0,65%.&#13;
&#13;
&amp;quot;Komoditas yang dominan mempengaruhi peningkatan indeks harga yang diterima petani nasional adalah cabai rawit, kelapa sawit, karet, dan bawang merah,&amp;quot; kata Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, di Jakarta, Senin (2/3/2026).&#13;
&#13;
Berdasarkan subsektor, yang mengalami penurunan NTP terdalam adalah tanaman pangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Subsektor tanaman pangan ini mengalami penurunan NTP sebesar 0,88 persen. Hal ini karena It turun sebesar 0,08 persen, sementara Ib meningkat 0,81 persen,&amp;quot; ungkap Ateng.&#13;
&#13;
Komoditas yang dominan mempengaruhi penurunan It ini adalah jagung.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, nilai tukar nelayan mengalami kenaikan sebesar 0,35 persen. Hal ini disebabkan indeks yang diterima nelayan naik 0,71 persen, sementara Ib meningkat 0,35 persen.&#13;
&#13;
Komoditas yang dominan mempengaruhi peningkatan It pada subsektor nelayan adalah cakalang, kepiting laut, kembung, layang, serta ikan selar.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
