<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tren Belanja Jelang Lebaran 2026, Bisnis Fesyen dan Makanan Catat Transaksi Dua Kali Lipat</title><description>Beberapa UMKM mencatat pertumbuhan transaksi signifikan pada periode awal Ramadhan&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/05/320/3205155/tren-belanja-jelang-lebaran-2026-bisnis-fesyen-dan-makanan-catat-transaksi-dua-kali-lipat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/03/05/320/3205155/tren-belanja-jelang-lebaran-2026-bisnis-fesyen-dan-makanan-catat-transaksi-dua-kali-lipat"/><item><title>Tren Belanja Jelang Lebaran 2026, Bisnis Fesyen dan Makanan Catat Transaksi Dua Kali Lipat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/05/320/3205155/tren-belanja-jelang-lebaran-2026-bisnis-fesyen-dan-makanan-catat-transaksi-dua-kali-lipat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/03/05/320/3205155/tren-belanja-jelang-lebaran-2026-bisnis-fesyen-dan-makanan-catat-transaksi-dua-kali-lipat</guid><pubDate>Kamis 05 Maret 2026 14:21 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/05/320/3205155/belanja_online-Q9rX_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Fenomena meningkatnya permintaan produk terkait persiapan Lebaran. ( Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/05/320/3205155/belanja_online-Q9rX_large.jpg</image><title>Fenomena meningkatnya permintaan produk terkait persiapan Lebaran. ( Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Aktivitas ekonomi selama Ramadhan menunjukkan tren meningkat, terutama pada sektor fesyen muslim, makanan, dan minuman. Data awal menunjukkan lonjakan transaksi dibandingkan tahun sebelumnya.&#13;
&#13;
Fenomena ini sejalan dengan meningkatnya permintaan produk terkait persiapan Lebaran, mulai dari pakaian hingga kebutuhan rumah tangga. Pelaku usaha, termasuk UMKM, mencatat pertumbuhan transaksi hingga beberapa kali lipat pada minggu-minggu awal Ramadhan, menegaskan pentingnya periode ini sebagai momentum strategis dalam kalender ekonomi tahunan.&#13;
&#13;
Analisis tren menunjukkan konsumen cenderung memanfaatkan waktu pra-Ramadhan untuk mencari inspirasi belanja, menyiapkan hidangan buka puasa, dan memenuhi kebutuhan Lebaran, sehingga mendorong lonjakan aktivitas perdagangan baik di kanal offline maupun digital.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ramadhan menjadi momen istimewa. Kekuatan penemuan dan dukungan komunitas juga membantu pelaku usaha, termasuk UMKM, lebih mudah ditemukan calon pembeli di era e-commerce,&amp;rdquo; ujar Communications Lead TikTok Indonesia, Edwin Lengkei, Kamis (5/3/2026).&#13;
&#13;
Beberapa UMKM mencatat pertumbuhan transaksi signifikan pada periode awal Ramadhan. Salah satunya adalah Mukena Wisanggeni, brand fesyen muslim yang telah berjualan sejak 2013.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebagai pelaku UMKM, solusi terintegrasi dari berbagai platform memudahkan kami memasarkan produk secara kreatif serta menjangkau calon pembeli. Pada Ramadhan ini, nilai transaksi kami tumbuh lebih dari dua kali lipat,&amp;quot; ujar Founder Mukena Wisanggeni, Nila Wulandari.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tren serupa juga terlihat pada merek fesyen muslim asal Bandung, Gwenza. Founder Gwenza, Deby Lianti, meluncurkan koleksi terbaru secara konsisten, dengan konten menarik yang memudahkan calon pembeli mengenal produk.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Strategi yang tepat di peak season seperti Ramadhan sangat penting untuk pertumbuhan bisnis,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fenomena ini menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya momen konsumsi, tetapi juga waktu strategis bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar dan meningkatkan transaksi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi secara lebih luas.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Aktivitas ekonomi selama Ramadhan menunjukkan tren meningkat, terutama pada sektor fesyen muslim, makanan, dan minuman. Data awal menunjukkan lonjakan transaksi dibandingkan tahun sebelumnya.&#13;
&#13;
Fenomena ini sejalan dengan meningkatnya permintaan produk terkait persiapan Lebaran, mulai dari pakaian hingga kebutuhan rumah tangga. Pelaku usaha, termasuk UMKM, mencatat pertumbuhan transaksi hingga beberapa kali lipat pada minggu-minggu awal Ramadhan, menegaskan pentingnya periode ini sebagai momentum strategis dalam kalender ekonomi tahunan.&#13;
&#13;
Analisis tren menunjukkan konsumen cenderung memanfaatkan waktu pra-Ramadhan untuk mencari inspirasi belanja, menyiapkan hidangan buka puasa, dan memenuhi kebutuhan Lebaran, sehingga mendorong lonjakan aktivitas perdagangan baik di kanal offline maupun digital.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ramadhan menjadi momen istimewa. Kekuatan penemuan dan dukungan komunitas juga membantu pelaku usaha, termasuk UMKM, lebih mudah ditemukan calon pembeli di era e-commerce,&amp;rdquo; ujar Communications Lead TikTok Indonesia, Edwin Lengkei, Kamis (5/3/2026).&#13;
&#13;
Beberapa UMKM mencatat pertumbuhan transaksi signifikan pada periode awal Ramadhan. Salah satunya adalah Mukena Wisanggeni, brand fesyen muslim yang telah berjualan sejak 2013.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebagai pelaku UMKM, solusi terintegrasi dari berbagai platform memudahkan kami memasarkan produk secara kreatif serta menjangkau calon pembeli. Pada Ramadhan ini, nilai transaksi kami tumbuh lebih dari dua kali lipat,&amp;quot; ujar Founder Mukena Wisanggeni, Nila Wulandari.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tren serupa juga terlihat pada merek fesyen muslim asal Bandung, Gwenza. Founder Gwenza, Deby Lianti, meluncurkan koleksi terbaru secara konsisten, dengan konten menarik yang memudahkan calon pembeli mengenal produk.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Strategi yang tepat di peak season seperti Ramadhan sangat penting untuk pertumbuhan bisnis,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Fenomena ini menegaskan bahwa Ramadhan bukan hanya momen konsumsi, tetapi juga waktu strategis bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar dan meningkatkan transaksi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi secara lebih luas.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
