<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>359 Orang Jadi Korban PHK di Awal 2026, Ini Datanya!</title><description>Kementerian Ketenagakerjaan melaporkan sebanyak 359 orang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada Januari 2026.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/09/320/3205834/359-orang-jadi-korban-phk-di-awal-2026-ini-datanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/03/09/320/3205834/359-orang-jadi-korban-phk-di-awal-2026-ini-datanya"/><item><title>359 Orang Jadi Korban PHK di Awal 2026, Ini Datanya!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/09/320/3205834/359-orang-jadi-korban-phk-di-awal-2026-ini-datanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/03/09/320/3205834/359-orang-jadi-korban-phk-di-awal-2026-ini-datanya</guid><pubDate>Senin 09 Maret 2026 09:00 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/09/320/3205834/phk-ntUR_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">359 Orang Jadi Korban PHK di Awal 2026, Ini Datanya! (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/09/320/3205834/phk-ntUR_large.jpeg</image><title>359 Orang Jadi Korban PHK di Awal 2026, Ini Datanya! (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan melaporkan sebanyak 359 orang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada Januari 2026. Pekerja tersebut merupakan yang terklasifikasi sebagai peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) BPJS Ketenagakerjaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada Januari tahun 2026 terdapat 359 orang tenaga kerja ter-PHK yang terklasifikasi sebagai peserta program JKP,&amp;quot; tulis laporan Satu Data Kemnaker, dikutip Senin (9/3/2026).&#13;
&#13;
Dari data tersebut, jumlah tenaga kerja ter-PHK paling banyak terjadi di Provinsi Jawa Barat dan Sumatera Selatan yaitu masing-masing sebanyak 40 tenaga kerja.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini sekitar 13,65 persen dari total tenaga kerja ter-PHK yang dilaporkan,&amp;quot; tulis laporan tersebut.&#13;
&#13;
Jika dibandingkan Januari 2025, jumlah tenaga kerja yang kena PHK mengalami penurunan. Tercatat, pada Januari 2025, tenaga kerja yang kena PHK sebanyak 3.325 orang.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berikut 5 provinsi dengan jumlah PHK terbanyak pada Januari 2026:&#13;
&#13;
1. Jawa Barat: 49 orang&#13;
2. Sumatera Selatan: 49 orang&#13;
3. Kalimantan Utara: 46 orang&#13;
4. Kalimantan Timur: 35 orang&#13;
5. Jawa Timur: 34 orang&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan melaporkan sebanyak 359 orang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada Januari 2026. Pekerja tersebut merupakan yang terklasifikasi sebagai peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) BPJS Ketenagakerjaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada Januari tahun 2026 terdapat 359 orang tenaga kerja ter-PHK yang terklasifikasi sebagai peserta program JKP,&amp;quot; tulis laporan Satu Data Kemnaker, dikutip Senin (9/3/2026).&#13;
&#13;
Dari data tersebut, jumlah tenaga kerja ter-PHK paling banyak terjadi di Provinsi Jawa Barat dan Sumatera Selatan yaitu masing-masing sebanyak 40 tenaga kerja.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini sekitar 13,65 persen dari total tenaga kerja ter-PHK yang dilaporkan,&amp;quot; tulis laporan tersebut.&#13;
&#13;
Jika dibandingkan Januari 2025, jumlah tenaga kerja yang kena PHK mengalami penurunan. Tercatat, pada Januari 2025, tenaga kerja yang kena PHK sebanyak 3.325 orang.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berikut 5 provinsi dengan jumlah PHK terbanyak pada Januari 2026:&#13;
&#13;
1. Jawa Barat: 49 orang&#13;
2. Sumatera Selatan: 49 orang&#13;
3. Kalimantan Utara: 46 orang&#13;
4. Kalimantan Timur: 35 orang&#13;
5. Jawa Timur: 34 orang&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
