<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BCA Tebar Dividen Rp336 per Saham, Naik 12 Persen</title><description>PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) resmi memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp336,00 per saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (12/3/2026). Jumlah tersebut setara dengan 72 persen dari total laba bersih perseroan tahun buku 2025 yang mencapai Rp57,5 triliun.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/12/278/3206574/bca-tebar-dividen-rp336-per-saham-naik-12-persen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/03/12/278/3206574/bca-tebar-dividen-rp336-per-saham-naik-12-persen"/><item><title>BCA Tebar Dividen Rp336 per Saham, Naik 12 Persen</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/12/278/3206574/bca-tebar-dividen-rp336-per-saham-naik-12-persen</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/03/12/278/3206574/bca-tebar-dividen-rp336-per-saham-naik-12-persen</guid><pubDate>Kamis 12 Maret 2026 19:25 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/12/278/3206574/bca-G6Of_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BCA Tebar Dividen (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/12/278/3206574/bca-G6Of_large.jpg</image><title>BCA Tebar Dividen (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) resmi memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp336,00 per saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (12/3/2026). Jumlah tersebut setara dengan 72 persen dari total laba bersih perseroan tahun buku 2025 yang mencapai Rp57,5 triliun.&#13;
&#13;
Dividen total tersebut sudah mencakup dividen interim sebesar Rp55,00 per saham yang telah disalurkan pada Desember 2025. Dengan demikian, pemegang saham akan menerima sisa pembayaran sebesar Rp281,00 per saham.&#13;
&#13;
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong mengatakan, peningkatan rasio dividen ini merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan atas kinerja solid bank sepanjang tahun lalu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami optimistis perekonomian tanah air akan melanjutkan pertumbuhan positif pada tahun 2026, meskipun ada beberapa tantangan yang perlu diantisipasi, termasuk dinamika perekonomian global hingga kondisi geopolitik. BCA berupaya turut mendukung momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan mendorong penyaluran kredit ke berbagai segmen dan sektor, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,&amp;rdquo; ungkap Hendra.&#13;
&#13;
Satu hal yang menarik dalam RUPST kali ini adalah rencana perubahan frekuensi pembagian dividen interim.&#13;
&#13;
Jika kondisi keuangan memungkinkan, Direksi berencana membagikan dividen interim sebanyak 3 kali pada tahun buku 2026, yang dijadwalkan cair setiap kuartal.&#13;
&#13;
Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian imbal hasil yang lebih rutin bagi para investor BCA.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil keputusan RUPST BCA hari ini menunjukkan komitmen Perseroan untuk senantiasa memberikan nilai tambah yang berkesinambungan kepada pemegang saham. BCA senantiasa berfokus pada fundamental bisnis perseroan, serta melangkah dengan pruden pada tahun 2026,&amp;rdquo; tambah Hendra.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain pembagian keuntungan, pemegang saham juga memberikan restu kepada BCA untuk melakukan pembelian kembali saham yang telah dikeluarkan (shares buyback). Dana yang disiapkan untuk aksi korporasi ini mencapai angka maksimal Rp5 triliun.&#13;
&#13;
Aksi buyback ini biasanya dilakukan sebagai sinyal optimisme manajemen terhadap valuasi perusahaan dan untuk menjaga stabilitas harga saham di pasar.&#13;
&#13;
Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga sepakat untuk mengangkat kembali anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. Jajaran manajemen ini akan mengawal transformasi BCA hingga masa jabatan mereka berakhir pada RUPST tahun 2029 mendatang.&#13;
&#13;
Adapun susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan setelah ditutupnya RUPST adalah sebagai berikut:&#13;
&#13;
Dewan Komisaris&#13;
&#13;
Presiden Komisaris : Jahja Setiaatmadja&#13;
Komisaris : Tonny Kusnadi&#13;
Komisaris Independen : Raden Pardede&#13;
Komisaris Independen : Sumantri Slamet&#13;
&#13;
Direksi&#13;
&#13;
Presiden Direktur : Hendra Lembong&#13;
Wakil Presiden Direktur : Armand Wahyudi Hartono&#13;
Wakil Presiden Direktur : John Kosasih&#13;
Direktur : Subur Tan&#13;
Direktur (yang juga merupakan Direktur yang&#13;
membawahi fungsi Kepatuhan) &amp;nbsp;: Lianawaty Suwono&#13;
Direktur : Santoso&#13;
Direktur : Vera Eve Lim&#13;
Direktur : Haryanto Tiara Budiman&#13;
Direktur : Frengky Chandra Kusuma&#13;
Direktur : Antonius Widodo Mulyono&#13;
Direktur : Hendra Tanumihardja&#13;
Direktur : David Formula&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) resmi memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp336,00 per saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (12/3/2026). Jumlah tersebut setara dengan 72 persen dari total laba bersih perseroan tahun buku 2025 yang mencapai Rp57,5 triliun.&#13;
&#13;
Dividen total tersebut sudah mencakup dividen interim sebesar Rp55,00 per saham yang telah disalurkan pada Desember 2025. Dengan demikian, pemegang saham akan menerima sisa pembayaran sebesar Rp281,00 per saham.&#13;
&#13;
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong mengatakan, peningkatan rasio dividen ini merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan atas kinerja solid bank sepanjang tahun lalu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami optimistis perekonomian tanah air akan melanjutkan pertumbuhan positif pada tahun 2026, meskipun ada beberapa tantangan yang perlu diantisipasi, termasuk dinamika perekonomian global hingga kondisi geopolitik. BCA berupaya turut mendukung momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan mendorong penyaluran kredit ke berbagai segmen dan sektor, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,&amp;rdquo; ungkap Hendra.&#13;
&#13;
Satu hal yang menarik dalam RUPST kali ini adalah rencana perubahan frekuensi pembagian dividen interim.&#13;
&#13;
Jika kondisi keuangan memungkinkan, Direksi berencana membagikan dividen interim sebanyak 3 kali pada tahun buku 2026, yang dijadwalkan cair setiap kuartal.&#13;
&#13;
Langkah ini diharapkan dapat memberikan kepastian imbal hasil yang lebih rutin bagi para investor BCA.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil keputusan RUPST BCA hari ini menunjukkan komitmen Perseroan untuk senantiasa memberikan nilai tambah yang berkesinambungan kepada pemegang saham. BCA senantiasa berfokus pada fundamental bisnis perseroan, serta melangkah dengan pruden pada tahun 2026,&amp;rdquo; tambah Hendra.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain pembagian keuntungan, pemegang saham juga memberikan restu kepada BCA untuk melakukan pembelian kembali saham yang telah dikeluarkan (shares buyback). Dana yang disiapkan untuk aksi korporasi ini mencapai angka maksimal Rp5 triliun.&#13;
&#13;
Aksi buyback ini biasanya dilakukan sebagai sinyal optimisme manajemen terhadap valuasi perusahaan dan untuk menjaga stabilitas harga saham di pasar.&#13;
&#13;
Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga sepakat untuk mengangkat kembali anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. Jajaran manajemen ini akan mengawal transformasi BCA hingga masa jabatan mereka berakhir pada RUPST tahun 2029 mendatang.&#13;
&#13;
Adapun susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan setelah ditutupnya RUPST adalah sebagai berikut:&#13;
&#13;
Dewan Komisaris&#13;
&#13;
Presiden Komisaris : Jahja Setiaatmadja&#13;
Komisaris : Tonny Kusnadi&#13;
Komisaris Independen : Raden Pardede&#13;
Komisaris Independen : Sumantri Slamet&#13;
&#13;
Direksi&#13;
&#13;
Presiden Direktur : Hendra Lembong&#13;
Wakil Presiden Direktur : Armand Wahyudi Hartono&#13;
Wakil Presiden Direktur : John Kosasih&#13;
Direktur : Subur Tan&#13;
Direktur (yang juga merupakan Direktur yang&#13;
membawahi fungsi Kepatuhan) &amp;nbsp;: Lianawaty Suwono&#13;
Direktur : Santoso&#13;
Direktur : Vera Eve Lim&#13;
Direktur : Haryanto Tiara Budiman&#13;
Direktur : Frengky Chandra Kusuma&#13;
Direktur : Antonius Widodo Mulyono&#13;
Direktur : Hendra Tanumihardja&#13;
Direktur : David Formula&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
