<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apa Beda BPJS Penerima Upah dan Bukan Penerima Upah?</title><description>Penerima Upah (PU) biasanya diperuntukkan bagi peserta yang menerima upah, gaji, atau imbalan lain dari pemberi kerja.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/14/320/3206046/apa-beda-bpjs-penerima-upah-dan-bukan-penerima-upah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/03/14/320/3206046/apa-beda-bpjs-penerima-upah-dan-bukan-penerima-upah"/><item><title>Apa Beda BPJS Penerima Upah dan Bukan Penerima Upah?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/14/320/3206046/apa-beda-bpjs-penerima-upah-dan-bukan-penerima-upah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/03/14/320/3206046/apa-beda-bpjs-penerima-upah-dan-bukan-penerima-upah</guid><pubDate>Sabtu 14 Maret 2026 18:10 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/10/320/3206046/bpjs_ketenagakerjaan-2gPN_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Apa beda BPJS penerima upah dan bukan penerima upah? (Foto; Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/10/320/3206046/bpjs_ketenagakerjaan-2gPN_large.jpg</image><title>Apa beda BPJS penerima upah dan bukan penerima upah? (Foto; Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Apa beda BPJS penerima upah dan bukan penerima upah?&#13;
&#13;
Dalam BPJS Ketenagakerjaan, terdapat beberapa jenis kepesertaan yang bisa diikuti masyarakat, yaitu Penerima Upah (PU) dan Bukan Penerima Upah (BPU).&#13;
&#13;
Penerima Upah (PU) biasanya diperuntukkan bagi peserta yang menerima upah, gaji, atau imbalan lain dari pemberi kerja. Peserta PU mencakup Aparatur Sipil Negara (ASN), karyawan swasta, karyawan BUMN, dan lainnya.&#13;
&#13;
Program yang bisa diikuti Penerima Upah antara lain:&#13;
&#13;
Jaminan Hari Tua (JHT)&#13;
&#13;
Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)&#13;
&#13;
Jaminan Pensiun (JP)&#13;
&#13;
Jaminan Kematian (JKM)&#13;
&#13;
Iuran Penerima Upah (PU):&#13;
&#13;
JHT: 5,7% (3,7% perusahaan, 2% pekerja)&#13;
&#13;
JKK: persentase iuran sesuai risiko: sangat rendah 0,24%, rendah 0,54%, sedang 0,89%, tinggi 1,27%, sangat tinggi 1,74%&#13;
&#13;
JKM: 0,3% dari upah, ditanggung perusahaan&#13;
&#13;
JP: 3% (2% perusahaan, 1% pekerja)&#13;
&#13;
Bukan Penerima Upah (BPU) diperuntukkan bagi pekerja mandiri, seperti pemilik usaha, seniman, dokter, pengacara, freelancer, serta pekerja sektor informal seperti petani, sopir angkot, mitra ojek online, pedagang, dan nelayan.&#13;
&#13;
Peserta BPU bisa mengikuti tiga program:&#13;
&#13;
JHT&#13;
&#13;
JKK&#13;
&#13;
JKM&#13;
&#13;
Iuran BPU:&#13;
&#13;
JKK: 1% dari penghasilan (Rp10.000 &amp;ndash; Rp207.000/bulan)&#13;
&#13;
JKM: Rp6.800/bulan&#13;
&#13;
JHT: 2% dari penghasilan (Rp20.000 &amp;ndash; Rp414.000/bulan)&#13;
&#13;
Persyaratan pendaftaran BPU: KTP/NIK dan alamat email aktif.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Cara mendaftar BPJS Ketenagakerjaan BPU:&#13;
&#13;
1. Online: akses portal pendaftaran, pilih &amp;ldquo;Pendaftaran Peserta&amp;rdquo; &amp;rarr; &amp;ldquo;Individu (BPU)&amp;rdquo;, masukkan email &amp;amp; kode captcha &amp;rarr; klik DAFTAR &amp;rarr; aktivasi via email &amp;rarr; isi data &amp;rarr; bayar iuran &amp;rarr; dapat kartu digital.&#13;
&#13;
2. Kantor Cabang: isi formulir lengkap &amp;rarr; ambil nomor antrian &amp;rarr; cek jumlah iuran &amp;rarr; bayar &amp;rarr; terima kartu peserta.&#13;
&#13;
Cara mendaftar BPJS Penerima Upah (PU):&#13;
&#13;
1. Online: akses portal, pilih &amp;ldquo;Pendaftaran Peserta&amp;rdquo; &amp;rarr; &amp;ldquo;Penerima Upah&amp;rdquo;, masukkan email &amp;amp; captcha &amp;rarr; klik DAFTAR &amp;rarr; aktivasi email &amp;rarr; isi data &amp;rarr; bayar iuran &amp;rarr; dapat kartu digital.&#13;
&#13;
2. Kantor Cabang: isi formulir lengkap &amp;rarr; ambil nomor antrian &amp;rarr; bayar &amp;rarr; terima kartu peserta.&#13;
&#13;
Persyaratan pendaftaran PU: Formulir pendaftaran pemberi kerja/badan usaha, formulir pendaftaran/ubah data pekerja, formulir laporan rincian iuran, NPWP perusahaan, KTP pemilik perusahaan, KTP tenaga kerja, surat izin tempat usaha atau SIUP/NIB.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Apa beda BPJS penerima upah dan bukan penerima upah?&#13;
&#13;
Dalam BPJS Ketenagakerjaan, terdapat beberapa jenis kepesertaan yang bisa diikuti masyarakat, yaitu Penerima Upah (PU) dan Bukan Penerima Upah (BPU).&#13;
&#13;
Penerima Upah (PU) biasanya diperuntukkan bagi peserta yang menerima upah, gaji, atau imbalan lain dari pemberi kerja. Peserta PU mencakup Aparatur Sipil Negara (ASN), karyawan swasta, karyawan BUMN, dan lainnya.&#13;
&#13;
Program yang bisa diikuti Penerima Upah antara lain:&#13;
&#13;
Jaminan Hari Tua (JHT)&#13;
&#13;
Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)&#13;
&#13;
Jaminan Pensiun (JP)&#13;
&#13;
Jaminan Kematian (JKM)&#13;
&#13;
Iuran Penerima Upah (PU):&#13;
&#13;
JHT: 5,7% (3,7% perusahaan, 2% pekerja)&#13;
&#13;
JKK: persentase iuran sesuai risiko: sangat rendah 0,24%, rendah 0,54%, sedang 0,89%, tinggi 1,27%, sangat tinggi 1,74%&#13;
&#13;
JKM: 0,3% dari upah, ditanggung perusahaan&#13;
&#13;
JP: 3% (2% perusahaan, 1% pekerja)&#13;
&#13;
Bukan Penerima Upah (BPU) diperuntukkan bagi pekerja mandiri, seperti pemilik usaha, seniman, dokter, pengacara, freelancer, serta pekerja sektor informal seperti petani, sopir angkot, mitra ojek online, pedagang, dan nelayan.&#13;
&#13;
Peserta BPU bisa mengikuti tiga program:&#13;
&#13;
JHT&#13;
&#13;
JKK&#13;
&#13;
JKM&#13;
&#13;
Iuran BPU:&#13;
&#13;
JKK: 1% dari penghasilan (Rp10.000 &amp;ndash; Rp207.000/bulan)&#13;
&#13;
JKM: Rp6.800/bulan&#13;
&#13;
JHT: 2% dari penghasilan (Rp20.000 &amp;ndash; Rp414.000/bulan)&#13;
&#13;
Persyaratan pendaftaran BPU: KTP/NIK dan alamat email aktif.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Cara mendaftar BPJS Ketenagakerjaan BPU:&#13;
&#13;
1. Online: akses portal pendaftaran, pilih &amp;ldquo;Pendaftaran Peserta&amp;rdquo; &amp;rarr; &amp;ldquo;Individu (BPU)&amp;rdquo;, masukkan email &amp;amp; kode captcha &amp;rarr; klik DAFTAR &amp;rarr; aktivasi via email &amp;rarr; isi data &amp;rarr; bayar iuran &amp;rarr; dapat kartu digital.&#13;
&#13;
2. Kantor Cabang: isi formulir lengkap &amp;rarr; ambil nomor antrian &amp;rarr; cek jumlah iuran &amp;rarr; bayar &amp;rarr; terima kartu peserta.&#13;
&#13;
Cara mendaftar BPJS Penerima Upah (PU):&#13;
&#13;
1. Online: akses portal, pilih &amp;ldquo;Pendaftaran Peserta&amp;rdquo; &amp;rarr; &amp;ldquo;Penerima Upah&amp;rdquo;, masukkan email &amp;amp; captcha &amp;rarr; klik DAFTAR &amp;rarr; aktivasi email &amp;rarr; isi data &amp;rarr; bayar iuran &amp;rarr; dapat kartu digital.&#13;
&#13;
2. Kantor Cabang: isi formulir lengkap &amp;rarr; ambil nomor antrian &amp;rarr; bayar &amp;rarr; terima kartu peserta.&#13;
&#13;
Persyaratan pendaftaran PU: Formulir pendaftaran pemberi kerja/badan usaha, formulir pendaftaran/ubah data pekerja, formulir laporan rincian iuran, NPWP perusahaan, KTP pemilik perusahaan, KTP tenaga kerja, surat izin tempat usaha atau SIUP/NIB.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
