<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Tak Akan Korbankan Kepentingan Rakyat dalam Perjanjian Dagang RI&amp;ndash;AS</title><description>Penegasan itu disampaikan terkait keputusan penurunan tarif dari 32 persen menjadi 19 persen yang telah melalui pertimbangan matang pemerintah&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/22/320/3208336/prabowo-tak-akan-korbankan-kepentingan-rakyat-dalam-perjanjian-dagang-ri-ndash-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/03/22/320/3208336/prabowo-tak-akan-korbankan-kepentingan-rakyat-dalam-perjanjian-dagang-ri-ndash-as"/><item><title>Prabowo Tak Akan Korbankan Kepentingan Rakyat dalam Perjanjian Dagang RI&amp;ndash;AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/22/320/3208336/prabowo-tak-akan-korbankan-kepentingan-rakyat-dalam-perjanjian-dagang-ri-ndash-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/03/22/320/3208336/prabowo-tak-akan-korbankan-kepentingan-rakyat-dalam-perjanjian-dagang-ri-ndash-as</guid><pubDate>Minggu 22 Maret 2026 20:25 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/22/320/3208336/prabowo-nm3Y_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengorbankan kepentingan nasional. (Foto: Okezone.com/Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/22/320/3208336/prabowo-nm3Y_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengorbankan kepentingan nasional. (Foto: Okezone.com/Setpres)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengorbankan kepentingan nasional dalam setiap kebijakan, termasuk dalam perjanjian dagang Indonesia&amp;ndash;Amerika Serikat melalui Agreement on Reciprocal Trade (ART). Penegasan itu disampaikan terkait keputusan penurunan tarif dari 32 persen menjadi 19 persen yang telah melalui pertimbangan matang pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saudara harus percaya bahwa saya mengutamakan kepentingan nasional Indonesia. Jika saya menilai kepentingan nasional kita terancam oleh perjanjian apa pun, maka kita bisa meninggalkannya,&amp;rdquo; ujar Prabowo, Minggu (22/3/2026).&#13;
&#13;
Ia juga menegaskan bahwa Indonesia mendapatkan perlakuan khusus dari Presiden AS, Donald Trump. Pemerintah, kata dia, tetap memiliki ruang untuk melakukan negosiasi jika perjanjian dinilai merugikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam perjanjian kemarin, kita sepakat bahwa jika ada hal-hal yang belum berkenan bagi kedua pihak atau bertentangan dengan kepentingan kita, maka akan dibuat klausul penyesuaian,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Prabowo menyebut keistimewaan tersebut tidak dimiliki negara lain dalam perjanjian serupa dengan Amerika Serikat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setahu saya, klausul seperti ini tidak ada dalam perjanjian dengan negara lain,&amp;rdquo; tuturnya, menambahkan.&#13;
&#13;
Selain itu, Prabowo menilai Indonesia memperoleh keuntungan signifikan dari kesepakatan ini. Sebanyak 1.819 komoditas strategis nasional, seperti kopi dan minyak sawit, mendapatkan tarif nol persen.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam perjanjian ini, ada 1.819 komoditas kita yang tarifnya nol persen. Tentu ini menguntungkan,&amp;rdquo; kata dia.&#13;
&#13;
Terkait kemungkinan Indonesia mengikuti langkah Malaysia yang membatalkan perjanjian dagang dengan AS, Prabowo menegaskan pemerintah akan bersikap rasional dan mengutamakan keuntungan nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita pasti mencari yang menguntungkan, bukan sebaliknya,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengorbankan kepentingan nasional dalam setiap kebijakan, termasuk dalam perjanjian dagang Indonesia&amp;ndash;Amerika Serikat melalui Agreement on Reciprocal Trade (ART). Penegasan itu disampaikan terkait keputusan penurunan tarif dari 32 persen menjadi 19 persen yang telah melalui pertimbangan matang pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saudara harus percaya bahwa saya mengutamakan kepentingan nasional Indonesia. Jika saya menilai kepentingan nasional kita terancam oleh perjanjian apa pun, maka kita bisa meninggalkannya,&amp;rdquo; ujar Prabowo, Minggu (22/3/2026).&#13;
&#13;
Ia juga menegaskan bahwa Indonesia mendapatkan perlakuan khusus dari Presiden AS, Donald Trump. Pemerintah, kata dia, tetap memiliki ruang untuk melakukan negosiasi jika perjanjian dinilai merugikan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam perjanjian kemarin, kita sepakat bahwa jika ada hal-hal yang belum berkenan bagi kedua pihak atau bertentangan dengan kepentingan kita, maka akan dibuat klausul penyesuaian,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Prabowo menyebut keistimewaan tersebut tidak dimiliki negara lain dalam perjanjian serupa dengan Amerika Serikat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setahu saya, klausul seperti ini tidak ada dalam perjanjian dengan negara lain,&amp;rdquo; tuturnya, menambahkan.&#13;
&#13;
Selain itu, Prabowo menilai Indonesia memperoleh keuntungan signifikan dari kesepakatan ini. Sebanyak 1.819 komoditas strategis nasional, seperti kopi dan minyak sawit, mendapatkan tarif nol persen.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam perjanjian ini, ada 1.819 komoditas kita yang tarifnya nol persen. Tentu ini menguntungkan,&amp;rdquo; kata dia.&#13;
&#13;
Terkait kemungkinan Indonesia mengikuti langkah Malaysia yang membatalkan perjanjian dagang dengan AS, Prabowo menegaskan pemerintah akan bersikap rasional dan mengutamakan keuntungan nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita pasti mencari yang menguntungkan, bukan sebaliknya,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
