<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Ungkap Strategi Ekonomi RI 8 Persen dari MBG hingga Satu Juta Rumah</title><description>Prabowo menyoroti besarnya dampak program MBG terhadap penyerapan tenaga kerja&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/22/320/3208337/prabowo-ungkap-strategi-ekonomi-ri-8-persen-dari-mbg-hingga-satu-juta-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/03/22/320/3208337/prabowo-ungkap-strategi-ekonomi-ri-8-persen-dari-mbg-hingga-satu-juta-rumah"/><item><title>Prabowo Ungkap Strategi Ekonomi RI 8 Persen dari MBG hingga Satu Juta Rumah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/22/320/3208337/prabowo-ungkap-strategi-ekonomi-ri-8-persen-dari-mbg-hingga-satu-juta-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/03/22/320/3208337/prabowo-ungkap-strategi-ekonomi-ri-8-persen-dari-mbg-hingga-satu-juta-rumah</guid><pubDate>Minggu 22 Maret 2026 20:36 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/22/320/3208337/prabowo-I9Xo_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tembus 8 persen. (Foto: Okezone.com/Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/22/320/3208337/prabowo-I9Xo_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tembus 8 persen. (Foto: Okezone.com/Setpres)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tembus 8 persen. Salah satu strateginya adalah menciptakan banyak lapangan kerja.&#13;
&#13;
Berbagai inisiatif telah dilakukan untuk menciptakan lapangan kerja, mencakup Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, hingga program pembangunan satu juta rumah.&#13;
&#13;
Prabowo menyoroti besarnya dampak program MBG terhadap penyerapan tenaga kerja. Ia menyebutkan bahwa pada puncaknya, program ini akan memiliki sekitar 30 ribu dapur yang masing-masing mempekerjakan 50 orang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu sudah 1,5 juta,&amp;rdquo; ujarnya, Minggu (22/3/2026).&#13;
&#13;
Tak hanya itu, setiap dapur juga akan melibatkan rantai pasok dari para vendor bahan pangan yang diperkirakan menyerap tambahan hingga 1,5 juta tenaga kerja lagi.&#13;
&#13;
Selain MBG, pemerintah juga mengandalkan Koperasi Desa Merah Putih sebagai penggerak ekonomi desa. Dengan target 80 ribu koperasi yang masing-masing mempekerjakan sekitar 18 orang, program ini berpotensi menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja baru.&#13;
&#13;
Di sektor kelautan, Kampung Nelayan Merah Putih difokuskan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan. Pemerintah menargetkan pembangunan hingga 1.100 kampung nelayan pada 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita bikin pilot project di Biak, penghasilan nelayan itu naik rata-rata 60 persen sampai 80 persen,&amp;rdquo; kata Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Prabowo juga menegaskan bahwa program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.&#13;
&#13;
Sementara itu, program pembangunan satu juta rumah disebut menjadi salah satu motor terbesar penciptaan lapangan kerja.&#13;
&#13;
Setiap unit rumah diperkirakan melibatkan lima pekerja, sehingga totalnya bisa menyerap hingga 5 juta tenaga kerja, belum termasuk efek berantai dari industri pendukung seperti bahan bangunan dan utilitas.&#13;
&#13;
Prabowo optimistis, kombinasi dari seluruh program tersebut akan menjadi lokomotif ekonomi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya yakin ketika ini berjalan, itu akan lebih dari 8 persen,&amp;rdquo; pungkasnya&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tembus 8 persen. Salah satu strateginya adalah menciptakan banyak lapangan kerja.&#13;
&#13;
Berbagai inisiatif telah dilakukan untuk menciptakan lapangan kerja, mencakup Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, hingga program pembangunan satu juta rumah.&#13;
&#13;
Prabowo menyoroti besarnya dampak program MBG terhadap penyerapan tenaga kerja. Ia menyebutkan bahwa pada puncaknya, program ini akan memiliki sekitar 30 ribu dapur yang masing-masing mempekerjakan 50 orang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu sudah 1,5 juta,&amp;rdquo; ujarnya, Minggu (22/3/2026).&#13;
&#13;
Tak hanya itu, setiap dapur juga akan melibatkan rantai pasok dari para vendor bahan pangan yang diperkirakan menyerap tambahan hingga 1,5 juta tenaga kerja lagi.&#13;
&#13;
Selain MBG, pemerintah juga mengandalkan Koperasi Desa Merah Putih sebagai penggerak ekonomi desa. Dengan target 80 ribu koperasi yang masing-masing mempekerjakan sekitar 18 orang, program ini berpotensi menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja baru.&#13;
&#13;
Di sektor kelautan, Kampung Nelayan Merah Putih difokuskan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan. Pemerintah menargetkan pembangunan hingga 1.100 kampung nelayan pada 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita bikin pilot project di Biak, penghasilan nelayan itu naik rata-rata 60 persen sampai 80 persen,&amp;rdquo; kata Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Prabowo juga menegaskan bahwa program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.&#13;
&#13;
Sementara itu, program pembangunan satu juta rumah disebut menjadi salah satu motor terbesar penciptaan lapangan kerja.&#13;
&#13;
Setiap unit rumah diperkirakan melibatkan lima pekerja, sehingga totalnya bisa menyerap hingga 5 juta tenaga kerja, belum termasuk efek berantai dari industri pendukung seperti bahan bangunan dan utilitas.&#13;
&#13;
Prabowo optimistis, kombinasi dari seluruh program tersebut akan menjadi lokomotif ekonomi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya yakin ketika ini berjalan, itu akan lebih dari 8 persen,&amp;rdquo; pungkasnya&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
