<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Siapkan Kebijakan Energi dan Stimulus Ekonomi</title><description>Pemerintahan Prabowo Subianto menyiapkan rencana kebijakan energi dan rencana stimulus ekonomi.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/25/320/3208670/prabowo-siapkan-kebijakan-energi-dan-stimulus-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/03/25/320/3208670/prabowo-siapkan-kebijakan-energi-dan-stimulus-ekonomi"/><item><title>Prabowo Siapkan Kebijakan Energi dan Stimulus Ekonomi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/25/320/3208670/prabowo-siapkan-kebijakan-energi-dan-stimulus-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/03/25/320/3208670/prabowo-siapkan-kebijakan-energi-dan-stimulus-ekonomi</guid><pubDate>Rabu 25 Maret 2026 12:28 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/25/320/3208670/prabowo_subianto-XcuK_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabowo Siapkan Kebijakan Energi dan Stimulus Ekonomi (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/25/320/3208670/prabowo_subianto-XcuK_large.jpg</image><title>Prabowo Siapkan Kebijakan Energi dan Stimulus Ekonomi (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintahan Prabowo Subianto menyiapkan rencana kebijakan energi dan rencana stimulus ekonomi. Hal ini terungkap saat rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga dipimpin oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara daring.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rapat tersebut membahas sejumlah rencana kebijakan terkait penyesuaian sektor energi guna menjaga stabilitas dan keberlanjutan ekonomi serta beberapa rencana kebijakan stimulus ekonomi,&amp;quot; ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (25/3/2026).&#13;
&#13;
Dalam pertemuan tersebut, berbagai pandangan strategis disampaikan sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan.&#13;
&#13;
Turut hadir dalam rapat tersebut, yaitu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu&amp;#39;ti serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.&#13;
&#13;
Sebelumnya, dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (19/3), Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari beberapa menteri mengenai antisipasi pemerintah menjaga ketahanan energi nasional, khususnya di tengah ancaman krisis minyak imbas perang di negara-negara Teluk, Timur Tengah.&#13;
&#13;
Presiden menginstruksikan agar efisiensi difokuskan pada beberapa sektor spesifik guna menjaga stabilitas dan ketahanan energi dalam negeri.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam rapat itu, Presiden menerima laporan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.&#13;
&#13;
Langkah-langkah efisiensi yang diambil oleh Presiden merupakan strategi untuk memastikan keberlanjutan pasokan energi nasional sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.&#13;
&#13;
&amp;quot;Melalui koordinasi lintas kementerian, pemerintah berupaya memastikan kebijakan penghematan energi dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat,&amp;quot; demikian siaran resmi Sekretariat Presiden.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintahan Prabowo Subianto menyiapkan rencana kebijakan energi dan rencana stimulus ekonomi. Hal ini terungkap saat rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga dipimpin oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara daring.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rapat tersebut membahas sejumlah rencana kebijakan terkait penyesuaian sektor energi guna menjaga stabilitas dan keberlanjutan ekonomi serta beberapa rencana kebijakan stimulus ekonomi,&amp;quot; ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (25/3/2026).&#13;
&#13;
Dalam pertemuan tersebut, berbagai pandangan strategis disampaikan sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan.&#13;
&#13;
Turut hadir dalam rapat tersebut, yaitu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu&amp;#39;ti serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.&#13;
&#13;
Sebelumnya, dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (19/3), Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari beberapa menteri mengenai antisipasi pemerintah menjaga ketahanan energi nasional, khususnya di tengah ancaman krisis minyak imbas perang di negara-negara Teluk, Timur Tengah.&#13;
&#13;
Presiden menginstruksikan agar efisiensi difokuskan pada beberapa sektor spesifik guna menjaga stabilitas dan ketahanan energi dalam negeri.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam rapat itu, Presiden menerima laporan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.&#13;
&#13;
Langkah-langkah efisiensi yang diambil oleh Presiden merupakan strategi untuk memastikan keberlanjutan pasokan energi nasional sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.&#13;
&#13;
&amp;quot;Melalui koordinasi lintas kementerian, pemerintah berupaya memastikan kebijakan penghematan energi dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat,&amp;quot; demikian siaran resmi Sekretariat Presiden.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
