<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jumlah Bank dengan Modal Inti Rp70 Triliun Akan Bertambah, Ini Bocorannya</title><description>OJK optimistis kelompok bank dengan modal inti (KBMI) 4 akan segera menambah anggota baru. Modal inti Rp70 triliun.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/26/320/3208847/jumlah-bank-dengan-modal-inti-rp70-triliun-akan-bertambah-ini-bocorannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/03/26/320/3208847/jumlah-bank-dengan-modal-inti-rp70-triliun-akan-bertambah-ini-bocorannya"/><item><title>Jumlah Bank dengan Modal Inti Rp70 Triliun Akan Bertambah, Ini Bocorannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/26/320/3208847/jumlah-bank-dengan-modal-inti-rp70-triliun-akan-bertambah-ini-bocorannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/03/26/320/3208847/jumlah-bank-dengan-modal-inti-rp70-triliun-akan-bertambah-ini-bocorannya</guid><pubDate>Kamis 26 Maret 2026 10:59 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/26/320/3208847/ojk-Kj2O_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jumlah Bank dengan Modal Inti Rp70 Triliun Akan Bertambah, Ini Bocorannya (Foto: Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/26/320/3208847/ojk-Kj2O_large.jpg</image><title>Jumlah Bank dengan Modal Inti Rp70 Triliun Akan Bertambah, Ini Bocorannya (Foto: Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis kelompok bank dengan modal inti (KBMI) 4 akan segera menambah anggota baru di tengah tekanan ketidakpastian ekonomi global. OJK tidak mengubah targetnya meski industri perbankan saat ini menghadapi tantangan yang cukup berat.&#13;
&#13;
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, pihaknya terus memantau beberapa bank di kategori KBMI 3 yang berpotensi besar masuk ke kasta tertinggi perbankan pada tahun 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurutnya, kenaikan kelas ini penting agar bank menjadi lebih berkelanjutan (sustain) dan mampu mengakselerasi roda ekonomi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mungkin tahun ini, kalau saya perkirakan sekitar dua atau tiga (bank yang naik kelas menjadi KBMI 4),&amp;rdquo; kata Dian saat ditemui di Mahkamah Agung, Rabu (25/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Dian, OJK memberikan perhatian khusus pada bank-bank yang posisi modal intinya sudah mendekati ambang batas minimum KBMI 4, yakni sebesar Rp70 triliun. Sebagai informasi, saat ini KBMI 3 diisi oleh bank dengan modal inti antara Rp14 triliun hingga Rp70 triliun.&#13;
&#13;
Setelah ditelusuri, terdapat lima bank di KBMI 3 dengan posisi modal inti tertinggi, antara lain Panin Bank Rp53,55 triliun, CIMB Niaga Rp52,63 triliun, Bank Danamon Rp50,17 triliun, Bank Syariah Indonesia (BSI) Rp48,11 triliun dan Bank SMBC Indonesia (BTPN) Rp44,03 triliun.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis kelompok bank dengan modal inti (KBMI) 4 akan segera menambah anggota baru di tengah tekanan ketidakpastian ekonomi global. OJK tidak mengubah targetnya meski industri perbankan saat ini menghadapi tantangan yang cukup berat.&#13;
&#13;
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, pihaknya terus memantau beberapa bank di kategori KBMI 3 yang berpotensi besar masuk ke kasta tertinggi perbankan pada tahun 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurutnya, kenaikan kelas ini penting agar bank menjadi lebih berkelanjutan (sustain) dan mampu mengakselerasi roda ekonomi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mungkin tahun ini, kalau saya perkirakan sekitar dua atau tiga (bank yang naik kelas menjadi KBMI 4),&amp;rdquo; kata Dian saat ditemui di Mahkamah Agung, Rabu (25/3/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Dian, OJK memberikan perhatian khusus pada bank-bank yang posisi modal intinya sudah mendekati ambang batas minimum KBMI 4, yakni sebesar Rp70 triliun. Sebagai informasi, saat ini KBMI 3 diisi oleh bank dengan modal inti antara Rp14 triliun hingga Rp70 triliun.&#13;
&#13;
Setelah ditelusuri, terdapat lima bank di KBMI 3 dengan posisi modal inti tertinggi, antara lain Panin Bank Rp53,55 triliun, CIMB Niaga Rp52,63 triliun, Bank Danamon Rp50,17 triliun, Bank Syariah Indonesia (BSI) Rp48,11 triliun dan Bank SMBC Indonesia (BTPN) Rp44,03 triliun.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
