<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahlil Imbau Masyarakat Bijak Gunakan BBM di Tengah Krisis Global</title><description>Masyarakat diharapkan berhemat dalam mengonsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM).&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/27/320/3208995/bahlil-imbau-masyarakat-bijak-gunakan-bbm-di-tengah-krisis-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/03/27/320/3208995/bahlil-imbau-masyarakat-bijak-gunakan-bbm-di-tengah-krisis-global"/><item><title>Bahlil Imbau Masyarakat Bijak Gunakan BBM di Tengah Krisis Global</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/27/320/3208995/bahlil-imbau-masyarakat-bijak-gunakan-bbm-di-tengah-krisis-global</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/03/27/320/3208995/bahlil-imbau-masyarakat-bijak-gunakan-bbm-di-tengah-krisis-global</guid><pubDate>Jum'at 27 Maret 2026 08:02 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/27/320/3208995/bahlil-ydDL_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat untuk bijaksana menyikapi krisis global. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/27/320/3208995/bahlil-ydDL_large.jpg</image><title>Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat untuk bijaksana menyikapi krisis global. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat untuk bijaksana menyikapi krisis global. Masyarakat diharapkan berhemat dalam mengonsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya ingin menyampaikan bahwa tolong kita memakai energi dengan bijak. Tolong, SPBU ini bukan untuk industri,&amp;quot; ujar Bahlil usai meninjau ketersediaan BBM di salah satu SPBU di Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2026).&#13;
&#13;
Dirinya meminta masyarakat bijaksana dalam mengonsumsi BBM. Ia juga meminta masyarakat tidak melakukan panic buying.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau satu hari katakanlah cukup, contoh ya, cukup 30 liter, 40 liter, ya cukup. Tidak usah ada rasa panic buying. Tidak perlu ada. Jadi, pakailah dengan secukupnya,&amp;quot; kata Bahlil.&#13;
&#13;
Bahlil pun meminta masyarakat tidak memanfaatkan situasi dengan menjual BBM dan mematok harga tinggi. Ia memastikan akan terus mengawasi ketersediaan BBM di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan sampai masih ada yang mengantre di SPBU-SPBU, mobil-mobil truk, padahal isinya bukan untuk mengangkut, tetapi setelah itu diantri, lalu dijual lagi. Ya, ini saya tinjau terus di lapangan,&amp;quot; kata Bahlil.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya mohon dalam kondisi seperti ini, saudara-saudara saya sebangsa dan setanah air, kita harus sama-sama bijak untuk menghadapi krisis global yang ada,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat untuk bijaksana menyikapi krisis global. Masyarakat diharapkan berhemat dalam mengonsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya ingin menyampaikan bahwa tolong kita memakai energi dengan bijak. Tolong, SPBU ini bukan untuk industri,&amp;quot; ujar Bahlil usai meninjau ketersediaan BBM di salah satu SPBU di Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2026).&#13;
&#13;
Dirinya meminta masyarakat bijaksana dalam mengonsumsi BBM. Ia juga meminta masyarakat tidak melakukan panic buying.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau satu hari katakanlah cukup, contoh ya, cukup 30 liter, 40 liter, ya cukup. Tidak usah ada rasa panic buying. Tidak perlu ada. Jadi, pakailah dengan secukupnya,&amp;quot; kata Bahlil.&#13;
&#13;
Bahlil pun meminta masyarakat tidak memanfaatkan situasi dengan menjual BBM dan mematok harga tinggi. Ia memastikan akan terus mengawasi ketersediaan BBM di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan sampai masih ada yang mengantre di SPBU-SPBU, mobil-mobil truk, padahal isinya bukan untuk mengangkut, tetapi setelah itu diantri, lalu dijual lagi. Ya, ini saya tinjau terus di lapangan,&amp;quot; kata Bahlil.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya mohon dalam kondisi seperti ini, saudara-saudara saya sebangsa dan setanah air, kita harus sama-sama bijak untuk menghadapi krisis global yang ada,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
