<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Perkuat Jejaring Industri Maritim di Asia Pacific Maritime 2026</title><description>APM membahas perkembangan industri pembangunan kapal, workboat, sektor lepas pantai, serta teknologi maritim, termasuk sistem kelautan berbasis listrik dan hibrida.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/28/320/3209253/ri-perkuat-jejaring-industri-maritim-di-asia-pacific-maritime-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/03/28/320/3209253/ri-perkuat-jejaring-industri-maritim-di-asia-pacific-maritime-2026"/><item><title>RI Perkuat Jejaring Industri Maritim di Asia Pacific Maritime 2026</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/28/320/3209253/ri-perkuat-jejaring-industri-maritim-di-asia-pacific-maritime-2026</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/03/28/320/3209253/ri-perkuat-jejaring-industri-maritim-di-asia-pacific-maritime-2026</guid><pubDate>Sabtu 28 Maret 2026 20:02 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/28/320/3209253/apm-B580_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Asia Pacific Maritime (APM) 2026 resmi digelar di Singapura. (Foto: Okezone.com/BKI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/28/320/3209253/apm-B580_large.jpg</image><title> Asia Pacific Maritime (APM) 2026 resmi digelar di Singapura. (Foto: Okezone.com/BKI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Asia Pacific Maritime (APM) 2026 resmi digelar di Singapura. Ajang ini menjadi salah satu forum maritim terkemuka di Asia yang mempertemukan pelaku industri dari berbagai negara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
APM membahas perkembangan industri pembangunan kapal, workboat, sektor lepas pantai, serta teknologi maritim, termasuk sistem kelautan berbasis listrik dan hibrida.&#13;
&#13;
Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), R. Benny Susanto, menyoroti pentingnya forum ini sebagai momentum untuk memperluas jejaring kerja sama dan berinteraksi langsung dengan berbagai pemangku kepentingan industri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini menjadi kesempatan untuk bertemu pelaku usaha perkapalan, sektor lepas pantai, serta pengembang teknologi kelautan, sekaligus memperkuat sinergi industri nasional di tingkat internasional,&amp;quot; ujar Benny Sabtu (28/3/2026).&#13;
&#13;
Dalam rangkaian kegiatan, delegasi Indonesia juga mengunjungi sejumlah booth peserta pameran, termasuk Indonesian National Shipowner&amp;rsquo;s Association (INSA) dan Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Beberapa delegasi bahkan melakukan kunjungan ke perusahaan global yang memproduksi mesin kelautan, sebagai bagian dari penjajakan kerja sama dan pertukaran informasi.&#13;
&#13;
Melalui keikutsertaan dalam APM 2026, Benny menegaskan bahwa Indonesia ingin terus berperan aktif dalam perkembangan industri maritim global dan memperluas perannya di ekosistem maritim internasional.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Asia Pacific Maritime (APM) 2026 resmi digelar di Singapura. Ajang ini menjadi salah satu forum maritim terkemuka di Asia yang mempertemukan pelaku industri dari berbagai negara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
APM membahas perkembangan industri pembangunan kapal, workboat, sektor lepas pantai, serta teknologi maritim, termasuk sistem kelautan berbasis listrik dan hibrida.&#13;
&#13;
Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), R. Benny Susanto, menyoroti pentingnya forum ini sebagai momentum untuk memperluas jejaring kerja sama dan berinteraksi langsung dengan berbagai pemangku kepentingan industri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini menjadi kesempatan untuk bertemu pelaku usaha perkapalan, sektor lepas pantai, serta pengembang teknologi kelautan, sekaligus memperkuat sinergi industri nasional di tingkat internasional,&amp;quot; ujar Benny Sabtu (28/3/2026).&#13;
&#13;
Dalam rangkaian kegiatan, delegasi Indonesia juga mengunjungi sejumlah booth peserta pameran, termasuk Indonesian National Shipowner&amp;rsquo;s Association (INSA) dan Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Beberapa delegasi bahkan melakukan kunjungan ke perusahaan global yang memproduksi mesin kelautan, sebagai bagian dari penjajakan kerja sama dan pertukaran informasi.&#13;
&#13;
Melalui keikutsertaan dalam APM 2026, Benny menegaskan bahwa Indonesia ingin terus berperan aktif dalam perkembangan industri maritim global dan memperluas perannya di ekosistem maritim internasional.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
