<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub Evaluasi Macet Ketapang&amp;ndash;Gilimanuk: Penyesuaian Kapasitas Kapal</title><description>Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan kemacetan signifikan yang terjadi di lintas penyeberangan Ketapang??&quot;Gilimanuk selama periode Lebaran 2026 akan menjadi poin evaluasi krusial.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/30/320/3209561/menhub-evaluasi-macet-ketapang-ndash-gilimanuk-penyesuaian-kapasitas-kapal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/03/30/320/3209561/menhub-evaluasi-macet-ketapang-ndash-gilimanuk-penyesuaian-kapasitas-kapal"/><item><title>Menhub Evaluasi Macet Ketapang&amp;ndash;Gilimanuk: Penyesuaian Kapasitas Kapal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/03/30/320/3209561/menhub-evaluasi-macet-ketapang-ndash-gilimanuk-penyesuaian-kapasitas-kapal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/03/30/320/3209561/menhub-evaluasi-macet-ketapang-ndash-gilimanuk-penyesuaian-kapasitas-kapal</guid><pubDate>Senin 30 Maret 2026 14:42 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/03/30/320/3209561/menhub_dudy-kwR7_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Menhub Dudy (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/03/30/320/3209561/menhub_dudy-kwR7_large.png</image><title>Menhub Dudy (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan kemacetan signifikan yang terjadi di lintas penyeberangan Ketapang&amp;ndash;Gilimanuk selama periode Lebaran 2026 akan menjadi poin evaluasi krusial.&#13;
&#13;
Pemerintah telah memetakan sejumlah langkah perbaikan, mulai dari penguatan regulasi hingga kesiapan infrastruktur di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Oh tentunya itu menjadi sebuah bahan evaluasi dalam pelaksanaan ke depan,&amp;rdquo; ujar Dudy dalam konferensi pers Penutupan Posko Pusat Angkutan Lebaran 2026 di Jakarta, Senin (30/3/2026).&#13;
&#13;
Untuk mencegah penumpukan kendaraan di masa mendatang, Menhub mengidentifikasi tiga fokus utama perbaikan. Pertama, memperkuat penerapan Surat Keputusan Bersama (SKB) agar implementasinya di lapangan lebih sinkron.&#13;
&#13;
Kemudian menyiapkan kantong parkir yang memadai untuk mengatur ritme kendaraan sebelum masuk ke area pelabuhan. Terakhir meminta operator kapal untuk menyesuaikan ukuran armada guna mempercepat proses angkut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami sudah bisa memetakan beberapa hal seperti misalnya konsistensi dari pemberlakuan SKB, kemudian juga menyiapkan buffer zone yang memadai sehingga bisa mengatur flow dari kendaraan-kendaraan yang akan memasuki pelabuhan. Dan yang terakhir kami juga mempertimbangkan dan juga akan meminta kepada operator untuk mengganti ukuran dari kapal yang melayani penyeberangan,&amp;rdquo; jelas Dudy.&#13;
&#13;
Evaluasi ini menjadi sangat relevan mengingat pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 tercatat sangat tinggi. Total pemudik mencapai 147,55 juta orang, naik 2,53 persen dari proyeksi awal.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sektor angkutan umum secara keseluruhan juga mengalami pertumbuhan sebesar 10,87 persen menjadi 23,54 juta penumpang.&#13;
&#13;
Menhub berharap serangkaian langkah mitigasi ini dapat diimplementasikan dengan baik pada musim mudik berikutnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Harapannya bahwa dengan perbaikan-perbaikan tersebut kita bisa melakukan pelayanan yang lebih baik,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan kemacetan signifikan yang terjadi di lintas penyeberangan Ketapang&amp;ndash;Gilimanuk selama periode Lebaran 2026 akan menjadi poin evaluasi krusial.&#13;
&#13;
Pemerintah telah memetakan sejumlah langkah perbaikan, mulai dari penguatan regulasi hingga kesiapan infrastruktur di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Oh tentunya itu menjadi sebuah bahan evaluasi dalam pelaksanaan ke depan,&amp;rdquo; ujar Dudy dalam konferensi pers Penutupan Posko Pusat Angkutan Lebaran 2026 di Jakarta, Senin (30/3/2026).&#13;
&#13;
Untuk mencegah penumpukan kendaraan di masa mendatang, Menhub mengidentifikasi tiga fokus utama perbaikan. Pertama, memperkuat penerapan Surat Keputusan Bersama (SKB) agar implementasinya di lapangan lebih sinkron.&#13;
&#13;
Kemudian menyiapkan kantong parkir yang memadai untuk mengatur ritme kendaraan sebelum masuk ke area pelabuhan. Terakhir meminta operator kapal untuk menyesuaikan ukuran armada guna mempercepat proses angkut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami sudah bisa memetakan beberapa hal seperti misalnya konsistensi dari pemberlakuan SKB, kemudian juga menyiapkan buffer zone yang memadai sehingga bisa mengatur flow dari kendaraan-kendaraan yang akan memasuki pelabuhan. Dan yang terakhir kami juga mempertimbangkan dan juga akan meminta kepada operator untuk mengganti ukuran dari kapal yang melayani penyeberangan,&amp;rdquo; jelas Dudy.&#13;
&#13;
Evaluasi ini menjadi sangat relevan mengingat pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 tercatat sangat tinggi. Total pemudik mencapai 147,55 juta orang, naik 2,53 persen dari proyeksi awal.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sektor angkutan umum secara keseluruhan juga mengalami pertumbuhan sebesar 10,87 persen menjadi 23,54 juta penumpang.&#13;
&#13;
Menhub berharap serangkaian langkah mitigasi ini dapat diimplementasikan dengan baik pada musim mudik berikutnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Harapannya bahwa dengan perbaikan-perbaikan tersebut kita bisa melakukan pelayanan yang lebih baik,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
