<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PTPP Perkuat Transformasi dan Fondasi Keuangan di Tengah Tantangan Industri</title><description>PTPP terus memperkuat langkah transformasi bisnis dan fondasi keuangan Perseroan.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/03/11/3210412/ptpp-perkuat-transformasi-dan-fondasi-keuangan-di-tengah-tantangan-industri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/04/03/11/3210412/ptpp-perkuat-transformasi-dan-fondasi-keuangan-di-tengah-tantangan-industri"/><item><title>PTPP Perkuat Transformasi dan Fondasi Keuangan di Tengah Tantangan Industri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/03/11/3210412/ptpp-perkuat-transformasi-dan-fondasi-keuangan-di-tengah-tantangan-industri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/04/03/11/3210412/ptpp-perkuat-transformasi-dan-fondasi-keuangan-di-tengah-tantangan-industri</guid><pubDate>Jum'at 03 April 2026 14:38 WIB</pubDate><dc:creator>Agustina Wulandari </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/03/11/3210412/ptpp_perkuat_transformasi_dan_kinerja_keuangan_di_tengah_tantangan_industri-aP5E_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">PTPP perkuat transformasi dan kinerja keuangan di tengah tantangan industri. (Foto: dok PTPP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/03/11/3210412/ptpp_perkuat_transformasi_dan_kinerja_keuangan_di_tengah_tantangan_industri-aP5E_large.jpeg</image><title>PTPP perkuat transformasi dan kinerja keuangan di tengah tantangan industri. (Foto: dok PTPP)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT PP (Persero) Tbk (&amp;ldquo;PTPP&amp;rdquo;) terus memperkuat langkah transformasi bisnis dan&amp;nbsp;fondasi keuangan Perseroan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan kinerja jangka panjang di&amp;nbsp;tengah dinamika industri konstruksi nasional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta dorongan untuk menghadirkan laporan&amp;nbsp; keuangan yang transparan, akuntabel, dan mencerminkan kondisi secara wajar, Perseroan melakukan&amp;nbsp; penyempurnaan penyajian atas laporan keuangan tahun buku 2024.&#13;
&#13;
Langkah tersebut dilakukan&amp;nbsp;berdasarkan hasil penelaahan menyeluruh guna memastikan kesesuaian dengan standar akuntansi yang&amp;nbsp;berlaku serta prinsip Good Corporate Governance, termasuk pencadangan berdasarkan evaluasi atas proses&amp;nbsp;penyelesaian klaim sesuai mekanisme kontraktual.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, pada 2025 Perseroan juga melakukan langkah kehati-hatian melalui pengakuan&amp;nbsp;penurunan nilai (impairment) atas asset tertentu pada entitas anak, termasuk pembentukan cadangan&amp;nbsp;kerugian penurunan nilai (CKPN) atas piutang serta penyesuaian nilai persediaan, sebagai bagian dari&amp;nbsp;penguatan kualitas aset dan penerapan manajemen risiko yang lebih prudent.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Langkah-langkah ini merupakan bagian dari penerapan prinsip kehati-hatian, penguatan tata kelola&amp;nbsp;perusahaan, serta penyesuaian terhadap dinamika industri. Hal ini tidak mencerminkan adanya&amp;nbsp;permasalahan dalam pengelolaan operasional Perseroan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kebijakan tersebut memberikan tekanan terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada periode&amp;nbsp; pelaporan tahun 2025. Namun demikian, manajemen menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian&amp;nbsp; dari strategi Perseroan untuk memperkuat fundamental keuangan Perseroan dalam jangka panjang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Langkah ini juga merupakan bagian dari proses penataan dan penguatan struktur keuangan Perseroan&amp;nbsp;secara menyeluruh guna memastikan keberlanjutan usaha serta meningkatkan kualitas kinerja di masa&amp;nbsp;mendatang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo menyampaikan bahwa langkah ini sejalan dengan arah Danantara dalam merasionalisasi jumlah BUMN, termasuk inisiatif integrasi BUMN Karya guna memperkuat kapasitas&amp;nbsp; usaha dan meningkatkan stabilitas keuangan industri konstruksi nasional.&#13;
&#13;
Selain itu, Perseroan juga mengedepankan prinsip keterbukaan penuh dalam penyajian laporan keuangan sebagai fondasi penting&amp;nbsp;dalam melakukan bisnis konsolidasi tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penyajian kembali dan penyesuaian yang dilakukan Perseroan merupakan langkah yang terukur dan&amp;nbsp;berbasis prinsip kehati-hatian untuk memastikan laporan keuangan mencerminkan kondisi yang wajar dan&amp;nbsp;dapat dipertanggungjawabkan,&amp;quot; ujar Joko.&#13;
&#13;
Menurutnya, langkah ini bukan sekadar penyesuaian administratif, tetapi bagian dari upaya memperkuat fundamental&amp;nbsp;keuangan dan meningkatkan kualitas bisnis Perseroan secara menyeluruh. &amp;quot;Kami meyakini langkah ini menjadi fondasi penting agar PTPP dapat tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan&amp;nbsp;ke depan,&amp;rdquo; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ke depan, Perseroan akan secara konsisten mendorong perbaikan kinerja melalui sejumlah langkah strategis&amp;nbsp; yang terukur, antara lain:&amp;nbsp;&#13;
&#13;
- Fokus pada bisnis inti konstruksi serta melakukan divestasi pada aset-aset tertentu;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
- Penguatan arus kas operasional melalui percepatan pencairan piutang usaha guna menjaga cash&amp;nbsp; flow;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
- Partisipasi aktif dalam berbagai peluang proyek strategis, termasuk proyek pemerintah, BUMN, dan&amp;nbsp; sektor swasta yang prospektif;&#13;
&#13;
- Penerapan prinsip kehati-hatian dalam pemilihan proyek dan pengelolaan portofolio dengan&amp;nbsp;mengedepankan manajemen risiko.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dengan langkah-langkah tersebut, Perseroan optimis dapat memperkuat posisi keuangan serta&amp;nbsp;meningkatkan kinerja secara berkelanjutan di masa mendatang. Perseroan akan terus menyampaikan&amp;nbsp;perkembangan informasi secara transparan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT PP (Persero) Tbk (&amp;ldquo;PTPP&amp;rdquo;) terus memperkuat langkah transformasi bisnis dan&amp;nbsp;fondasi keuangan Perseroan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan kinerja jangka panjang di&amp;nbsp;tengah dinamika industri konstruksi nasional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik serta dorongan untuk menghadirkan laporan&amp;nbsp; keuangan yang transparan, akuntabel, dan mencerminkan kondisi secara wajar, Perseroan melakukan&amp;nbsp; penyempurnaan penyajian atas laporan keuangan tahun buku 2024.&#13;
&#13;
Langkah tersebut dilakukan&amp;nbsp;berdasarkan hasil penelaahan menyeluruh guna memastikan kesesuaian dengan standar akuntansi yang&amp;nbsp;berlaku serta prinsip Good Corporate Governance, termasuk pencadangan berdasarkan evaluasi atas proses&amp;nbsp;penyelesaian klaim sesuai mekanisme kontraktual.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selain itu, pada 2025 Perseroan juga melakukan langkah kehati-hatian melalui pengakuan&amp;nbsp;penurunan nilai (impairment) atas asset tertentu pada entitas anak, termasuk pembentukan cadangan&amp;nbsp;kerugian penurunan nilai (CKPN) atas piutang serta penyesuaian nilai persediaan, sebagai bagian dari&amp;nbsp;penguatan kualitas aset dan penerapan manajemen risiko yang lebih prudent.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Langkah-langkah ini merupakan bagian dari penerapan prinsip kehati-hatian, penguatan tata kelola&amp;nbsp;perusahaan, serta penyesuaian terhadap dinamika industri. Hal ini tidak mencerminkan adanya&amp;nbsp;permasalahan dalam pengelolaan operasional Perseroan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kebijakan tersebut memberikan tekanan terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan pada periode&amp;nbsp; pelaporan tahun 2025. Namun demikian, manajemen menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian&amp;nbsp; dari strategi Perseroan untuk memperkuat fundamental keuangan Perseroan dalam jangka panjang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Langkah ini juga merupakan bagian dari proses penataan dan penguatan struktur keuangan Perseroan&amp;nbsp;secara menyeluruh guna memastikan keberlanjutan usaha serta meningkatkan kualitas kinerja di masa&amp;nbsp;mendatang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo menyampaikan bahwa langkah ini sejalan dengan arah Danantara dalam merasionalisasi jumlah BUMN, termasuk inisiatif integrasi BUMN Karya guna memperkuat kapasitas&amp;nbsp; usaha dan meningkatkan stabilitas keuangan industri konstruksi nasional.&#13;
&#13;
Selain itu, Perseroan juga mengedepankan prinsip keterbukaan penuh dalam penyajian laporan keuangan sebagai fondasi penting&amp;nbsp;dalam melakukan bisnis konsolidasi tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penyajian kembali dan penyesuaian yang dilakukan Perseroan merupakan langkah yang terukur dan&amp;nbsp;berbasis prinsip kehati-hatian untuk memastikan laporan keuangan mencerminkan kondisi yang wajar dan&amp;nbsp;dapat dipertanggungjawabkan,&amp;quot; ujar Joko.&#13;
&#13;
Menurutnya, langkah ini bukan sekadar penyesuaian administratif, tetapi bagian dari upaya memperkuat fundamental&amp;nbsp;keuangan dan meningkatkan kualitas bisnis Perseroan secara menyeluruh. &amp;quot;Kami meyakini langkah ini menjadi fondasi penting agar PTPP dapat tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan&amp;nbsp;ke depan,&amp;rdquo; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ke depan, Perseroan akan secara konsisten mendorong perbaikan kinerja melalui sejumlah langkah strategis&amp;nbsp; yang terukur, antara lain:&amp;nbsp;&#13;
&#13;
- Fokus pada bisnis inti konstruksi serta melakukan divestasi pada aset-aset tertentu;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
- Penguatan arus kas operasional melalui percepatan pencairan piutang usaha guna menjaga cash&amp;nbsp; flow;&amp;nbsp;&#13;
&#13;
- Partisipasi aktif dalam berbagai peluang proyek strategis, termasuk proyek pemerintah, BUMN, dan&amp;nbsp; sektor swasta yang prospektif;&#13;
&#13;
- Penerapan prinsip kehati-hatian dalam pemilihan proyek dan pengelolaan portofolio dengan&amp;nbsp;mengedepankan manajemen risiko.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dengan langkah-langkah tersebut, Perseroan optimis dapat memperkuat posisi keuangan serta&amp;nbsp;meningkatkan kinerja secara berkelanjutan di masa mendatang. Perseroan akan terus menyampaikan&amp;nbsp;perkembangan informasi secara transparan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
