<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Fakta Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga Juni 2026&amp;nbsp;</title><description>Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan tarif listrik PT PLN (Persero) pada triwulan II-2026 tidak naik.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/06/320/3210635/3-fakta-tarif-listrik-pln-tidak-naik-hingga-juni-2026-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/04/06/320/3210635/3-fakta-tarif-listrik-pln-tidak-naik-hingga-juni-2026-nbsp"/><item><title>3 Fakta Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga Juni 2026&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/06/320/3210635/3-fakta-tarif-listrik-pln-tidak-naik-hingga-juni-2026-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/04/06/320/3210635/3-fakta-tarif-listrik-pln-tidak-naik-hingga-juni-2026-nbsp</guid><pubDate>Senin 06 April 2026 09:00 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/05/320/3210635/listrik_pln-43LD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">3 Fakta Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga Juni 2026&amp;nbsp;(Foto: PLN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/05/320/3210635/listrik_pln-43LD_large.jpg</image><title>3 Fakta Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga Juni 2026&amp;nbsp;(Foto: PLN)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan tarif listrik PT PLN (Persero) pada triwulan II-2026 tidak naik. Dengan demikian, tarif listrik dari April hingga Juni 2026 tetap sama dibandingkan periode sebelumnya.&#13;
&#13;
Kebijakan tarif listrik tidak naik hingga Juni 2026 diambil sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjaga daya beli masyarakat serta mendukung daya saing industri nasional.&#13;
&#13;
Berikut ini Okezone rangkum tarif listrik PLN tidak naik hingga Juni 2026, Jakarta, Senin (6/4/2026):&#13;
&#13;
1. Tarif Listrik PLN Tidak Naik&#13;
&#13;
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno menjelaskan bahwa keputusan tarif listrik tidak naik tersebut telah melalui evaluasi menyeluruh terhadap parameter ekonomi makro sesuai ketentuan yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat tidak perlu cemas, karena Pemerintah telah menetapkan tarif listrik periode triwulan II tahun 2026 tetap. Penetapan ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara efisien dan bijak sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendukung ketahanan energi nasional,&amp;quot; ujar Tri.&#13;
&#13;
Penyesuaian tarif listrik bagi pelanggan nonsubsidi mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024, dengan evaluasi berkala setiap tiga bulan berdasarkan perubahan kurs, ICP, inflasi dan HBA.&#13;
&#13;
Untuk Triwulan II 2026, parameter yang digunakan merupakan realisasi periode November 2025 hingga Januari 2026, yaitu kurs Rp16.743,46 per dolar Amerika Serikat, ICP USD62,78 per barel, inflasi 0,22 persen, serta HBA USD70 per ton.&#13;
&#13;
Meskipun secara formula terdapat potensi perubahan tarif, Pemerintah memutuskan untuk mempertahankan tarif listrik guna menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global. Kebijakan ini juga berlaku bagi pelanggan bersubsidi yang tetap mendapatkan tarif tanpa perubahan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. PLN Jaga Pasokan Listrik&#13;
&#13;
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa PLN siap menjalankan kebijakan Pemerintah sekaligus memastikan keandalan pasokan listrik bagi seluruh pelanggan, khususnya di tengah dinamika dan ketidakpastian kondisi geopolitik global.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di tengah kondisi geopolitik global yang dinamis, kami mengapresiasi langkah Pemerintah yang tetap menjaga stabilitas tarif listrik pada triwulan II-2026. Kebijakan ini memberikan kepastian bagi masyarakat dan dunia usaha, serta menunjukkan kehadiran negara dalam menjaga daya beli dan daya saing nasional,&amp;rdquo; ujar Darmawan.&#13;
&#13;
Sebagai tulang punggung ketenagalistrikan nasional, lanjut Darmawan, PLN berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik dari hulu hingga hilir, serta memastikan layanan kelistrikan tetap optimal di seluruh wilayah Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;PLN siap mendukung penuh kebijakan Pemerintah dengan terus menjaga keandalan sistem dan memperluas akses listrik yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat, serta meningkatkan efisiensi operasional,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
3. Daftar Tarif Listrik PLN hingga Juni 2026&#13;
&#13;
Rincian Tarif Listrik 13 Golongan Pelanggan Nonsubsidi&#13;
&#13;
1. Golongan R-1/TR daya 900 VA, Rp1.352 per kWh&#13;
2. Golongan R-1/ TR daya 1.300 VA, Rp1.444,70 per kWh&#13;
3. Golongan R-1/ TR daya 2.200 VA, Rp1.444,70 per kWh&#13;
4. Golongan R-2/ TR daya 3.500-5.500 VA, Rp1.699,53 per kWh&#13;
5. Golongan R-3/ TR daya 6.600 VA ke atas, Rp1.699,53 per kWh&#13;
6. Golongan B-2/ TR daya 6.600 VA-200 kVA, Rp1.444,70 per kWh&#13;
7. Golongan B-3/ Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA, Rp1.114,74 per kWh&#13;
8. Golongan I-3/ TM daya di atas 200 kVA, Rp1.114,74 per kWh&#13;
9. Golongan I-4/ Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas, Rp996,74 per kWh&#13;
10. Golongan P-1/ TR daya 6.600 VA-200 kVA, Rp1.699,53 per kWh&#13;
11. Golongan P-2/ TM daya di atas 200 kVA, Rp1.522,88 per kWh&#13;
12. Golongan P-3/ TR untuk penerangan jalan umum, Rp1.699,53 per kWh&#13;
13. Golongan L/ TR, TM, TT, Rp1.644,52 per kWh&#13;
&#13;
Rincian Tarif Listrik 25 Golongan Pelanggan Subsidi&#13;
&#13;
Tarif listrik subsidi rumah tangga:&#13;
&#13;
Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp415 per kWh&#13;
Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp605 per kWh&#13;
&#13;
Tarif listrik keperluan rumah tangga:&#13;
&#13;
Golongan R-1/TR kecil daya 900 VA-RTM: Rp1.352 per kWh&#13;
Golongan R-1/TR kecil daya 1.300 VA: Rp1.444,70 per kWh&#13;
Golongan R-1/TR kecil daya 2.200 VA: Rp1.444,70 per kWh&#13;
Golongan R-2/TR menengah daya 3.500-5.500 VA: Rp1.699,53 per kWh&#13;
Golongan R-3/TR,TM besar daya di atas 6.600 VA: Rp1.699,53 per kWh&#13;
&#13;
Tarif listrik untuk keperluan bisnis:&#13;
&#13;
Golongan B-2/TR kecil daya 6.600 VA-200 kVA: Rp1.444,70 per kWh&#13;
Golongan B-3/TM,TT menengah daya di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh&#13;
&#13;
Tarif listrik keperluan industri:&#13;
&#13;
Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh&#13;
Golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA: Rp996,74 per kWh&#13;
&#13;
Tarif listrik keperluan fasilitas pemerintah dan penerangan jalanan umum:&#13;
&#13;
Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp1.699,53 per kWh&#13;
Golongan P-2/TM tegangan menengah daya di atas 200 kVA: Rp1.522,88 per kWh&#13;
Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum: Rp1.699,53 per kWh&#13;
Golongan L/TR, TM, TT daya pada berbagai tegangan: Rp1.644,52 per kWh&#13;
&#13;
Tarif listrik keperluan pelayanan sosial:&#13;
&#13;
Golongan S-1/TR daya 450 VA: Rp325 per kWh&#13;
Golongan S-1/TR daya 900 VA: Rp455 per kWh&#13;
Golongan S-1/TR daya 1.300 VA: Rp708 per kWh&#13;
Golongan S-1/TR daya 2.200 VA: Rp760 per kWh&#13;
Golongan S-1/TR daya 3.500 VA-200 kVA: Rp900 per kWh&#13;
Golongan S-2/TM daya lebih dari 200 kVA: Rp925 per kWh&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan tarif listrik PT PLN (Persero) pada triwulan II-2026 tidak naik. Dengan demikian, tarif listrik dari April hingga Juni 2026 tetap sama dibandingkan periode sebelumnya.&#13;
&#13;
Kebijakan tarif listrik tidak naik hingga Juni 2026 diambil sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjaga daya beli masyarakat serta mendukung daya saing industri nasional.&#13;
&#13;
Berikut ini Okezone rangkum tarif listrik PLN tidak naik hingga Juni 2026, Jakarta, Senin (6/4/2026):&#13;
&#13;
1. Tarif Listrik PLN Tidak Naik&#13;
&#13;
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno menjelaskan bahwa keputusan tarif listrik tidak naik tersebut telah melalui evaluasi menyeluruh terhadap parameter ekonomi makro sesuai ketentuan yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat tidak perlu cemas, karena Pemerintah telah menetapkan tarif listrik periode triwulan II tahun 2026 tetap. Penetapan ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara efisien dan bijak sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendukung ketahanan energi nasional,&amp;quot; ujar Tri.&#13;
&#13;
Penyesuaian tarif listrik bagi pelanggan nonsubsidi mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024, dengan evaluasi berkala setiap tiga bulan berdasarkan perubahan kurs, ICP, inflasi dan HBA.&#13;
&#13;
Untuk Triwulan II 2026, parameter yang digunakan merupakan realisasi periode November 2025 hingga Januari 2026, yaitu kurs Rp16.743,46 per dolar Amerika Serikat, ICP USD62,78 per barel, inflasi 0,22 persen, serta HBA USD70 per ton.&#13;
&#13;
Meskipun secara formula terdapat potensi perubahan tarif, Pemerintah memutuskan untuk mempertahankan tarif listrik guna menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global. Kebijakan ini juga berlaku bagi pelanggan bersubsidi yang tetap mendapatkan tarif tanpa perubahan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. PLN Jaga Pasokan Listrik&#13;
&#13;
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa PLN siap menjalankan kebijakan Pemerintah sekaligus memastikan keandalan pasokan listrik bagi seluruh pelanggan, khususnya di tengah dinamika dan ketidakpastian kondisi geopolitik global.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di tengah kondisi geopolitik global yang dinamis, kami mengapresiasi langkah Pemerintah yang tetap menjaga stabilitas tarif listrik pada triwulan II-2026. Kebijakan ini memberikan kepastian bagi masyarakat dan dunia usaha, serta menunjukkan kehadiran negara dalam menjaga daya beli dan daya saing nasional,&amp;rdquo; ujar Darmawan.&#13;
&#13;
Sebagai tulang punggung ketenagalistrikan nasional, lanjut Darmawan, PLN berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik dari hulu hingga hilir, serta memastikan layanan kelistrikan tetap optimal di seluruh wilayah Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;PLN siap mendukung penuh kebijakan Pemerintah dengan terus menjaga keandalan sistem dan memperluas akses listrik yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat, serta meningkatkan efisiensi operasional,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
3. Daftar Tarif Listrik PLN hingga Juni 2026&#13;
&#13;
Rincian Tarif Listrik 13 Golongan Pelanggan Nonsubsidi&#13;
&#13;
1. Golongan R-1/TR daya 900 VA, Rp1.352 per kWh&#13;
2. Golongan R-1/ TR daya 1.300 VA, Rp1.444,70 per kWh&#13;
3. Golongan R-1/ TR daya 2.200 VA, Rp1.444,70 per kWh&#13;
4. Golongan R-2/ TR daya 3.500-5.500 VA, Rp1.699,53 per kWh&#13;
5. Golongan R-3/ TR daya 6.600 VA ke atas, Rp1.699,53 per kWh&#13;
6. Golongan B-2/ TR daya 6.600 VA-200 kVA, Rp1.444,70 per kWh&#13;
7. Golongan B-3/ Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA, Rp1.114,74 per kWh&#13;
8. Golongan I-3/ TM daya di atas 200 kVA, Rp1.114,74 per kWh&#13;
9. Golongan I-4/ Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas, Rp996,74 per kWh&#13;
10. Golongan P-1/ TR daya 6.600 VA-200 kVA, Rp1.699,53 per kWh&#13;
11. Golongan P-2/ TM daya di atas 200 kVA, Rp1.522,88 per kWh&#13;
12. Golongan P-3/ TR untuk penerangan jalan umum, Rp1.699,53 per kWh&#13;
13. Golongan L/ TR, TM, TT, Rp1.644,52 per kWh&#13;
&#13;
Rincian Tarif Listrik 25 Golongan Pelanggan Subsidi&#13;
&#13;
Tarif listrik subsidi rumah tangga:&#13;
&#13;
Golongan R-1/TR daya 450 VA: Rp415 per kWh&#13;
Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp605 per kWh&#13;
&#13;
Tarif listrik keperluan rumah tangga:&#13;
&#13;
Golongan R-1/TR kecil daya 900 VA-RTM: Rp1.352 per kWh&#13;
Golongan R-1/TR kecil daya 1.300 VA: Rp1.444,70 per kWh&#13;
Golongan R-1/TR kecil daya 2.200 VA: Rp1.444,70 per kWh&#13;
Golongan R-2/TR menengah daya 3.500-5.500 VA: Rp1.699,53 per kWh&#13;
Golongan R-3/TR,TM besar daya di atas 6.600 VA: Rp1.699,53 per kWh&#13;
&#13;
Tarif listrik untuk keperluan bisnis:&#13;
&#13;
Golongan B-2/TR kecil daya 6.600 VA-200 kVA: Rp1.444,70 per kWh&#13;
Golongan B-3/TM,TT menengah daya di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh&#13;
&#13;
Tarif listrik keperluan industri:&#13;
&#13;
Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh&#13;
Golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA: Rp996,74 per kWh&#13;
&#13;
Tarif listrik keperluan fasilitas pemerintah dan penerangan jalanan umum:&#13;
&#13;
Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp1.699,53 per kWh&#13;
Golongan P-2/TM tegangan menengah daya di atas 200 kVA: Rp1.522,88 per kWh&#13;
Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum: Rp1.699,53 per kWh&#13;
Golongan L/TR, TM, TT daya pada berbagai tegangan: Rp1.644,52 per kWh&#13;
&#13;
Tarif listrik keperluan pelayanan sosial:&#13;
&#13;
Golongan S-1/TR daya 450 VA: Rp325 per kWh&#13;
Golongan S-1/TR daya 900 VA: Rp455 per kWh&#13;
Golongan S-1/TR daya 1.300 VA: Rp708 per kWh&#13;
Golongan S-1/TR daya 2.200 VA: Rp760 per kWh&#13;
Golongan S-1/TR daya 3.500 VA-200 kVA: Rp900 per kWh&#13;
Golongan S-2/TM daya lebih dari 200 kVA: Rp925 per kWh&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
