<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 12 Penerbangan Dialihkan dan 14 Tunggu Giliran Mendarat</title><description>Kondisi tersebut berdampak pada sejumlah pergerakan penerbangan, khususnya pada fase pendaratan.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/06/320/3210859/cuaca-ekstrem-di-bandara-soetta-12-penerbangan-dialihkan-dan-14-tunggu-giliran-mendarat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/04/06/320/3210859/cuaca-ekstrem-di-bandara-soetta-12-penerbangan-dialihkan-dan-14-tunggu-giliran-mendarat"/><item><title>Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 12 Penerbangan Dialihkan dan 14 Tunggu Giliran Mendarat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/06/320/3210859/cuaca-ekstrem-di-bandara-soetta-12-penerbangan-dialihkan-dan-14-tunggu-giliran-mendarat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/04/06/320/3210859/cuaca-ekstrem-di-bandara-soetta-12-penerbangan-dialihkan-dan-14-tunggu-giliran-mendarat</guid><pubDate>Senin 06 April 2026 18:37 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/06/320/3210859/bandara_soetta-nFbq_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PT Angkasa Pura Indonesia menginformasikan hujan lebat dengan intensitas tinggi yang disertai potensi windshear di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (Foto: Okezone.com/AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/06/320/3210859/bandara_soetta-nFbq_large.jpg</image><title>PT Angkasa Pura Indonesia menginformasikan hujan lebat dengan intensitas tinggi yang disertai potensi windshear di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (Foto: Okezone.com/AP)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Angkasa Pura Indonesia menginformasikan hujan lebat dengan intensitas tinggi yang disertai potensi windshear di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, siang ini. Kondisi tersebut berdampak pada sejumlah pergerakan penerbangan, khususnya pada fase pendaratan.&#13;
&#13;
Memperhatikan faktor keselamatan menyusul curah hujan tinggi, berdasarkan data dari Airport Operation Control Center (AOCC) tercatat sebanyak 12 penerbangan dialihkan (divert) ke bandara lain, 14 penerbangan melakukan prosedur holding, 13 penerbangan melakukan go-around, serta 1 penerbangan kembali ke apron (Return to Apron/RTA).&#13;
&#13;
Keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional. Koordinasi intensif terus dilakukan bersama AirNav Indonesia, maskapai, serta seluruh stakeholder terkait guna memastikan operasional penerbangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali di tengah cuaca yang kurang kondusif.&#13;
&#13;
Di sisi lain, seluruh fasilitas sisi udara seperti runway, taxiway, dan apron dipastikan berada dalam kondisi baik dan tetap dapat beroperasi normal tanpa adanya genangan yang mengganggu pergerakan pesawat.&#13;
&#13;
Cuaca ekstrem ini juga menyebabkan gangguan di satu titik atap area Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kondisi gangguan di satu titik atap tersebut berlangsung kurang lebih 5 menit. Petugas operasional bandara langsung melakukan penanganan, termasuk pembersihan dan pembatasan area terdampak, sehingga kondisi dapat segera dikendalikan. Saat ini area tersebut dalam kondisi bersih dan situasi telah kembali kondusif, dengan operasional bandara tetap berjalan lancar,&amp;rdquo; ujar Assistant Deputy Communication &amp;amp; Legal&#13;
KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, YudistiawanSelasa (6/4/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Personel bandara terus melakukan pengawasan 24 jam terhadap seluruh fasilitas termasuk infrastruktur bangunan. Jika terdeteksi kemungkinan gangguan, area sekitar akan disterilisasi dari penumpang dan pekerja untuk meminimalisir dampak.&#13;
&#13;
Sebagai langkah antisipasi, pengguna jasa bandara diimbau untuk selalu memantau perkembangan informasi jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai maupun layar informasi di bandara, serta datang lebih awal guna mengantisipasi kemungkinan penyesuaian jadwal akibat kondisi cuaca.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Angkasa Pura Indonesia menginformasikan hujan lebat dengan intensitas tinggi yang disertai potensi windshear di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, siang ini. Kondisi tersebut berdampak pada sejumlah pergerakan penerbangan, khususnya pada fase pendaratan.&#13;
&#13;
Memperhatikan faktor keselamatan menyusul curah hujan tinggi, berdasarkan data dari Airport Operation Control Center (AOCC) tercatat sebanyak 12 penerbangan dialihkan (divert) ke bandara lain, 14 penerbangan melakukan prosedur holding, 13 penerbangan melakukan go-around, serta 1 penerbangan kembali ke apron (Return to Apron/RTA).&#13;
&#13;
Keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional. Koordinasi intensif terus dilakukan bersama AirNav Indonesia, maskapai, serta seluruh stakeholder terkait guna memastikan operasional penerbangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali di tengah cuaca yang kurang kondusif.&#13;
&#13;
Di sisi lain, seluruh fasilitas sisi udara seperti runway, taxiway, dan apron dipastikan berada dalam kondisi baik dan tetap dapat beroperasi normal tanpa adanya genangan yang mengganggu pergerakan pesawat.&#13;
&#13;
Cuaca ekstrem ini juga menyebabkan gangguan di satu titik atap area Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kondisi gangguan di satu titik atap tersebut berlangsung kurang lebih 5 menit. Petugas operasional bandara langsung melakukan penanganan, termasuk pembersihan dan pembatasan area terdampak, sehingga kondisi dapat segera dikendalikan. Saat ini area tersebut dalam kondisi bersih dan situasi telah kembali kondusif, dengan operasional bandara tetap berjalan lancar,&amp;rdquo; ujar Assistant Deputy Communication &amp;amp; Legal&#13;
KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, YudistiawanSelasa (6/4/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Personel bandara terus melakukan pengawasan 24 jam terhadap seluruh fasilitas termasuk infrastruktur bangunan. Jika terdeteksi kemungkinan gangguan, area sekitar akan disterilisasi dari penumpang dan pekerja untuk meminimalisir dampak.&#13;
&#13;
Sebagai langkah antisipasi, pengguna jasa bandara diimbau untuk selalu memantau perkembangan informasi jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai maupun layar informasi di bandara, serta datang lebih awal guna mengantisipasi kemungkinan penyesuaian jadwal akibat kondisi cuaca.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
