<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kinerja Solid, PTPP Sukses Catatkan Kontrak Baru Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026</title><description>PTPP berhasil membukukan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp3,87 triliun hingga Februari 2026.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/07/11/3211011/kinerja-solid-ptpp-sukses-catatkan-kontrak-baru-rp3-87-triliun-hingga-februari-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/04/07/11/3211011/kinerja-solid-ptpp-sukses-catatkan-kontrak-baru-rp3-87-triliun-hingga-februari-2026"/><item><title>Kinerja Solid, PTPP Sukses Catatkan Kontrak Baru Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/07/11/3211011/kinerja-solid-ptpp-sukses-catatkan-kontrak-baru-rp3-87-triliun-hingga-februari-2026</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/04/07/11/3211011/kinerja-solid-ptpp-sukses-catatkan-kontrak-baru-rp3-87-triliun-hingga-februari-2026</guid><pubDate>Selasa 07 April 2026 14:39 WIB</pubDate><dc:creator>Agustina Wulandari </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/07/11/3211011/ptpp-jKtJ_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">PTPP sukses catatkan kontrak baru Rp3,87 triliun hingga Februari 2026. (Foto: dok PTPP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/07/11/3211011/ptpp-jKtJ_large.jpeg</image><title>PTPP sukses catatkan kontrak baru Rp3,87 triliun hingga Februari 2026. (Foto: dok PTPP)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT PP (Persero) Tbk (PTPP), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di&amp;nbsp;bawah naungan Danantara Indonesia berhasil membukukan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp3,87 triliun hingga Februari 2026. Capaian tersebut tumbuh sebesar 32,96 persen&amp;nbsp;dibandingkan periode yang sama&amp;nbsp;tahun sebelumnya (Year on Year/YoY), mencerminkan kinerja Perseroan yang tetap solid serta konsisten&amp;nbsp;dalam menjaga tren pertumbuhan positif pada awal 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perolehan kontrak baru tersebut didominasi oleh proyek dengan sumber dana pemerintah sebesar 73 persen, diikuti oleh proyek BUMN sebesar 18 persen, serta proyek swasta sebesar 9 persen. Berdasarkan lini bisnis, kontribusi&amp;nbsp;terbesar berasal dari sektor Gedung sebesar 33 persen, Jalan dan Jembatan sebesar 30 persen, Smelter dan&amp;nbsp;Pertambangan sebesar 18 persen, Rumah Sakit sebesar 10 persen, Pelabuhan sebesar 6 persen, serta Pengolahan Air dan&amp;nbsp;Limbah sebesar 3 persen, dan sisanya berasal dari sektor Infrastruktur Air serta Fasilitas Oil &amp;amp; Gas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sejumlah proyek strategis dengan nilai signifikan yang berhasil diraih PTPP hingga Februari 2026 di&amp;nbsp; antaranya Proyek RSU Adhyaksa Daerah Khusus Jakarta senilai Rp266,5 miliar, Proyek Penanganan Bencana&amp;nbsp;Sumatera Utara (Sibolga&amp;ndash;Barus) senilai Rp263,7 miliar, Proyek Jetty dan Prasarana Pantai Lamongan senilai&amp;nbsp;Rp234 miliar, Proyek Penanganan Bencana Aceh (Bireuen&amp;ndash;Takengon) sebesar Rp148,3 miliar, serta Proyek&amp;nbsp;RS PHTC Tulang Bawang senilai Rp112,7 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Capaian ini menunjukkan keberhasilan strategi Perseroan dalam menjaga keseimbangan portofolio proyek&amp;nbsp;di berbagai sektor unggulan, sekaligus memperkuat daya saing PTPP dalam menangkap peluang proyek proyek strategis di tengah dinamika industri konstruksi nasional.&#13;
&#13;
Sejalan dengan program Asta Cita&amp;nbsp;Pemerintah, PTPP terus mengoptimalkan kinerja operasional serta memperkuat peran aktif dalam&amp;nbsp;mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, peningkatan konektivitas, dan pemerataan&amp;nbsp;ekonomi di berbagai wilayah Indonesia guna mendukung pencapaian target Perseroan pada 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Corporate Secretary PTPP&amp;nbsp;Joko Raharjo&amp;nbsp;menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bagian dari komitmen&amp;nbsp;Perseroan untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap&amp;nbsp;pembangunan nasional. &amp;ldquo;Perolehan kontrak baru hingga Februari 2026 ini menjadi bukti bahwa PTPP&amp;nbsp;mampu menjaga kinerja secara optimal di tengah tantangan industri,&amp;quot; ujar Joko.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perseroan akan terus mengedepankan&amp;nbsp;prinsip selektivitas proyek, tata kelola perusahaan yang baik (GCG), serta manajemen risiko yang prudent&amp;nbsp;dalam setiap lini operasional. Selain itu, PTPP juga berkomitmen untuk menghadirkan kualitas terbaik&amp;nbsp; melalui pelaksanaan proyek yang tepat waktu dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja (zero&amp;nbsp;accident),&amp;rdquo; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lebih lanjut, PTPP menegaskan perannya sebagai salah satu pelaku utama dalam pembangunan&amp;nbsp;infrastruktur nasional melalui kontribusi aktif dalam menghadirkan proyek-proyek strategis yang&amp;nbsp;memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan strategi yang&amp;nbsp;adaptif dan berkelanjutan, Perseroan optimistis dapat terus menjaga tren pertumbuhan positif serta&amp;nbsp;mencapai target kinerja yang telah ditetapkan sepanjang 2026.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT PP (Persero) Tbk (PTPP), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di&amp;nbsp;bawah naungan Danantara Indonesia berhasil membukukan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp3,87 triliun hingga Februari 2026. Capaian tersebut tumbuh sebesar 32,96 persen&amp;nbsp;dibandingkan periode yang sama&amp;nbsp;tahun sebelumnya (Year on Year/YoY), mencerminkan kinerja Perseroan yang tetap solid serta konsisten&amp;nbsp;dalam menjaga tren pertumbuhan positif pada awal 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perolehan kontrak baru tersebut didominasi oleh proyek dengan sumber dana pemerintah sebesar 73 persen, diikuti oleh proyek BUMN sebesar 18 persen, serta proyek swasta sebesar 9 persen. Berdasarkan lini bisnis, kontribusi&amp;nbsp;terbesar berasal dari sektor Gedung sebesar 33 persen, Jalan dan Jembatan sebesar 30 persen, Smelter dan&amp;nbsp;Pertambangan sebesar 18 persen, Rumah Sakit sebesar 10 persen, Pelabuhan sebesar 6 persen, serta Pengolahan Air dan&amp;nbsp;Limbah sebesar 3 persen, dan sisanya berasal dari sektor Infrastruktur Air serta Fasilitas Oil &amp;amp; Gas.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sejumlah proyek strategis dengan nilai signifikan yang berhasil diraih PTPP hingga Februari 2026 di&amp;nbsp; antaranya Proyek RSU Adhyaksa Daerah Khusus Jakarta senilai Rp266,5 miliar, Proyek Penanganan Bencana&amp;nbsp;Sumatera Utara (Sibolga&amp;ndash;Barus) senilai Rp263,7 miliar, Proyek Jetty dan Prasarana Pantai Lamongan senilai&amp;nbsp;Rp234 miliar, Proyek Penanganan Bencana Aceh (Bireuen&amp;ndash;Takengon) sebesar Rp148,3 miliar, serta Proyek&amp;nbsp;RS PHTC Tulang Bawang senilai Rp112,7 miliar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Capaian ini menunjukkan keberhasilan strategi Perseroan dalam menjaga keseimbangan portofolio proyek&amp;nbsp;di berbagai sektor unggulan, sekaligus memperkuat daya saing PTPP dalam menangkap peluang proyek proyek strategis di tengah dinamika industri konstruksi nasional.&#13;
&#13;
Sejalan dengan program Asta Cita&amp;nbsp;Pemerintah, PTPP terus mengoptimalkan kinerja operasional serta memperkuat peran aktif dalam&amp;nbsp;mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, peningkatan konektivitas, dan pemerataan&amp;nbsp;ekonomi di berbagai wilayah Indonesia guna mendukung pencapaian target Perseroan pada 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Corporate Secretary PTPP&amp;nbsp;Joko Raharjo&amp;nbsp;menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bagian dari komitmen&amp;nbsp;Perseroan untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap&amp;nbsp;pembangunan nasional. &amp;ldquo;Perolehan kontrak baru hingga Februari 2026 ini menjadi bukti bahwa PTPP&amp;nbsp;mampu menjaga kinerja secara optimal di tengah tantangan industri,&amp;quot; ujar Joko.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perseroan akan terus mengedepankan&amp;nbsp;prinsip selektivitas proyek, tata kelola perusahaan yang baik (GCG), serta manajemen risiko yang prudent&amp;nbsp;dalam setiap lini operasional. Selain itu, PTPP juga berkomitmen untuk menghadirkan kualitas terbaik&amp;nbsp; melalui pelaksanaan proyek yang tepat waktu dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja (zero&amp;nbsp;accident),&amp;rdquo; ucapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lebih lanjut, PTPP menegaskan perannya sebagai salah satu pelaku utama dalam pembangunan&amp;nbsp;infrastruktur nasional melalui kontribusi aktif dalam menghadirkan proyek-proyek strategis yang&amp;nbsp;memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Dengan strategi yang&amp;nbsp;adaptif dan berkelanjutan, Perseroan optimistis dapat terus menjaga tren pertumbuhan positif serta&amp;nbsp;mencapai target kinerja yang telah ditetapkan sepanjang 2026.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
