<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kereta Cepat Whoosh Diambil Alih Kemenkeu, Purbaya: Sudah Clear, Nanti Diumumkan</title><description>COO BPI Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, buka suara terkait opsi Kementerian Keuangan mengambil alih PT Kereta Cepat Indonesia-China&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/07/320/3211127/kereta-cepat-whoosh-diambil-alih-kemenkeu-purbaya-sudah-clear-nanti-diumumkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/04/07/320/3211127/kereta-cepat-whoosh-diambil-alih-kemenkeu-purbaya-sudah-clear-nanti-diumumkan"/><item><title>Kereta Cepat Whoosh Diambil Alih Kemenkeu, Purbaya: Sudah Clear, Nanti Diumumkan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/07/320/3211127/kereta-cepat-whoosh-diambil-alih-kemenkeu-purbaya-sudah-clear-nanti-diumumkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/04/07/320/3211127/kereta-cepat-whoosh-diambil-alih-kemenkeu-purbaya-sudah-clear-nanti-diumumkan</guid><pubDate>Selasa 07 April 2026 21:20 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/07/320/3211127/kereta_cepat-IXSo_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons wacana pengambilalihan Kereta Cepat Whoosh oleh Kementerian Keuangan. (Foto: Okezone.com/KCIC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/07/320/3211127/kereta_cepat-IXSo_large.jpg</image><title>Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons wacana pengambilalihan Kereta Cepat Whoosh oleh Kementerian Keuangan. (Foto: Okezone.com/KCIC)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons wacana pengambilalihan Kereta Cepat Whoosh oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ia menyatakan bahwa pembahasan terkait penyelesaian proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah dilakukan bersama Danantara.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dapat kabar dari siapa? Rapatnya sudah putus,&amp;rdquo; kata Purbaya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).&#13;
&#13;
Ia menegaskan bahwa pemerintah telah memiliki keputusan terkait penyelesaian proyek Whoosh. Namun, pengumuman resmi masih menunggu waktu yang tepat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pembahasannya sudah selesai, tinggal formalitas. Tapi saya belum bisa umumkan karena bukan saya sendiri yang terlibat. Nanti akan diumumkan. Yang jelas sudah clear seperti apa pengelolaannya,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, COO BPI Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, buka suara terkait opsi Kementerian Keuangan mengambil alih PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), konsorsium pengelola Kereta Cepat Whoosh.&#13;
&#13;
Dony menyebutkan bahwa skema pengambilalihan KCIC oleh Kemenkeu menjadi salah satu opsi yang dibahas pemerintah untuk menyelesaikan persoalan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya, kemungkinan. Ini sedang kita bahas. Insya Allah mudah-mudahan sebentar lagi selesai. Kita pikirkan satu per satu. Ada beberapa skema. Nanti saya update, karena kalau sekarang belum final takut menimbulkan spekulasi,&amp;rdquo; kata Dony.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, maksimal dalam satu hingga dua bulan ke depan seluruh opsi penyelesaian akan rampung dibahas dan menghasilkan keputusan, termasuk opsi pengambilalihan KCIC oleh Kemenkeu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masih ada beberapa opsi. Semua penyelesaian itu&amp;mdash;apakah opsi A atau opsi B&amp;mdash;1&amp;ndash;2 bulan ini akan selesai,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terkait konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dalam KCIC, yang terdiri dari sejumlah BUMN seperti PT KAI, PT WIKA, PT Jasa Marga, hingga PTPN, Dony belum merinci peran masing-masing perusahaan ke depan.&#13;
&#13;
Ia menekankan pemerintah akan menata ulang peran BUMN agar sesuai dengan porsi dan keahliannya masing-masing. Sebagai contoh, WIKA akan difokuskan kembali pada bisnis konstruksi dan tidak lagi terlibat dalam operasional kereta cepat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu kita bereskan sekalian. Kita ingin semuanya selesai tuntas dan dikembalikan ke porsinya masing-masing. Misalnya, WIKA memang bukan bidangnya di situ, maka fokus ke kontraktor. Nanti satu per satu kita bereskan,&amp;rdquo; jelas Dony.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons wacana pengambilalihan Kereta Cepat Whoosh oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ia menyatakan bahwa pembahasan terkait penyelesaian proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah dilakukan bersama Danantara.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dapat kabar dari siapa? Rapatnya sudah putus,&amp;rdquo; kata Purbaya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).&#13;
&#13;
Ia menegaskan bahwa pemerintah telah memiliki keputusan terkait penyelesaian proyek Whoosh. Namun, pengumuman resmi masih menunggu waktu yang tepat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pembahasannya sudah selesai, tinggal formalitas. Tapi saya belum bisa umumkan karena bukan saya sendiri yang terlibat. Nanti akan diumumkan. Yang jelas sudah clear seperti apa pengelolaannya,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, COO BPI Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, buka suara terkait opsi Kementerian Keuangan mengambil alih PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), konsorsium pengelola Kereta Cepat Whoosh.&#13;
&#13;
Dony menyebutkan bahwa skema pengambilalihan KCIC oleh Kemenkeu menjadi salah satu opsi yang dibahas pemerintah untuk menyelesaikan persoalan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya, kemungkinan. Ini sedang kita bahas. Insya Allah mudah-mudahan sebentar lagi selesai. Kita pikirkan satu per satu. Ada beberapa skema. Nanti saya update, karena kalau sekarang belum final takut menimbulkan spekulasi,&amp;rdquo; kata Dony.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, maksimal dalam satu hingga dua bulan ke depan seluruh opsi penyelesaian akan rampung dibahas dan menghasilkan keputusan, termasuk opsi pengambilalihan KCIC oleh Kemenkeu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masih ada beberapa opsi. Semua penyelesaian itu&amp;mdash;apakah opsi A atau opsi B&amp;mdash;1&amp;ndash;2 bulan ini akan selesai,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terkait konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dalam KCIC, yang terdiri dari sejumlah BUMN seperti PT KAI, PT WIKA, PT Jasa Marga, hingga PTPN, Dony belum merinci peran masing-masing perusahaan ke depan.&#13;
&#13;
Ia menekankan pemerintah akan menata ulang peran BUMN agar sesuai dengan porsi dan keahliannya masing-masing. Sebagai contoh, WIKA akan difokuskan kembali pada bisnis konstruksi dan tidak lagi terlibat dalam operasional kereta cepat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu kita bereskan sekalian. Kita ingin semuanya selesai tuntas dan dikembalikan ke porsinya masing-masing. Misalnya, WIKA memang bukan bidangnya di situ, maka fokus ke kontraktor. Nanti satu per satu kita bereskan,&amp;rdquo; jelas Dony.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
