<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Hanya Beras, Prabowo Ingin RI Swasembada Protein</title><description>Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan swasembada protein sebagai langkah lanjutan memperkuat kemandirian pangan Indonesia.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/09/320/3211371/tak-hanya-beras-prabowo-ingin-ri-swasembada-protein</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/04/09/320/3211371/tak-hanya-beras-prabowo-ingin-ri-swasembada-protein"/><item><title>Tak Hanya Beras, Prabowo Ingin RI Swasembada Protein</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/09/320/3211371/tak-hanya-beras-prabowo-ingin-ri-swasembada-protein</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/04/09/320/3211371/tak-hanya-beras-prabowo-ingin-ri-swasembada-protein</guid><pubDate>Kamis 09 April 2026 07:39 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/09/320/3211371/menteri-diWe_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tak Hanya Beras, Prabowo Ingin RI Swasembada Protein (Foto: Menteri Kabinet Merah Putih/Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/09/320/3211371/menteri-diWe_large.jpg</image><title>Tak Hanya Beras, Prabowo Ingin RI Swasembada Protein (Foto: Menteri Kabinet Merah Putih/Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mulai mengarahkan fokus baru dalam agenda ketahanan pangan nasional. Setelah berhasil mencapai swasembada beras, Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan swasembada protein sebagai langkah lanjutan memperkuat kemandirian pangan Indonesia.&#13;
&#13;
Langkah mendorong swasembada protein ini menjadi fase berikutnya dalam strategi besar pemerintah membangun ketahanan pangan nasional yang tidak hanya bertumpu pada karbohidrat, tetapi juga memperkuat kualitas gizi masyarakat secara menyeluruh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita harus mempertahankan dan meningkatkan swasembada pangan kita, karena yang berhasil baru di bidang beras. Kita ingin menuju keberhasilan komoditas pangan selain beras, termasuk protein,&amp;quot; kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai mengikuti taklimat Presiden dalam Rapat Kerja Pemerintah bersama jajaran Kabinet Merah Putih, eselon I kementerian/lembaga, hingga direksi BUMN di Istana Negara, Rabu (8/4/2026).&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, sumber protein berbasis kelautan menjadi salah satu fokus utama pemerintah ke depan. Menurutnya, potensi sektor maritim Indonesia sangat besar dan perlu dioptimalkan untuk mendukung kebutuhan gizi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Protein salah satunya adalah yang berbasis dari ikan, maka betapa pentingnya program-program prioritas kerja pemerintah di bidang kelautan dan maritim,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prasetyo juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memimpin langsung rapat kerja selama kurang lebih empat jam dengan melibatkan seluruh unsur eksekutif hingga level tertinggi birokrasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia menyebut, forum tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan arah kebijakan pemerintahan setelah satu setengah tahun berjalan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah, hari ini beliau memberikan pengarahan, sekaligus juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran unsur eksekutif dan pemerintahan karena selama 1,5 tahun ini telah banyak program-program pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka yang telah menunjukkan hasil-hasil yang cukup signifikan. Meski tentu saja belum menyelesaikan seluruh permasalahan yang kita hadapi,&amp;quot; ujar Prasetyo&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Presiden juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja birokrasi agar lebih cepat, efisien, dan berdampak nyata bagi masyarakat dengan kerja produktif, efisien dan kurangi kebocoran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Beliau menganggap penting untuk memberikan briefing, menyampaikan terima kasih, sekaligus menggugah dan memaparkan bahwa kita harus bersama-sama bekerja lebih giat lagi, lebih cepat lagi, lebih produktif lagi, lebih efisien lagi, kurangi kebocoran, dan seterusnya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mulai mengarahkan fokus baru dalam agenda ketahanan pangan nasional. Setelah berhasil mencapai swasembada beras, Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan swasembada protein sebagai langkah lanjutan memperkuat kemandirian pangan Indonesia.&#13;
&#13;
Langkah mendorong swasembada protein ini menjadi fase berikutnya dalam strategi besar pemerintah membangun ketahanan pangan nasional yang tidak hanya bertumpu pada karbohidrat, tetapi juga memperkuat kualitas gizi masyarakat secara menyeluruh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita harus mempertahankan dan meningkatkan swasembada pangan kita, karena yang berhasil baru di bidang beras. Kita ingin menuju keberhasilan komoditas pangan selain beras, termasuk protein,&amp;quot; kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai mengikuti taklimat Presiden dalam Rapat Kerja Pemerintah bersama jajaran Kabinet Merah Putih, eselon I kementerian/lembaga, hingga direksi BUMN di Istana Negara, Rabu (8/4/2026).&#13;
&#13;
Dia menjelaskan, sumber protein berbasis kelautan menjadi salah satu fokus utama pemerintah ke depan. Menurutnya, potensi sektor maritim Indonesia sangat besar dan perlu dioptimalkan untuk mendukung kebutuhan gizi masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Protein salah satunya adalah yang berbasis dari ikan, maka betapa pentingnya program-program prioritas kerja pemerintah di bidang kelautan dan maritim,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prasetyo juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memimpin langsung rapat kerja selama kurang lebih empat jam dengan melibatkan seluruh unsur eksekutif hingga level tertinggi birokrasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia menyebut, forum tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan arah kebijakan pemerintahan setelah satu setengah tahun berjalan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah, hari ini beliau memberikan pengarahan, sekaligus juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran unsur eksekutif dan pemerintahan karena selama 1,5 tahun ini telah banyak program-program pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Mas Gibran Rakabuming Raka yang telah menunjukkan hasil-hasil yang cukup signifikan. Meski tentu saja belum menyelesaikan seluruh permasalahan yang kita hadapi,&amp;quot; ujar Prasetyo&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Presiden juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja birokrasi agar lebih cepat, efisien, dan berdampak nyata bagi masyarakat dengan kerja produktif, efisien dan kurangi kebocoran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Beliau menganggap penting untuk memberikan briefing, menyampaikan terima kasih, sekaligus menggugah dan memaparkan bahwa kita harus bersama-sama bekerja lebih giat lagi, lebih cepat lagi, lebih produktif lagi, lebih efisien lagi, kurangi kebocoran, dan seterusnya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
