<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Siapa Pemilik Ritel Fashion Terkenal H&amp;amp;M yang Akan Tutup 160 Gerai Tahun Ini?</title><description>Siapa pemilik ritel fashion terkenal H&amp;M yang akan tutup 160 gerai tahun ini? H&amp;M akan menutup permanen 160 gerai di seluruh dunia pada tahun 2026.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/10/455/3211642/siapa-pemilik-ritel-fashion-terkenal-h-amp-m-yang-akan-tutup-160-gerai-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/04/10/455/3211642/siapa-pemilik-ritel-fashion-terkenal-h-amp-m-yang-akan-tutup-160-gerai-tahun-ini"/><item><title> Siapa Pemilik Ritel Fashion Terkenal H&amp;amp;M yang Akan Tutup 160 Gerai Tahun Ini?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/10/455/3211642/siapa-pemilik-ritel-fashion-terkenal-h-amp-m-yang-akan-tutup-160-gerai-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/04/10/455/3211642/siapa-pemilik-ritel-fashion-terkenal-h-amp-m-yang-akan-tutup-160-gerai-tahun-ini</guid><pubDate>Jum'at 10 April 2026 21:08 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/10/455/3211642/gerai-OXcm_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Siapa Pemilik Ritel Fashion Terkenal H&amp;amp;M yang Akan Tutup 160 Gerai Tahun Ini? (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/10/455/3211642/gerai-OXcm_large.jpg</image><title> Siapa Pemilik Ritel Fashion Terkenal H&amp;amp;M yang Akan Tutup 160 Gerai Tahun Ini? (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Siapa pemilik ritel fashion terkenal H&amp;amp;M yang akan tutup 160 gerai tahun ini? H&amp;amp;M akan menutup permanen 160 gerai di seluruh dunia pada tahun 2026.&#13;
&#13;
Penutupan 160 gerai H&amp;amp;M ini sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan fokus pada e-commerce dan efisiensi biaya, menyusul tren penurunan belanja di toko fisik. Langkah ini termasuk optimalisasi toko dan restrukturisasi portofolio ritel global.&#13;
&#13;
&amp;quot;Optimalisasi portofolio toko telah berdampak agak negatif pada penjualan kuartal I-2026 karena penutupan dan renovasi toko,&amp;quot; kata H&amp;amp;M dalam laporan pendapatan dilansir The Sun.&#13;
&#13;
Lalu siapa pemilik H&amp;amp;M? Berikut ulasannya seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Jumat (10/4/2026).&#13;
&#13;
Pemilik H&amp;amp;M&amp;nbsp;&#13;
&#13;
H&amp;amp;M (Hennes &amp;amp; Mauritz) adalah perusahaan ritel fesyen asal Swedia yang didirikan oleh Erling Persson pada tahun 1947.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat ini, perusahaan tersebut dikendalikan oleh keluarga Persson dengan kepemilikan saham hampir 50 persen.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Anak Erling yakni Stefan Persson menjabat sebagai Chairman of the Board H&amp;amp;M Group, namun mengundurkan diri pada Mei 2020 setelah 22 tahun menjabat. Kini putraya Karl-Johan Persson menggantikan posisinya. Demikian seperti dilansir Forbes.&#13;
&#13;
Berdasarkan data Forbes per hari ini, harta kekayaan Stefan Persson mencapai USD22,3 miliar atau setara Rp381,3 triliun (kurs Rp17.100 per USD).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejarah H&amp;amp;M&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Awalnya Erling membuka toko pakaian wanita yang diberi nama Hennes atau berarti &amp;#39;miliknya&amp;#39;. Kemudian, saat ke New York, Erling mendapat ide untuk membuka sebuah toko dan akhirnya membuka toko pertamanya di Vasteras, Swedia pada 1947.&#13;
&#13;
Kemudian Erling membeli salah satu ritel pakaian bernama Mauritz Widfross. Erling kemudian menggabungkan kedua ritel miliknya dan memasukkan nama Mauritz.&#13;
&#13;
Setelah proses akuisisi tersebut Erling pun mantap dengan mengubah nama brand tersebut menjadi H&amp;amp;M.&#13;
&#13;
Singkat cerita, tokonya semakin berkembang dengan dibukanya dua cabang baru di ibukota Swedia, Stockholm serta disebuah gedung di wilayah kota Hotorget.&#13;
&#13;
Pada 1973 perusahaan H&amp;amp;M semakin berkembang pesat. Pada tahun tersebut mereka mengeluarkan produk pakaian dalam dengan berkolaborasi bersama Anni-Frid Lyngstad yang merupakan anggota dari ABBA untuk mengisi modelnya.&#13;
&#13;
Ekspansi yang dilakukan Erling kian merambah ke mancanegara setelah perusahaan tersebut listing di Bursa Efek Stockholm. Berkat nama brandnya yang begitu simple hal itu membantu perusahaan mudah dikenal banyak orang.&#13;
&#13;
Skandinavia dan juga London merupakan pilihan Erling untuk membuka toko lagi di tahun 1976. Merambahnya H&amp;amp;M di Eropa merupakan sebuah pilihan yang tepat, karena sejak saat itu H&amp;amp;M semakin terkenal.&#13;
&#13;
Pada tahun 1982, Stefan Persson masuk sebagai CEO. Di bawah manajemen baru ini, H&amp;amp;M memasuki era yang semakin sukses. Stefan mulai menggunakan supermodel dunia untuk iklan produknya seperti Cindy Crawford, Naomi Campbell, dan Linda Evangelista.&#13;
&#13;
Strateginya berhasil dan terus berkembang di seluruh Eropa. H&amp;amp;M juga mulai menawarkan produknya secara online di Swedia pada tahun 1998. Sejak saat itu H&amp;amp;M semakin meluas dengan menyentuh pasar Amerika Serikat (AS).&#13;
&#13;
Toko pertama dibuat di New York, hal itu menandakan awal H&amp;amp;M bisa menyentuh pasar di luar benua Eropa. Kesuksesan H&amp;amp;M semakin menjadi-jadi, di mana pada tahun 2013 perusahaan milik Stefan telah merambah pasar Indonesia dengan membuka gerai pertamanya di Jakarta.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Siapa pemilik ritel fashion terkenal H&amp;amp;M yang akan tutup 160 gerai tahun ini? H&amp;amp;M akan menutup permanen 160 gerai di seluruh dunia pada tahun 2026.&#13;
&#13;
Penutupan 160 gerai H&amp;amp;M ini sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan fokus pada e-commerce dan efisiensi biaya, menyusul tren penurunan belanja di toko fisik. Langkah ini termasuk optimalisasi toko dan restrukturisasi portofolio ritel global.&#13;
&#13;
&amp;quot;Optimalisasi portofolio toko telah berdampak agak negatif pada penjualan kuartal I-2026 karena penutupan dan renovasi toko,&amp;quot; kata H&amp;amp;M dalam laporan pendapatan dilansir The Sun.&#13;
&#13;
Lalu siapa pemilik H&amp;amp;M? Berikut ulasannya seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Jumat (10/4/2026).&#13;
&#13;
Pemilik H&amp;amp;M&amp;nbsp;&#13;
&#13;
H&amp;amp;M (Hennes &amp;amp; Mauritz) adalah perusahaan ritel fesyen asal Swedia yang didirikan oleh Erling Persson pada tahun 1947.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat ini, perusahaan tersebut dikendalikan oleh keluarga Persson dengan kepemilikan saham hampir 50 persen.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Anak Erling yakni Stefan Persson menjabat sebagai Chairman of the Board H&amp;amp;M Group, namun mengundurkan diri pada Mei 2020 setelah 22 tahun menjabat. Kini putraya Karl-Johan Persson menggantikan posisinya. Demikian seperti dilansir Forbes.&#13;
&#13;
Berdasarkan data Forbes per hari ini, harta kekayaan Stefan Persson mencapai USD22,3 miliar atau setara Rp381,3 triliun (kurs Rp17.100 per USD).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejarah H&amp;amp;M&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Awalnya Erling membuka toko pakaian wanita yang diberi nama Hennes atau berarti &amp;#39;miliknya&amp;#39;. Kemudian, saat ke New York, Erling mendapat ide untuk membuka sebuah toko dan akhirnya membuka toko pertamanya di Vasteras, Swedia pada 1947.&#13;
&#13;
Kemudian Erling membeli salah satu ritel pakaian bernama Mauritz Widfross. Erling kemudian menggabungkan kedua ritel miliknya dan memasukkan nama Mauritz.&#13;
&#13;
Setelah proses akuisisi tersebut Erling pun mantap dengan mengubah nama brand tersebut menjadi H&amp;amp;M.&#13;
&#13;
Singkat cerita, tokonya semakin berkembang dengan dibukanya dua cabang baru di ibukota Swedia, Stockholm serta disebuah gedung di wilayah kota Hotorget.&#13;
&#13;
Pada 1973 perusahaan H&amp;amp;M semakin berkembang pesat. Pada tahun tersebut mereka mengeluarkan produk pakaian dalam dengan berkolaborasi bersama Anni-Frid Lyngstad yang merupakan anggota dari ABBA untuk mengisi modelnya.&#13;
&#13;
Ekspansi yang dilakukan Erling kian merambah ke mancanegara setelah perusahaan tersebut listing di Bursa Efek Stockholm. Berkat nama brandnya yang begitu simple hal itu membantu perusahaan mudah dikenal banyak orang.&#13;
&#13;
Skandinavia dan juga London merupakan pilihan Erling untuk membuka toko lagi di tahun 1976. Merambahnya H&amp;amp;M di Eropa merupakan sebuah pilihan yang tepat, karena sejak saat itu H&amp;amp;M semakin terkenal.&#13;
&#13;
Pada tahun 1982, Stefan Persson masuk sebagai CEO. Di bawah manajemen baru ini, H&amp;amp;M memasuki era yang semakin sukses. Stefan mulai menggunakan supermodel dunia untuk iklan produknya seperti Cindy Crawford, Naomi Campbell, dan Linda Evangelista.&#13;
&#13;
Strateginya berhasil dan terus berkembang di seluruh Eropa. H&amp;amp;M juga mulai menawarkan produknya secara online di Swedia pada tahun 1998. Sejak saat itu H&amp;amp;M semakin meluas dengan menyentuh pasar Amerika Serikat (AS).&#13;
&#13;
Toko pertama dibuat di New York, hal itu menandakan awal H&amp;amp;M bisa menyentuh pasar di luar benua Eropa. Kesuksesan H&amp;amp;M semakin menjadi-jadi, di mana pada tahun 2013 perusahaan milik Stefan telah merambah pasar Indonesia dengan membuka gerai pertamanya di Jakarta.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
