<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ancol Siapkan Perluasan Lahan 65 Hektare, Bakal Terintegrasi dengan MRT</title><description>Perluasan lahan seluas 65 hektare (ha) di kawasan utara sebagai salah satu upaya memodernisasi dan mempercantik kawasan Ancol.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/20/278/3213449/ancol-siapkan-perluasan-lahan-65-hektare-bakal-terintegrasi-dengan-mrt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/04/20/278/3213449/ancol-siapkan-perluasan-lahan-65-hektare-bakal-terintegrasi-dengan-mrt"/><item><title>Ancol Siapkan Perluasan Lahan 65 Hektare, Bakal Terintegrasi dengan MRT</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/20/278/3213449/ancol-siapkan-perluasan-lahan-65-hektare-bakal-terintegrasi-dengan-mrt</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/04/20/278/3213449/ancol-siapkan-perluasan-lahan-65-hektare-bakal-terintegrasi-dengan-mrt</guid><pubDate>Senin 20 April 2026 08:54 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/20/278/3213449/dirut_ancol-g4OR_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Utama Pembangunan Jaya Ancol, Syahmudrian Lubis Mengungkapkan Rencana Transformasi Ancol. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/20/278/3213449/dirut_ancol-g4OR_large.jpg</image><title>Direktur Utama Pembangunan Jaya Ancol, Syahmudrian Lubis Mengungkapkan Rencana Transformasi Ancol. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menyiapkan perluasan lahan seluas 65 hektare (ha) di kawasan utara sebagai salah satu upaya memodernisasi dan mempercantik kawasan Ancol. Selain membangun sejumlah infrastruktur baru, sebagian area akan diintegrasikan dengan depo MRT untuk mempermudah akses pengunjung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harapan kami masyarakat Jakarta kalau pergi ke Ancol bisa langsung menggunakan MRT,&amp;quot; ujar Direktur Utama Pembangunan Jaya Ancol, Syahmudrian Lubis, Senin (20/4/2026).&#13;
&#13;
Dia mengatakan pihaknya akan menjalankan transformasi untuk menjawab perubahan perilaku wisatawan. Ke depan, PT Pembangunan Jaya Ancol tak hanya berfokus pada peningkatan jumlah pengunjung, tetapi juga nilai dan pengalaman yang dirasakan setiap wisatawan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ancol akan bertransformasi menjadi integrated experience-driven ecosystem, di mana kami menghadirkan perjalanan pengalaman pengunjung secara end-to-end di dalam kawasan Ancol,&amp;rdquo; ujar Syahmudrian.&#13;
&#13;
Dia menjelaskan perubahan itu sejalan dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang meminta Ancol terus berbenah dan tetap relevan sebagai destinasi wisata unggulan, bahkan hingga puluhan tahun ke depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini bukan suatu pekerjaan yang mudah bagi kami untuk membuat Ancol ini tetap relevan di kemudian hari. Kenapa? Karena secara fundamental behavior pengunjung sudah berubah,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Saat ini, urai Syahmudrian, perilaku pengunjung telah berubah signifikan. Masyarakat tidak lagi sekadar datang untuk rekreasi, tetapi mencari koneksi, pengalaman, dan nilai yang dirasakan bersama keluarga.&#13;
&#13;
Untuk mendukung transformasi tersebut, lanjut dia, Ancol telah menyiapkan empat strategi utama. Pertama, menggeser fokus dari sekadar jumlah kunjungan menjadi penciptaan value bagi pengunjung.&#13;
&#13;
Kedua, mengoptimalkan aset dan ekosistem kawasan seluas 533 hektare yang masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Ketiga, memperkuat pengambilan keputusan berbasis data.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ke depan, setiap event dan program akan kami desain berdasarkan data, mulai dari tren pengunjung hingga proyeksi ke depan,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
Keempat, tambah dia, pihaknya akan membuka peluang kerja sama strategis dengan mitra lokal maupun global untuk meningkatkan daya saing Ancol di tingkat internasional.&#13;
&#13;
Selain itu, perusahaan juga memperkuat fondasi internal melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan budaya kerja berbasis pelayanan (service purpose), serta disiplin dalam mengeksekusi setiap rencana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan strategi ini, kami ingin memastikan Ancol tidak hanya relevan hari ini, tetapi juga menjadi destinasi unggulan dalam 50 hingga 100 tahun ke depan,&amp;quot; cetusnya.&#13;
&#13;
Sementara dari sisi kinerja, Ancol mencatat pendapatan sekitar Rp1,2 triliun pada 2025 dengan laba sekitar Rp100 miliar. Meski sempat mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, manajemen optimistis transformasi yang dilakukan akan mendorong peningkatan kinerja hingga Rp1,4 triliun pada periode berikutnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini bukan pekerjaan mudah, tapi kami ingin memastikan Ancol tetap relevan hingga 50 tahun ke depan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menyiapkan perluasan lahan seluas 65 hektare (ha) di kawasan utara sebagai salah satu upaya memodernisasi dan mempercantik kawasan Ancol. Selain membangun sejumlah infrastruktur baru, sebagian area akan diintegrasikan dengan depo MRT untuk mempermudah akses pengunjung.&#13;
&#13;
&amp;quot;Harapan kami masyarakat Jakarta kalau pergi ke Ancol bisa langsung menggunakan MRT,&amp;quot; ujar Direktur Utama Pembangunan Jaya Ancol, Syahmudrian Lubis, Senin (20/4/2026).&#13;
&#13;
Dia mengatakan pihaknya akan menjalankan transformasi untuk menjawab perubahan perilaku wisatawan. Ke depan, PT Pembangunan Jaya Ancol tak hanya berfokus pada peningkatan jumlah pengunjung, tetapi juga nilai dan pengalaman yang dirasakan setiap wisatawan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ancol akan bertransformasi menjadi integrated experience-driven ecosystem, di mana kami menghadirkan perjalanan pengalaman pengunjung secara end-to-end di dalam kawasan Ancol,&amp;rdquo; ujar Syahmudrian.&#13;
&#13;
Dia menjelaskan perubahan itu sejalan dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang meminta Ancol terus berbenah dan tetap relevan sebagai destinasi wisata unggulan, bahkan hingga puluhan tahun ke depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini bukan suatu pekerjaan yang mudah bagi kami untuk membuat Ancol ini tetap relevan di kemudian hari. Kenapa? Karena secara fundamental behavior pengunjung sudah berubah,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Saat ini, urai Syahmudrian, perilaku pengunjung telah berubah signifikan. Masyarakat tidak lagi sekadar datang untuk rekreasi, tetapi mencari koneksi, pengalaman, dan nilai yang dirasakan bersama keluarga.&#13;
&#13;
Untuk mendukung transformasi tersebut, lanjut dia, Ancol telah menyiapkan empat strategi utama. Pertama, menggeser fokus dari sekadar jumlah kunjungan menjadi penciptaan value bagi pengunjung.&#13;
&#13;
Kedua, mengoptimalkan aset dan ekosistem kawasan seluas 533 hektare yang masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Ketiga, memperkuat pengambilan keputusan berbasis data.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ke depan, setiap event dan program akan kami desain berdasarkan data, mulai dari tren pengunjung hingga proyeksi ke depan,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
Keempat, tambah dia, pihaknya akan membuka peluang kerja sama strategis dengan mitra lokal maupun global untuk meningkatkan daya saing Ancol di tingkat internasional.&#13;
&#13;
Selain itu, perusahaan juga memperkuat fondasi internal melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan budaya kerja berbasis pelayanan (service purpose), serta disiplin dalam mengeksekusi setiap rencana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan strategi ini, kami ingin memastikan Ancol tidak hanya relevan hari ini, tetapi juga menjadi destinasi unggulan dalam 50 hingga 100 tahun ke depan,&amp;quot; cetusnya.&#13;
&#13;
Sementara dari sisi kinerja, Ancol mencatat pendapatan sekitar Rp1,2 triliun pada 2025 dengan laba sekitar Rp100 miliar. Meski sempat mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, manajemen optimistis transformasi yang dilakukan akan mendorong peningkatan kinerja hingga Rp1,4 triliun pada periode berikutnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini bukan pekerjaan mudah, tapi kami ingin memastikan Ancol tetap relevan hingga 50 tahun ke depan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
