<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Biodiesel B50 Diuji Coba di Alat dan Mesin Pertanian</title><description>Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendorong pemanfaatan energi alternatif sekaligus memperkuat hilirisasi inovasi di sektor pertanian.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/20/320/3213474/biodiesel-b50-diuji-coba-di-alat-dan-mesin-pertanian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/04/20/320/3213474/biodiesel-b50-diuji-coba-di-alat-dan-mesin-pertanian"/><item><title>Biodiesel B50 Diuji Coba di Alat dan Mesin Pertanian</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/20/320/3213474/biodiesel-b50-diuji-coba-di-alat-dan-mesin-pertanian</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/04/20/320/3213474/biodiesel-b50-diuji-coba-di-alat-dan-mesin-pertanian</guid><pubDate>Senin 20 April 2026 10:44 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/20/320/3213474/alsintan-KbkZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kementerian Pertanian segera melakukan uji coba penggunaan biodiesel B50 pada alat dan mesin pertanian. (Foto: Okezone.com/Kementan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/20/320/3213474/alsintan-KbkZ_large.jpg</image><title>Kementerian Pertanian segera melakukan uji coba penggunaan biodiesel B50 pada alat dan mesin pertanian. (Foto: Okezone.com/Kementan)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pertanian segera melakukan uji coba penggunaan biodiesel B50 pada alat dan mesin pertanian (alsintan). Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendorong pemanfaatan energi alternatif sekaligus memperkuat hilirisasi inovasi di sektor pertanian.&#13;
&#13;
Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Fadjry Djufry menjelaskan bahwa pengembangan teknologi bioenergi terus didorong, termasuk melalui pengembangan bioreaktor biodiesel yang mampu menghasilkan bahan bakar secara efisien dengan kualitas stabil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mendorong pengembangan bioreaktor biodiesel yang mampu menghasilkan bahan bakar secara efisien dengan kualitas yang stabil. Dengan demikian, biodiesel yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk pada operasional alat dan mesin pertanian,&amp;rdquo; ujarnya, Senin (20/4/2026).&#13;
&#13;
Sebagai bagian dari implementasi, BRMP melalui Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian (BRMP Mektan) telah melakukan uji kinerja lapangan alsintan berbahan bakar B50 bekerja sama dengan LEMIGAS pada awal April.&#13;
&#13;
Kepala BRMP Mektan Arief Rachman menjelaskan bahwa pengujian dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis penggunaan biodiesel dalam kondisi operasional nyata. Evaluasi mencakup keandalan mesin, efisiensi bahan bakar, hingga stabilitas operasional di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengujian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa alsintan, mulai dari keandalan mesin, efisiensi bahan bakar, hingga stabilitas operasional di lapangan. Hasilnya akan menjadi dasar dalam pengembangan mekanisasi pertanian berbasis energi alternatif, sejalan dengan dukungan terhadap program B50,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Pengujian dilakukan pada berbagai jenis alsintan, seperti traktor roda dua, traktor roda empat, serta pompa air, termasuk pengujian cold start ability untuk memastikan mesin tetap dapat beroperasi setelah periode penyimpanan tertentu.&#13;
&#13;
Arief mengklaim berdasarkan hasil pengujian di laboratorium maupun lapangan, penggunaan biodiesel B50 menunjukkan kinerja yang relatif stabil. Parameter utama seperti daya, konsumsi bahan bakar, efisiensi kerja, serta performa operasional telah memenuhi standar SNI yang ditetapkan.&#13;
&#13;
Menurut Arief, hasil tersebut menunjukkan bahwa biodiesel B50 berpotensi diterapkan pada alat dan mesin pertanian tanpa memberikan dampak negatif terhadap performa maupun keandalan operasional.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pengembangan biofuel menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebanyak 5,3 juta ton CPO kita konversi menjadi biofuel. Artinya, tahun ini kita tidak impor solar. Ini perintah langsung Presiden,&amp;rdquo; ujar Amran.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pertanian segera melakukan uji coba penggunaan biodiesel B50 pada alat dan mesin pertanian (alsintan). Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendorong pemanfaatan energi alternatif sekaligus memperkuat hilirisasi inovasi di sektor pertanian.&#13;
&#13;
Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Fadjry Djufry menjelaskan bahwa pengembangan teknologi bioenergi terus didorong, termasuk melalui pengembangan bioreaktor biodiesel yang mampu menghasilkan bahan bakar secara efisien dengan kualitas stabil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mendorong pengembangan bioreaktor biodiesel yang mampu menghasilkan bahan bakar secara efisien dengan kualitas yang stabil. Dengan demikian, biodiesel yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk pada operasional alat dan mesin pertanian,&amp;rdquo; ujarnya, Senin (20/4/2026).&#13;
&#13;
Sebagai bagian dari implementasi, BRMP melalui Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian (BRMP Mektan) telah melakukan uji kinerja lapangan alsintan berbahan bakar B50 bekerja sama dengan LEMIGAS pada awal April.&#13;
&#13;
Kepala BRMP Mektan Arief Rachman menjelaskan bahwa pengujian dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis penggunaan biodiesel dalam kondisi operasional nyata. Evaluasi mencakup keandalan mesin, efisiensi bahan bakar, hingga stabilitas operasional di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengujian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa alsintan, mulai dari keandalan mesin, efisiensi bahan bakar, hingga stabilitas operasional di lapangan. Hasilnya akan menjadi dasar dalam pengembangan mekanisasi pertanian berbasis energi alternatif, sejalan dengan dukungan terhadap program B50,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Pengujian dilakukan pada berbagai jenis alsintan, seperti traktor roda dua, traktor roda empat, serta pompa air, termasuk pengujian cold start ability untuk memastikan mesin tetap dapat beroperasi setelah periode penyimpanan tertentu.&#13;
&#13;
Arief mengklaim berdasarkan hasil pengujian di laboratorium maupun lapangan, penggunaan biodiesel B50 menunjukkan kinerja yang relatif stabil. Parameter utama seperti daya, konsumsi bahan bakar, efisiensi kerja, serta performa operasional telah memenuhi standar SNI yang ditetapkan.&#13;
&#13;
Menurut Arief, hasil tersebut menunjukkan bahwa biodiesel B50 berpotensi diterapkan pada alat dan mesin pertanian tanpa memberikan dampak negatif terhadap performa maupun keandalan operasional.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pengembangan biofuel menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebanyak 5,3 juta ton CPO kita konversi menjadi biofuel. Artinya, tahun ini kita tidak impor solar. Ini perintah langsung Presiden,&amp;rdquo; ujar Amran.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
