<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hibah Perkebunan Rp9,9 Triliun Cair, Mentan: Tanaman dan Pupuk Gratis</title><description>Pemerintah menyalurkan hibah perkebunan senilai Rp9,95 triliun sebagai upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/20/320/3213501/hibah-perkebunan-rp9-9-triliun-cair-mentan-tanaman-dan-pupuk-gratis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/04/20/320/3213501/hibah-perkebunan-rp9-9-triliun-cair-mentan-tanaman-dan-pupuk-gratis"/><item><title>Hibah Perkebunan Rp9,9 Triliun Cair, Mentan: Tanaman dan Pupuk Gratis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/20/320/3213501/hibah-perkebunan-rp9-9-triliun-cair-mentan-tanaman-dan-pupuk-gratis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/04/20/320/3213501/hibah-perkebunan-rp9-9-triliun-cair-mentan-tanaman-dan-pupuk-gratis</guid><pubDate>Senin 20 April 2026 12:16 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/20/320/3213501/mentan-FSHa_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hibah Perkebunan Rp9,9 Triliun Cair, Mentan: Tanaman dan Pupuk Gratis (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/20/320/3213501/mentan-FSHa_large.jpg</image><title>Hibah Perkebunan Rp9,9 Triliun Cair, Mentan: Tanaman dan Pupuk Gratis (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menyalurkan hibah perkebunan senilai Rp9,95 triliun sebagai upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk tanaman perkebunan hingga pupuk organik.&#13;
&#13;
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjelaskan, program ini merupakan bagian dari target besar pemerintah dalam periode 2025 hingga 2027. Dalam penyaluran hibah turut hadir 170 bupati dari seluruh Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada bantuan Bapak Presiden langsung, nilainya untuk tanaman itu gratis. Hibah totalnya Rp9,95 triliun dalam bentuk tanaman dengan olah, pupuk organik diberikan secara gratis,&amp;quot; kata Mentan dalam konferensi pers, Senin (20/4/2026).&#13;
&#13;
Mentan menambahkan, hibah tersebut difokuskan pada pengembangan komoditas strategis perkebunan dengan jenis tanaman yang diberikan meliputi tebu, kopi, kakao, mete, pala, dan kelapa, disertai dengan dukungan pupuk organik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi ini target kita adalah 870 ribu hektare seluruh Indonesia,&amp;quot; tambah Mentan.&#13;
&#13;
Selain sektor perkebunan, pemerintah juga mengalokasikan anggaran tambahan untuk penguatan infrastruktur pertanian, khususnya irigasi. Program tersebut mencakup pencetakan sawah baru serta pengembangan sistem irigasi melalui pompanisasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian hari ini kami umumkan untuk irigasi, yaitu oplah irigasi cetak sawah. Ada 30 ribu cetak sawah tambahan kita bagi. Kemudian irigasi-irigasi pompanisasi dan seterusnya, 1,5 juta hektare seluruh Indonesia,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menambahkan, total anggaran yang digelontorkan untuk sektor irigasi mencapai lebih dari Rp3 triliun. Secara keseluruhan, dukungan anggaran yang disiapkan pemerintah untuk program ini mencapai sekitar Rp12 triliun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami dorong anggaran kita untuk hari ini untuk irigasi Rp3 triliun lebih. Jadi ada Rp12 triliun kita bagi dan mudah-mudahan ini semua tepat waktu seperti sebelumnya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Mentan berharap, berbagai program tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan nasional dalam jangka panjang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang terpenting adalah peningkatan kesejahteraan petani Indonesia,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menyalurkan hibah perkebunan senilai Rp9,95 triliun sebagai upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk tanaman perkebunan hingga pupuk organik.&#13;
&#13;
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjelaskan, program ini merupakan bagian dari target besar pemerintah dalam periode 2025 hingga 2027. Dalam penyaluran hibah turut hadir 170 bupati dari seluruh Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada bantuan Bapak Presiden langsung, nilainya untuk tanaman itu gratis. Hibah totalnya Rp9,95 triliun dalam bentuk tanaman dengan olah, pupuk organik diberikan secara gratis,&amp;quot; kata Mentan dalam konferensi pers, Senin (20/4/2026).&#13;
&#13;
Mentan menambahkan, hibah tersebut difokuskan pada pengembangan komoditas strategis perkebunan dengan jenis tanaman yang diberikan meliputi tebu, kopi, kakao, mete, pala, dan kelapa, disertai dengan dukungan pupuk organik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi ini target kita adalah 870 ribu hektare seluruh Indonesia,&amp;quot; tambah Mentan.&#13;
&#13;
Selain sektor perkebunan, pemerintah juga mengalokasikan anggaran tambahan untuk penguatan infrastruktur pertanian, khususnya irigasi. Program tersebut mencakup pencetakan sawah baru serta pengembangan sistem irigasi melalui pompanisasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian hari ini kami umumkan untuk irigasi, yaitu oplah irigasi cetak sawah. Ada 30 ribu cetak sawah tambahan kita bagi. Kemudian irigasi-irigasi pompanisasi dan seterusnya, 1,5 juta hektare seluruh Indonesia,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menambahkan, total anggaran yang digelontorkan untuk sektor irigasi mencapai lebih dari Rp3 triliun. Secara keseluruhan, dukungan anggaran yang disiapkan pemerintah untuk program ini mencapai sekitar Rp12 triliun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami dorong anggaran kita untuk hari ini untuk irigasi Rp3 triliun lebih. Jadi ada Rp12 triliun kita bagi dan mudah-mudahan ini semua tepat waktu seperti sebelumnya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Mentan berharap, berbagai program tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan nasional dalam jangka panjang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang terpenting adalah peningkatan kesejahteraan petani Indonesia,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
