<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RI Bangun Pabrik Bioetanol Akhir 2026</title><description>Pemerintah Indonesia mencapai kesepakatan dengan Toyota Motor Asia untuk mulai menggarap pabrik bioetanol di Provinsi Lampung paling lambat pada akhir 2026. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/20/320/3213595/ri-bangun-pabrik-bioetanol-akhir-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/04/20/320/3213595/ri-bangun-pabrik-bioetanol-akhir-2026"/><item><title>RI Bangun Pabrik Bioetanol Akhir 2026</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/20/320/3213595/ri-bangun-pabrik-bioetanol-akhir-2026</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/04/20/320/3213595/ri-bangun-pabrik-bioetanol-akhir-2026</guid><pubDate>Senin 20 April 2026 17:11 WIB</pubDate><dc:creator>Rohman Wibowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/20/320/3213595/wamen_investasi-IcJB_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wamen Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/20/320/3213595/wamen_investasi-IcJB_large.jpg</image><title>Wamen Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Indonesia mencapai kesepakatan dengan Toyota Motor Asia untuk mulai menggarap pabrik bioetanol di Provinsi Lampung paling lambat pada akhir 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kerja sama ini digadang-gadang sebagai komitmen pemerintah menggenjot bauran energi terbarukan, sekaligus memaksimalkan sumber daya alam menjadi ceruk perekonomian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu menekankan dipilihnya Lampung sebagai pabrik bioetanol pertama karena stok bahan baku melimpah mulai dari sorgum, nabati, jagung hingga biomassa. Diperkirakan memakan waktu dua tahun pembangunan pabrik, produksi bioetanol awal dimulai pada 2028.&#13;
&#13;
&amp;quot;Planningnya sekitar Q3-Q4 tahun ini, kami akan mulai construction untuk pembangunan plan etanolnya dan sambil berjalan juga ada plantation untuk sorgumnya. Untuk awal, kapasitas produksinya 60 ribu kiloliter setahun,&amp;quot; ujar Todotua dalam jumpa pers di kantor BKPM, Senin (20/4/2026).&#13;
&#13;
Pihak Toyota, dikatakan Todotua, tertarik melakukan produksi kendaraan yang dapat disi bahan bakar bioetanol asal Indonesia lantaran memiliki sumber daya pemasok bioetanol yang berkepanjangan. Seturut itu, pabrikan Toyota juga sudah mulai berinvestasi masif pada pengembangan energi terbarukan, termasuk Bioetanol.&#13;
&#13;
Todotua mengatakan Pertamina New Renewable Energy yang bakal terlibat langsung kerja sama dengan Toyota.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melalui kerja sama ini, perusahaan pelat merah pula disiapkan mewujudkan mandatori pemerintah terkait campuran 10 persen bioetanol dalam BBM.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Etanol ini adalah salah satu energi bauran terbarukan yang kita rencanakan untuk develop. Pemerintah sudah menetapkan kita maksimal mandator di tahun 2028 untuk masuk kepada E10,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam kesempatan sama, CEO Toyota Motor Asia Masahiko Maeda menitberatkan pihaknya mulai mengalihkan produksi ke kendaraan berbasis bioetanol. Bukan cuma untuk keperluan industri sektoral, tapi industri otomotif secara keseluruhan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Posisi Toyota sejalan dengan sikap pemerintah Jepang, yang menyajikan kendaraan atau mobil penumpang, dan dalam beberapa waktu untuk kendaraan atau mobil komersial, tergantung kondisinya. Namun pada akhirnya, bersama pemerintah, kami dapat menyediakan tipe mobil apa pun yang sudah kami miliki,&amp;quot; kata Maeda.&#13;
&#13;
Meski demikian, pemerintah belum bisa memastikan berapa total investasi dari kerja sama ini. Hanya saja, pemerintah sebisa mungkin bakal memberikan insentif berupa pajak kepada pihak Toyota.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebab, korporasi asal Jepang bakal menjadi yang pertama membuka keran industri etanol dan mempercepat akselerasi pemerintah menjajakan energi ramah lingkungan ke pasaran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Insentif yang pasti, pertama untuk semua investment yang ada di Indonesia, kami memang kasih insentif dalam bentuk master list dan tax holiday,&amp;quot; kata Todotua.&#13;
&#13;
&amp;quot;Teknologinya Toyota ini sebenarnya mereka pun kalau 100 persen mengkonsumsi etanol sudah bisa. Dengan kondisional market price yang buka, di luar BBM yang subsidi, ini nanti market atau masyarakat akan diberikan pilihan menggunakan. E10 atau E20,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Indonesia mencapai kesepakatan dengan Toyota Motor Asia untuk mulai menggarap pabrik bioetanol di Provinsi Lampung paling lambat pada akhir 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kerja sama ini digadang-gadang sebagai komitmen pemerintah menggenjot bauran energi terbarukan, sekaligus memaksimalkan sumber daya alam menjadi ceruk perekonomian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu menekankan dipilihnya Lampung sebagai pabrik bioetanol pertama karena stok bahan baku melimpah mulai dari sorgum, nabati, jagung hingga biomassa. Diperkirakan memakan waktu dua tahun pembangunan pabrik, produksi bioetanol awal dimulai pada 2028.&#13;
&#13;
&amp;quot;Planningnya sekitar Q3-Q4 tahun ini, kami akan mulai construction untuk pembangunan plan etanolnya dan sambil berjalan juga ada plantation untuk sorgumnya. Untuk awal, kapasitas produksinya 60 ribu kiloliter setahun,&amp;quot; ujar Todotua dalam jumpa pers di kantor BKPM, Senin (20/4/2026).&#13;
&#13;
Pihak Toyota, dikatakan Todotua, tertarik melakukan produksi kendaraan yang dapat disi bahan bakar bioetanol asal Indonesia lantaran memiliki sumber daya pemasok bioetanol yang berkepanjangan. Seturut itu, pabrikan Toyota juga sudah mulai berinvestasi masif pada pengembangan energi terbarukan, termasuk Bioetanol.&#13;
&#13;
Todotua mengatakan Pertamina New Renewable Energy yang bakal terlibat langsung kerja sama dengan Toyota.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melalui kerja sama ini, perusahaan pelat merah pula disiapkan mewujudkan mandatori pemerintah terkait campuran 10 persen bioetanol dalam BBM.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Etanol ini adalah salah satu energi bauran terbarukan yang kita rencanakan untuk develop. Pemerintah sudah menetapkan kita maksimal mandator di tahun 2028 untuk masuk kepada E10,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam kesempatan sama, CEO Toyota Motor Asia Masahiko Maeda menitberatkan pihaknya mulai mengalihkan produksi ke kendaraan berbasis bioetanol. Bukan cuma untuk keperluan industri sektoral, tapi industri otomotif secara keseluruhan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Posisi Toyota sejalan dengan sikap pemerintah Jepang, yang menyajikan kendaraan atau mobil penumpang, dan dalam beberapa waktu untuk kendaraan atau mobil komersial, tergantung kondisinya. Namun pada akhirnya, bersama pemerintah, kami dapat menyediakan tipe mobil apa pun yang sudah kami miliki,&amp;quot; kata Maeda.&#13;
&#13;
Meski demikian, pemerintah belum bisa memastikan berapa total investasi dari kerja sama ini. Hanya saja, pemerintah sebisa mungkin bakal memberikan insentif berupa pajak kepada pihak Toyota.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebab, korporasi asal Jepang bakal menjadi yang pertama membuka keran industri etanol dan mempercepat akselerasi pemerintah menjajakan energi ramah lingkungan ke pasaran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Insentif yang pasti, pertama untuk semua investment yang ada di Indonesia, kami memang kasih insentif dalam bentuk master list dan tax holiday,&amp;quot; kata Todotua.&#13;
&#13;
&amp;quot;Teknologinya Toyota ini sebenarnya mereka pun kalau 100 persen mengkonsumsi etanol sudah bisa. Dengan kondisional market price yang buka, di luar BBM yang subsidi, ini nanti market atau masyarakat akan diberikan pilihan menggunakan. E10 atau E20,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
