<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Adhi Karya (ADHI) Kantongi Kontrak Baru Rp4,72 Triliun hingga Maret 2026, Ini Daftar Proyeknya</title><description>PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) membukukan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp4,72 triliun hingga Maret 2026.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/21/470/3213813/adhi-karya-adhi-kantongi-kontrak-baru-rp4-72-triliun-hingga-maret-2026-ini-daftar-proyeknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/04/21/470/3213813/adhi-karya-adhi-kantongi-kontrak-baru-rp4-72-triliun-hingga-maret-2026-ini-daftar-proyeknya"/><item><title>Adhi Karya (ADHI) Kantongi Kontrak Baru Rp4,72 Triliun hingga Maret 2026, Ini Daftar Proyeknya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/21/470/3213813/adhi-karya-adhi-kantongi-kontrak-baru-rp4-72-triliun-hingga-maret-2026-ini-daftar-proyeknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/04/21/470/3213813/adhi-karya-adhi-kantongi-kontrak-baru-rp4-72-triliun-hingga-maret-2026-ini-daftar-proyeknya</guid><pubDate>Selasa 21 April 2026 16:14 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/21/470/3213813/adhi_karya-H0uN_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Adhi Karya (ADHI) Kantongi Kontrak Baru Rp4,72 Triliun hingga Maret 2026, Ini Daftar Proyeknya (Foto: Dokumentasi ADHI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/21/470/3213813/adhi_karya-H0uN_large.jpg</image><title>Adhi Karya (ADHI) Kantongi Kontrak Baru Rp4,72 Triliun hingga Maret 2026, Ini Daftar Proyeknya (Foto: Dokumentasi ADHI)</title></images><description>JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) membukukan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp4,72 triliun hingga Maret 2026. Capaian tersebut tumbuh 131,5% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdasarkan sumber pendanaan, perolehan kontrak baru Adhi Karya didominasi oleh proyek pemerintah sebesar 76%, diikuti proyek BUMN sebesar 22%, serta proyek swasta sebesar 2%.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, berdasarkan lini bisnis, kontribusi terbesar berasal dari sektor Engineering and Construction sebesar 95%, disusul kontribusi dari lini bisnis Properti, Manufaktur, serta Investasi &amp;amp; Konsesi.&#13;
&#13;
Dari total kontrak baru yang diperoleh, sebesar Rp4 triliun berasal dari proyek non-joint operation (non-JO), sedangkan Rp183 miliar berasal dari proyek joint operation (JO). Hal ini menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menjaga keseimbangan portofolio proyek sekaligus memperluas kolaborasi strategis melalui skema kerja sama.&#13;
&#13;
Sejumlah proyek strategis yang berhasil diraih Adhi Karya hingga Maret 2026 beberapa di antaranya adalah Penanganan Tanggap Darurat di Aceh dan Sumatera Utara, CWC-4I Cimanuk River and Dyke Improvement in Indramayu (Package 2), Pembangunan/Renovasi RSUD Kabupaten Muna Barat, Tol Sigli - Seulimeum Seksi 1 Padang Tiji, dan Pembangunan On/Off Ramp Pattimura pada Jalan Tol Semarang-Solo.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Corporate Secretary Adhi Karya Rozi Sparta menyampaikan bahwa Perseroan terus berfokus pada peningkatan kualitas bisnis secara menyeluruh dengan menitikberatkan pada penguatan bisnis inti konstruksi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Menjaga kinerja positif di tengah tantangan industri sekaligus memperkuat daya saing perusahaan dalam menangkap peluang proyek-proyek strategis di tengah dinamika sektor konstruksi nasional,&amp;quot; ujar Rozi Sparta di Jakarta, Selasa (21/4/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menambahkan, Adhi Karya berkomitmen untuk terus memperkuat fundamental bisnis melalui peningkatan kualitas operasional, efisiensi, serta tata kelola perusahaan yang baik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan strategi tersebut, Perseroan optimistis dapat menjaga pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional,&amp;rdquo; ujar Rozi.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) membukukan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp4,72 triliun hingga Maret 2026. Capaian tersebut tumbuh 131,5% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berdasarkan sumber pendanaan, perolehan kontrak baru Adhi Karya didominasi oleh proyek pemerintah sebesar 76%, diikuti proyek BUMN sebesar 22%, serta proyek swasta sebesar 2%.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, berdasarkan lini bisnis, kontribusi terbesar berasal dari sektor Engineering and Construction sebesar 95%, disusul kontribusi dari lini bisnis Properti, Manufaktur, serta Investasi &amp;amp; Konsesi.&#13;
&#13;
Dari total kontrak baru yang diperoleh, sebesar Rp4 triliun berasal dari proyek non-joint operation (non-JO), sedangkan Rp183 miliar berasal dari proyek joint operation (JO). Hal ini menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menjaga keseimbangan portofolio proyek sekaligus memperluas kolaborasi strategis melalui skema kerja sama.&#13;
&#13;
Sejumlah proyek strategis yang berhasil diraih Adhi Karya hingga Maret 2026 beberapa di antaranya adalah Penanganan Tanggap Darurat di Aceh dan Sumatera Utara, CWC-4I Cimanuk River and Dyke Improvement in Indramayu (Package 2), Pembangunan/Renovasi RSUD Kabupaten Muna Barat, Tol Sigli - Seulimeum Seksi 1 Padang Tiji, dan Pembangunan On/Off Ramp Pattimura pada Jalan Tol Semarang-Solo.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Corporate Secretary Adhi Karya Rozi Sparta menyampaikan bahwa Perseroan terus berfokus pada peningkatan kualitas bisnis secara menyeluruh dengan menitikberatkan pada penguatan bisnis inti konstruksi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Menjaga kinerja positif di tengah tantangan industri sekaligus memperkuat daya saing perusahaan dalam menangkap peluang proyek-proyek strategis di tengah dinamika sektor konstruksi nasional,&amp;quot; ujar Rozi Sparta di Jakarta, Selasa (21/4/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menambahkan, Adhi Karya berkomitmen untuk terus memperkuat fundamental bisnis melalui peningkatan kualitas operasional, efisiensi, serta tata kelola perusahaan yang baik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan strategi tersebut, Perseroan optimistis dapat menjaga pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional,&amp;rdquo; ujar Rozi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
