<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>SMBC Indonesia (BTPN) Tebar Dividen Rp101,1 Miliar dari Laba 2025</title><description>Perseroan menetapkan pembagian dividen tunai sebesar 20 persen dari laba bersih tahun buku 2025, atau sekitar Rp101,11 miliar&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/24/278/3214375/smbc-indonesia-btpn-tebar-dividen-rp101-1-miliar-dari-laba-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/04/24/278/3214375/smbc-indonesia-btpn-tebar-dividen-rp101-1-miliar-dari-laba-2025"/><item><title>SMBC Indonesia (BTPN) Tebar Dividen Rp101,1 Miliar dari Laba 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/24/278/3214375/smbc-indonesia-btpn-tebar-dividen-rp101-1-miliar-dari-laba-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/04/24/278/3214375/smbc-indonesia-btpn-tebar-dividen-rp101-1-miliar-dari-laba-2025</guid><pubDate>Jum'at 24 April 2026 09:25 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/24/278/3214375/saham-WK8c_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) memutuskan membagikan dividen setelah disetujui pemegang saham. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/24/278/3214375/saham-WK8c_large.jpg</image><title>PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) memutuskan membagikan dividen setelah disetujui pemegang saham. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) memutuskan membagikan dividen setelah disetujui pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Perseroan menetapkan pembagian dividen tunai sebesar 20 persen dari laba bersih tahun buku 2025, atau sekitar Rp101,11 miliar, setara Rp9,49 per saham (gross).&#13;
&#13;
Selain itu, perseroan juga memutuskan tidak menyisihkan dana cadangan wajib karena telah memenuhi ketentuan minimum sebesar 20 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas Nomor 40 Tahun 2007.&#13;
&#13;
Direktur Utama SMBC Indonesia Henoch Munandar menerangkan kebijakan dividen dengan dividend payout ratio sebesar 20 persen mencerminkan fokus SMBC Indonesia pada pertumbuhan yang sehat, berkelanjutan, serta struktur permodalan yang tetap kuat untuk mendukung pertumbuhan ke depan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pembagian dividen ini menjadi bagian dari komitmen SMBC Indonesia dalam memberikan nilai tambah secara berkelanjutan kepada pemegang saham, sekaligus mencerminkan keseimbangan antara pemberian imbal hasil dan tingkat permodalan yang sehat untuk mendukung pertumbuhan ke depan,&amp;rdquo; kata Henoch, Jumat (24/4/2026).&#13;
&#13;
Para pemegang saham juga menyetujui untuk membukukan sisa laba bersih perseroan setelah dikurangi penyisihan dana dividen dan dana cadangan wajib sebagai laba ditahan, serta menyetujui usulan perubahan susunan direksi dan dewan komisaris.&#13;
&#13;
Perubahan susunan pengurus direksi dan dewan komisaris perseroan merupakan bagian dari penguatan tata kelola, melalui pengangkatan Emilya Tjahjadi sebagai direktur dan Linus Ekabranko Windoe sebagai komisaris independen, yang akan efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Rapat juga menerima pengunduran diri Ninik Herlani Masli Ridhwan sebagai komisaris independen.&#13;
&#13;
Susunan direksi dan dewan komisaris yang baru adalah sebagai berikut:&#13;
&#13;
Direksi&#13;
Direktur Utama: Henoch Munandar&#13;
Wakil Direktur Utama: Jun Saito&#13;
Wakil Direktur Utama: Michellina Laksmi Triwardhany&#13;
Direktur Kepatuhan: Dini Herdini&#13;
Direktur: Atsushi Hino&#13;
Direktur: Yuki Terayama&#13;
Direktur: Merisa Darwis&#13;
Direktur: Hanna Tantani&#13;
Direktur: Emilya Tjahjadi*&#13;
&#13;
Dewan Komisaris&#13;
Komisaris Utama: Chow Ying Hoong&#13;
Komisaris: Takeshi Kimoto&#13;
Komisaris Independen: Linus Ekabranko Windoe*&#13;
Komisaris Independen: Onny Widjanarko&#13;
Komisaris Independen: Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono&#13;
Komisaris Independen: Marita Alisjahbana&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perubahan susunan pengurus ini merupakan bagian dari upaya memperkuat arah strategis dan tata kelola perusahaan, khususnya memastikan segmen wholesale banking dan commercial banking semakin solid, baik dari sisi strategi pertumbuhan, pengelolaan portofolio, maupun penguatan hubungan dengan nasabah korporasi,&amp;rdquo; tambah Henoch.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) memutuskan membagikan dividen setelah disetujui pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Perseroan menetapkan pembagian dividen tunai sebesar 20 persen dari laba bersih tahun buku 2025, atau sekitar Rp101,11 miliar, setara Rp9,49 per saham (gross).&#13;
&#13;
Selain itu, perseroan juga memutuskan tidak menyisihkan dana cadangan wajib karena telah memenuhi ketentuan minimum sebesar 20 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas Nomor 40 Tahun 2007.&#13;
&#13;
Direktur Utama SMBC Indonesia Henoch Munandar menerangkan kebijakan dividen dengan dividend payout ratio sebesar 20 persen mencerminkan fokus SMBC Indonesia pada pertumbuhan yang sehat, berkelanjutan, serta struktur permodalan yang tetap kuat untuk mendukung pertumbuhan ke depan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pembagian dividen ini menjadi bagian dari komitmen SMBC Indonesia dalam memberikan nilai tambah secara berkelanjutan kepada pemegang saham, sekaligus mencerminkan keseimbangan antara pemberian imbal hasil dan tingkat permodalan yang sehat untuk mendukung pertumbuhan ke depan,&amp;rdquo; kata Henoch, Jumat (24/4/2026).&#13;
&#13;
Para pemegang saham juga menyetujui untuk membukukan sisa laba bersih perseroan setelah dikurangi penyisihan dana dividen dan dana cadangan wajib sebagai laba ditahan, serta menyetujui usulan perubahan susunan direksi dan dewan komisaris.&#13;
&#13;
Perubahan susunan pengurus direksi dan dewan komisaris perseroan merupakan bagian dari penguatan tata kelola, melalui pengangkatan Emilya Tjahjadi sebagai direktur dan Linus Ekabranko Windoe sebagai komisaris independen, yang akan efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Rapat juga menerima pengunduran diri Ninik Herlani Masli Ridhwan sebagai komisaris independen.&#13;
&#13;
Susunan direksi dan dewan komisaris yang baru adalah sebagai berikut:&#13;
&#13;
Direksi&#13;
Direktur Utama: Henoch Munandar&#13;
Wakil Direktur Utama: Jun Saito&#13;
Wakil Direktur Utama: Michellina Laksmi Triwardhany&#13;
Direktur Kepatuhan: Dini Herdini&#13;
Direktur: Atsushi Hino&#13;
Direktur: Yuki Terayama&#13;
Direktur: Merisa Darwis&#13;
Direktur: Hanna Tantani&#13;
Direktur: Emilya Tjahjadi*&#13;
&#13;
Dewan Komisaris&#13;
Komisaris Utama: Chow Ying Hoong&#13;
Komisaris: Takeshi Kimoto&#13;
Komisaris Independen: Linus Ekabranko Windoe*&#13;
Komisaris Independen: Onny Widjanarko&#13;
Komisaris Independen: Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono&#13;
Komisaris Independen: Marita Alisjahbana&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perubahan susunan pengurus ini merupakan bagian dari upaya memperkuat arah strategis dan tata kelola perusahaan, khususnya memastikan segmen wholesale banking dan commercial banking semakin solid, baik dari sisi strategi pertumbuhan, pengelolaan portofolio, maupun penguatan hubungan dengan nasabah korporasi,&amp;rdquo; tambah Henoch.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
