<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Transaksi Batu Bara DMO Didorong Gunakan Rupiah, Ini Alasannya</title><description>Transaksi batu bara untuk kebutuhan domestik didorong mengggunakan Rupiah. Penggunaan Rupiah dinilai menjadi langkah strategis.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/26/320/3214787/transaksi-batu-bara-dmo-didorong-gunakan-rupiah-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/04/26/320/3214787/transaksi-batu-bara-dmo-didorong-gunakan-rupiah-ini-alasannya"/><item><title>Transaksi Batu Bara DMO Didorong Gunakan Rupiah, Ini Alasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/26/320/3214787/transaksi-batu-bara-dmo-didorong-gunakan-rupiah-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/04/26/320/3214787/transaksi-batu-bara-dmo-didorong-gunakan-rupiah-ini-alasannya</guid><pubDate>Minggu 26 April 2026 14:13 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/26/320/3214787/batu_bara-wVbo_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Transaksi Batu Bara DMO Didorong Gunakan Rupiah, Ini Alasannya (Foto: PLN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/26/320/3214787/batu_bara-wVbo_large.jpg</image><title>Transaksi Batu Bara DMO Didorong Gunakan Rupiah, Ini Alasannya (Foto: PLN)</title></images><description>JAKARTA - Transaksi batu bara untuk kebutuhan domestik didorong mengggunakan Rupiah. Anggota Komisi XII DPR RI Sartono Hutomo menilai penggunaan Rupiah dalam transaksi batu bara untuk kebutuhan domestik dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi sekaligus ketahanan energi nasional, terutama di tengah ketergantungan sektor minyak dan gas terhadap dinamika global.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penggunaan mata uang rupiah dalam transaksi batu bara dapat dipertimbangkan sebagai strategi jangka pendek untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap faktor eksternal. Hal tersebut perlu dipertimbangkan dan diperhitungkan dengan bijaksana,&amp;rdquo; ujar Sartono di Jakarta, Minggu (26/4/2026).&#13;
&#13;
Sartono mengatakan transaksi batu bara untuk pembangkitan listrik nasional melalui skema Domestic Market Obligation (DMO) lebih efisien dibandingkan minyak dan gas karena didukung pasokan domestik yang kuat serta lebih memungkinkan menggunakan rupiah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Batu bara dinilai lebih realistis diterapkan dibandingkan minyak dan gas karena Indonesia memiliki cadangan dan produksi domestik yang besar,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, kondisi tersebut membuat transaksi batu bara untuk kebutuhan domestik dinilai lebih efisien sekaligus berpotensi memperkuat kedaulatan energi nasional.&#13;
&#13;
Sebaliknya, lanjut dia, minyak dan gas masih sangat bergantung pada dinamika pasar global sehingga penerapan transaksi menggunakan rupiah menjadi lebih kompleks.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan demikian, penggunaan rupiah dalam transaksi batu bara bisa menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional secara berkelanjutan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Transaksi batu bara untuk kebutuhan domestik didorong mengggunakan Rupiah. Anggota Komisi XII DPR RI Sartono Hutomo menilai penggunaan Rupiah dalam transaksi batu bara untuk kebutuhan domestik dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi sekaligus ketahanan energi nasional, terutama di tengah ketergantungan sektor minyak dan gas terhadap dinamika global.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penggunaan mata uang rupiah dalam transaksi batu bara dapat dipertimbangkan sebagai strategi jangka pendek untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap faktor eksternal. Hal tersebut perlu dipertimbangkan dan diperhitungkan dengan bijaksana,&amp;rdquo; ujar Sartono di Jakarta, Minggu (26/4/2026).&#13;
&#13;
Sartono mengatakan transaksi batu bara untuk pembangkitan listrik nasional melalui skema Domestic Market Obligation (DMO) lebih efisien dibandingkan minyak dan gas karena didukung pasokan domestik yang kuat serta lebih memungkinkan menggunakan rupiah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Batu bara dinilai lebih realistis diterapkan dibandingkan minyak dan gas karena Indonesia memiliki cadangan dan produksi domestik yang besar,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, kondisi tersebut membuat transaksi batu bara untuk kebutuhan domestik dinilai lebih efisien sekaligus berpotensi memperkuat kedaulatan energi nasional.&#13;
&#13;
Sebaliknya, lanjut dia, minyak dan gas masih sangat bergantung pada dinamika pasar global sehingga penerapan transaksi menggunakan rupiah menjadi lebih kompleks.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan demikian, penggunaan rupiah dalam transaksi batu bara bisa menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional secara berkelanjutan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
