<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> RI Targetkan Wonosobo Jadi Sentra Susu Nasional, Diborong Program MBG</title><description>Pemerintah menargetkan Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menjadi sentra susu nasional seiring tingginya kebutuhan susu dalam negeri.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/26/455/3214742/ri-targetkan-wonosobo-jadi-sentra-susu-nasional-diborong-program-mbg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/04/26/455/3214742/ri-targetkan-wonosobo-jadi-sentra-susu-nasional-diborong-program-mbg"/><item><title> RI Targetkan Wonosobo Jadi Sentra Susu Nasional, Diborong Program MBG</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/26/455/3214742/ri-targetkan-wonosobo-jadi-sentra-susu-nasional-diborong-program-mbg</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/04/26/455/3214742/ri-targetkan-wonosobo-jadi-sentra-susu-nasional-diborong-program-mbg</guid><pubDate>Minggu 26 April 2026 11:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/26/455/3214742/mbg-T56E_large.png" expression="full" type="image/jpeg"> RI Targetkan Wonosobo Jadi Sentra Susu Nasional, Diborong Program MBG (Foto: BGN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/26/455/3214742/mbg-T56E_large.png</image><title> RI Targetkan Wonosobo Jadi Sentra Susu Nasional, Diborong Program MBG (Foto: BGN)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menargetkan Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menjadi sentra susu nasional seiring tingginya kebutuhan susu dalam negeri. Daerah ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat sapi perah dan sapi pedaging.&#13;
&#13;
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan, peluang investasi di subsektor peternakan saat ini sangat terbuka, khususnya untuk pengembangan sapi perah dan sapi pedaging. Menurutnya, permintaan pasar terhadap produk peternakan sangat tinggi dan stabil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya mengundang investasi di bidang peternakan karena jika Anda pelihara sapi perah, susunya pasti laku, sapi pedaging dagingnya pasti laku,&amp;rdquo; jelas Sudaryono, dikutip Minggu (26/4/2026).&#13;
&#13;
Dia &amp;nbsp;menjelaskan, kebutuhan susu nasional terus meningkat dan saat ini hampir seluruh produksi dari sentra peternakan telah terserap untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kondisi ini membuka peluang besar bagi daerah baru untuk ikut memasok kebutuhan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sekarang semua sentra peternakan susu terserap untuk kebutuhan MBG. Ini kesempatan baik,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Senada, Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa kemampuan produksi susu dalam negeri masih jauh dari kebutuhan. Saat ini, produksi susu baru mampu memenuhi sekitar 25 persen kebutuhan nasional, sementara sisanya masih menjadi peluang pasar yang besar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kebutuhan sapi perah masih cukup besar. Kemampuan hanya 25 persen, ada 75 persen pasar dimungkinkan untuk memenuhi pasar susu segar dalam negeri,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Menurut dia, program MBG akan semakin meningkatkan kebutuhan susu nasional, sehingga daerah seperti Wonosobo perlu dipersiapkan menjadi pusat produksi susu segar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya berharap Wonosobo bisa menjadi sentra pemenuhan susu segar. Diharapkan Wonosobo dalam tahun-tahun mendatang menjadi sentra susu nasional. Perlu ada investasi,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menargetkan Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menjadi sentra susu nasional seiring tingginya kebutuhan susu dalam negeri. Daerah ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat sapi perah dan sapi pedaging.&#13;
&#13;
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan, peluang investasi di subsektor peternakan saat ini sangat terbuka, khususnya untuk pengembangan sapi perah dan sapi pedaging. Menurutnya, permintaan pasar terhadap produk peternakan sangat tinggi dan stabil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya mengundang investasi di bidang peternakan karena jika Anda pelihara sapi perah, susunya pasti laku, sapi pedaging dagingnya pasti laku,&amp;rdquo; jelas Sudaryono, dikutip Minggu (26/4/2026).&#13;
&#13;
Dia &amp;nbsp;menjelaskan, kebutuhan susu nasional terus meningkat dan saat ini hampir seluruh produksi dari sentra peternakan telah terserap untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kondisi ini membuka peluang besar bagi daerah baru untuk ikut memasok kebutuhan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sekarang semua sentra peternakan susu terserap untuk kebutuhan MBG. Ini kesempatan baik,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Senada, Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa kemampuan produksi susu dalam negeri masih jauh dari kebutuhan. Saat ini, produksi susu baru mampu memenuhi sekitar 25 persen kebutuhan nasional, sementara sisanya masih menjadi peluang pasar yang besar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kebutuhan sapi perah masih cukup besar. Kemampuan hanya 25 persen, ada 75 persen pasar dimungkinkan untuk memenuhi pasar susu segar dalam negeri,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Menurut dia, program MBG akan semakin meningkatkan kebutuhan susu nasional, sehingga daerah seperti Wonosobo perlu dipersiapkan menjadi pusat produksi susu segar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya berharap Wonosobo bisa menjadi sentra pemenuhan susu segar. Diharapkan Wonosobo dalam tahun-tahun mendatang menjadi sentra susu nasional. Perlu ada investasi,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
