<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Krakatau Steel (KRAS) Raup Laba Rp79,1 Miliar di Kuartal I-2026</title><description>PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) meraup laba bersih sebesar USD4,6 juta atau setara Rp79,1 miliar (kurs Rp17.200 per USD) pada kuartal I-2026.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/28/278/3215107/krakatau-steel-kras-raup-laba-rp79-1-miliar-di-kuartal-i-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/04/28/278/3215107/krakatau-steel-kras-raup-laba-rp79-1-miliar-di-kuartal-i-2026"/><item><title> Krakatau Steel (KRAS) Raup Laba Rp79,1 Miliar di Kuartal I-2026</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/28/278/3215107/krakatau-steel-kras-raup-laba-rp79-1-miliar-di-kuartal-i-2026</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/04/28/278/3215107/krakatau-steel-kras-raup-laba-rp79-1-miliar-di-kuartal-i-2026</guid><pubDate>Selasa 28 April 2026 07:31 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/28/278/3215107/kras-bh0f_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Krakatau Steel (KRAS) Raup Laba Rp79,1 Miliar di Kuartal I-2026 (Foto: Dokumentasi KRAS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/28/278/3215107/kras-bh0f_large.jpg</image><title> Krakatau Steel (KRAS) Raup Laba Rp79,1 Miliar di Kuartal I-2026 (Foto: Dokumentasi KRAS)</title></images><description>JAKARTA - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) meraup laba bersih sebesar USD4,6 juta atau setara Rp79,1 miliar (kurs Rp17.200 per USD) pada kuartal I-2026. Krakatau Steel juga membukukan pendapatan sebesar USD262,4 juta dan ekuitas mencapai USD745,7 juta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penguatan neraca ini memberikan stabilitas bagi perseroan dalam menjalankan aktivitas operasional dan menghadapi dinamika pasar yang sedang bergejolak saat ini.&#13;
&#13;
Direktur Utama Krakatau Steel Akbar Djohan, menyatakan bahwa hasil ini merupakan indikator bahwa program transformasi perusahaan mulai membuahkan hasil yang stabil. Meski demikian, dia menegaskan bahwa disiplin dalam pengelolaan biaya tetap menjadi prioritas utama.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kinerja kami mulai meningkat secara bertahap di awal tahun ini. Namun, kami tetap memandang bahwa program efisiensi masih menjadi kunci penting dalam menjaga momentum ini. Dengan hasil kuartal 1 yang mulai stabil, kami akan tetap &amp;nbsp;menjaga agar &amp;nbsp;selalu konsisten dan bisa berkelanjutan. Dengan demikian Krakatau Steel memiliki fondasi yang tangguh untuk mendukung kemandirian industri baja nasional,&amp;quot; ujar Akbar Djohan di Jakarta, Senin (27/4/2026).&#13;
&#13;
Berdasarkan catatan positif tersebut, Krakatau Steel optimis dalam menargetkan laba bersih sebesar USD129 juta pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya penguatan kinerja keuangan perusahaan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Optimalisasi Produksi dan Kontribusi Nasional&#13;
&#13;
Hingga Maret 2026, total produksi Krakatau Steel mencapai 360 ribu ton. Capaian ini didorong oleh beroperasinya fasilitas produksi utama secara optimal, di mana pabrik Hot Strip Mill (HSM) berkontribusi sebesar 230 ribu ton dan pabrik Cold Rolling Mill (CRM) sebesar 130 ribu ton.&#13;
&#13;
Optimalisasi ini merupakan bagian dari komitmen Perusahaan dalam menjalankan program penguatan permodalan bersama Danantara. Dengan mengedepankan nilai tambah produk domestik, Krakatau Steel terus berupaya menjadi pilar utama dalam menjaga ketahanan industri manufaktur serta mendukung visi kemandirian ekonomi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami fokus memastikan setiap lini produksi berjalan dengan efisien, agar dapat menghasilkan &amp;nbsp;produk baja yang lebih kompetitif &amp;nbsp;dan dapat bersaing di pasar. Dengan fondasi yang lebih sehat ini, kami optimis Krakatau Steel dapat terus melangkah sebagai perusahaan yang memberikan nilai tambah yang berkelanjutan,&amp;quot; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) meraup laba bersih sebesar USD4,6 juta atau setara Rp79,1 miliar (kurs Rp17.200 per USD) pada kuartal I-2026. Krakatau Steel juga membukukan pendapatan sebesar USD262,4 juta dan ekuitas mencapai USD745,7 juta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penguatan neraca ini memberikan stabilitas bagi perseroan dalam menjalankan aktivitas operasional dan menghadapi dinamika pasar yang sedang bergejolak saat ini.&#13;
&#13;
Direktur Utama Krakatau Steel Akbar Djohan, menyatakan bahwa hasil ini merupakan indikator bahwa program transformasi perusahaan mulai membuahkan hasil yang stabil. Meski demikian, dia menegaskan bahwa disiplin dalam pengelolaan biaya tetap menjadi prioritas utama.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kinerja kami mulai meningkat secara bertahap di awal tahun ini. Namun, kami tetap memandang bahwa program efisiensi masih menjadi kunci penting dalam menjaga momentum ini. Dengan hasil kuartal 1 yang mulai stabil, kami akan tetap &amp;nbsp;menjaga agar &amp;nbsp;selalu konsisten dan bisa berkelanjutan. Dengan demikian Krakatau Steel memiliki fondasi yang tangguh untuk mendukung kemandirian industri baja nasional,&amp;quot; ujar Akbar Djohan di Jakarta, Senin (27/4/2026).&#13;
&#13;
Berdasarkan catatan positif tersebut, Krakatau Steel optimis dalam menargetkan laba bersih sebesar USD129 juta pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya penguatan kinerja keuangan perusahaan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Optimalisasi Produksi dan Kontribusi Nasional&#13;
&#13;
Hingga Maret 2026, total produksi Krakatau Steel mencapai 360 ribu ton. Capaian ini didorong oleh beroperasinya fasilitas produksi utama secara optimal, di mana pabrik Hot Strip Mill (HSM) berkontribusi sebesar 230 ribu ton dan pabrik Cold Rolling Mill (CRM) sebesar 130 ribu ton.&#13;
&#13;
Optimalisasi ini merupakan bagian dari komitmen Perusahaan dalam menjalankan program penguatan permodalan bersama Danantara. Dengan mengedepankan nilai tambah produk domestik, Krakatau Steel terus berupaya menjadi pilar utama dalam menjaga ketahanan industri manufaktur serta mendukung visi kemandirian ekonomi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami fokus memastikan setiap lini produksi berjalan dengan efisien, agar dapat menghasilkan &amp;nbsp;produk baja yang lebih kompetitif &amp;nbsp;dan dapat bersaing di pasar. Dengan fondasi yang lebih sehat ini, kami optimis Krakatau Steel dapat terus melangkah sebagai perusahaan yang memberikan nilai tambah yang berkelanjutan,&amp;quot; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
