<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Investigasi Penyebab Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, KNKT Selidiki Sistem Persinyalan</title><description>Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah melakukan simulasi terhadap sistem persinyalan kereta api sebagai bagian dari investigasi pascainsiden kecelakaan kereta.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/30/320/3215538/investigasi-penyebab-kecelakaan-kereta-bekasi-timur-knkt-selidiki-sistem-persinyalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/04/30/320/3215538/investigasi-penyebab-kecelakaan-kereta-bekasi-timur-knkt-selidiki-sistem-persinyalan"/><item><title>Investigasi Penyebab Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, KNKT Selidiki Sistem Persinyalan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/04/30/320/3215538/investigasi-penyebab-kecelakaan-kereta-bekasi-timur-knkt-selidiki-sistem-persinyalan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/04/30/320/3215538/investigasi-penyebab-kecelakaan-kereta-bekasi-timur-knkt-selidiki-sistem-persinyalan</guid><pubDate>Kamis 30 April 2026 07:53 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/30/320/3215538/kai-U6q3_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Investigasi Penyebab Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, KNKT Selidiki Sistem Persinyalan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/30/320/3215538/kai-U6q3_large.jpg</image><title>Investigasi Penyebab Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, KNKT Selidiki Sistem Persinyalan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah melakukan simulasi terhadap sistem persinyalan kereta api sebagai bagian dari investigasi pascainsiden kecelakaan kereta rel listrik (KRL) dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.&#13;
&#13;
Simulasi ini merupakan bagian dari proses investigasi untuk mengetahui lebih jauh penyebab terjadinya kecelakaan yang menewaskan 16 orang penumpang pada Senin (27/4).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan simulasi persinyalan KNKT dilakukan untuk memahami kemungkinan penyebab teknis, khususnya terkait fungsi dan respons sistem persinyalan saat kejadian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil simulasi menjadi bahan penting dalam mengidentifikasi faktor penyebab kecelakaan serta potensi kelemahan system,&amp;quot; kata Menhub di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
KNKT telah menekankan bahwa proses investigasi dilakukan secara menyeluruh, objektif, dan berbasis data lapangan. Untuk itu, juga Kemenhub berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil investigasi guna meningkatkan keselamatan operasional perkeretaapian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami tekankan kembali bahwa aspek keselamatan sebagai prioritas utama,&amp;rdquo; lanjut Menhub.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Menhub telah menyampaikan perkembangan penanganan serta layanan kereta api pascainsiden kecelakaan yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara informasi dari PT Kereta Api Indonesia, pemulihan operasional kereta api pada jalur hilir telah dibuka pada Selasa (28/4) dini hari. Lalu pada Rabu dini hari (29/4), jalur hulu telah bersih dari puing-puing. Menhub juga sempat menaiki KRL dari Stasiun Bekasi Timur menuju Stasiun Cikarang dalam rangka uji coba pembukaan kembali jalur yang sebelumnya terdampak insiden kecelakaan.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah melakukan simulasi terhadap sistem persinyalan kereta api sebagai bagian dari investigasi pascainsiden kecelakaan kereta rel listrik (KRL) dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.&#13;
&#13;
Simulasi ini merupakan bagian dari proses investigasi untuk mengetahui lebih jauh penyebab terjadinya kecelakaan yang menewaskan 16 orang penumpang pada Senin (27/4).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan simulasi persinyalan KNKT dilakukan untuk memahami kemungkinan penyebab teknis, khususnya terkait fungsi dan respons sistem persinyalan saat kejadian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil simulasi menjadi bahan penting dalam mengidentifikasi faktor penyebab kecelakaan serta potensi kelemahan system,&amp;quot; kata Menhub di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
KNKT telah menekankan bahwa proses investigasi dilakukan secara menyeluruh, objektif, dan berbasis data lapangan. Untuk itu, juga Kemenhub berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil investigasi guna meningkatkan keselamatan operasional perkeretaapian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami tekankan kembali bahwa aspek keselamatan sebagai prioritas utama,&amp;rdquo; lanjut Menhub.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Menhub telah menyampaikan perkembangan penanganan serta layanan kereta api pascainsiden kecelakaan yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara informasi dari PT Kereta Api Indonesia, pemulihan operasional kereta api pada jalur hilir telah dibuka pada Selasa (28/4) dini hari. Lalu pada Rabu dini hari (29/4), jalur hulu telah bersih dari puing-puing. Menhub juga sempat menaiki KRL dari Stasiun Bekasi Timur menuju Stasiun Cikarang dalam rangka uji coba pembukaan kembali jalur yang sebelumnya terdampak insiden kecelakaan.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
