<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TNI Beri Pembekalan Penerima Beasiswa LPDP, Purbaya: Jangan Sampai Nanti Hina Negara</title><description>Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan terkait keterlibatan TNI dalam program persiapan keberangkatan (PK) bagi para penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/04/320/3216350/tni-beri-pembekalan-penerima-beasiswa-lpdp-purbaya-jangan-sampai-nanti-hina-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/05/04/320/3216350/tni-beri-pembekalan-penerima-beasiswa-lpdp-purbaya-jangan-sampai-nanti-hina-negara"/><item><title>TNI Beri Pembekalan Penerima Beasiswa LPDP, Purbaya: Jangan Sampai Nanti Hina Negara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/04/320/3216350/tni-beri-pembekalan-penerima-beasiswa-lpdp-purbaya-jangan-sampai-nanti-hina-negara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/05/04/320/3216350/tni-beri-pembekalan-penerima-beasiswa-lpdp-purbaya-jangan-sampai-nanti-hina-negara</guid><pubDate>Senin 04 Mei 2026 17:40 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/04/320/3216350/purbaya-eKCu_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TNI Beri Pembekalan Penerima Beasiswa LPDP, Purbaya: Jangan Sampai Nanti Hina Negara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/04/320/3216350/purbaya-eKCu_large.jpg</image><title>TNI Beri Pembekalan Penerima Beasiswa LPDP, Purbaya: Jangan Sampai Nanti Hina Negara (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan terkait keterlibatan TNI dalam program persiapan keberangkatan (PK) bagi para penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Purbaya menegaskan, keterlibatan unsur militer tersebut bukan bertujuan untuk persiapan perang, melainkan untuk menanamkan kedisiplinan dan memperkokoh rasa cinta tanah air. Menurutnya, aktivitas fisik seperti push-up maupun sit-up merupakan instrumen untuk melatih ketahanan mental dan kecintaan terhadap negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;LPDP itu ada pembekalan lebih lanjut dalam hal dari TNI, bukan untuk perang tapi untuk melatih, memperkuat rasa nasionalisme mereka. Biasanya kalau sit-up, push-up, itu disiplin itu kan latihan itu sebetulnya, latihan kecintaan ke negara. Yang disiplin itu kecintaan ke negaranya,&amp;quot; ujar Purbaya ke awak media di kantornya, Senin (4/5/2026).&#13;
&#13;
Purbaya menekankan pentingnya pembekalan ini agar para mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar negeri tetap memiliki loyalitas tinggi terhadap Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Purbaya tidak menginginkan adanya alumni LPDP yang justru memberikan citra buruk atau menghina negara sendiri setelah mendapatkan fasilitas pendidikan dari pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan sampai nanti kayak waktu kemarin-kemarin, pergi keluar habis itu menghina-hina negara sendiri. Itu yang utama,&amp;quot; tegas Purbaya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terkait aspek pendanaan, Purbaya memastikan bahwa penambahan anggaran untuk melibatkan TNI dalam proses pembekalan ini relatif kecil dan bersifat investasi.&#13;
&#13;
Nilai tersebut dianggap tidak sebanding dengan besarnya biaya pendidikan yang dikeluarkan negara untuk membiayai studi para penerima beasiswa selama bertahun-tahun di mancanegara. Pembekalan ini juga diharapkan menjadi pendorong agar para lulusan kembali ke Indonesia dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Enggak apa-apa, itu investasi. Kalau nambah sedikit, nggak banyak kan dibandingkan biaya mereka bertahun-tahun di luar negeri. Terus kalau nggak balik, ruginya banyak saya,&amp;quot; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan terkait keterlibatan TNI dalam program persiapan keberangkatan (PK) bagi para penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Purbaya menegaskan, keterlibatan unsur militer tersebut bukan bertujuan untuk persiapan perang, melainkan untuk menanamkan kedisiplinan dan memperkokoh rasa cinta tanah air. Menurutnya, aktivitas fisik seperti push-up maupun sit-up merupakan instrumen untuk melatih ketahanan mental dan kecintaan terhadap negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;LPDP itu ada pembekalan lebih lanjut dalam hal dari TNI, bukan untuk perang tapi untuk melatih, memperkuat rasa nasionalisme mereka. Biasanya kalau sit-up, push-up, itu disiplin itu kan latihan itu sebetulnya, latihan kecintaan ke negara. Yang disiplin itu kecintaan ke negaranya,&amp;quot; ujar Purbaya ke awak media di kantornya, Senin (4/5/2026).&#13;
&#13;
Purbaya menekankan pentingnya pembekalan ini agar para mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar negeri tetap memiliki loyalitas tinggi terhadap Indonesia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Purbaya tidak menginginkan adanya alumni LPDP yang justru memberikan citra buruk atau menghina negara sendiri setelah mendapatkan fasilitas pendidikan dari pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan sampai nanti kayak waktu kemarin-kemarin, pergi keluar habis itu menghina-hina negara sendiri. Itu yang utama,&amp;quot; tegas Purbaya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terkait aspek pendanaan, Purbaya memastikan bahwa penambahan anggaran untuk melibatkan TNI dalam proses pembekalan ini relatif kecil dan bersifat investasi.&#13;
&#13;
Nilai tersebut dianggap tidak sebanding dengan besarnya biaya pendidikan yang dikeluarkan negara untuk membiayai studi para penerima beasiswa selama bertahun-tahun di mancanegara. Pembekalan ini juga diharapkan menjadi pendorong agar para lulusan kembali ke Indonesia dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Enggak apa-apa, itu investasi. Kalau nambah sedikit, nggak banyak kan dibandingkan biaya mereka bertahun-tahun di luar negeri. Terus kalau nggak balik, ruginya banyak saya,&amp;quot; katanya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
