<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi RI Tumbuh 5,61% di Kuartal I-2026, Ini Sumber Pertumbuhan Utama</title><description>Capaian produk domestik bruto (PDB) ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2025, yakni sebesar 4,87 persen.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/05/320/3216468/ekonomi-ri-tumbuh-5-61-di-kuartal-i-2026-ini-sumber-pertumbuhan-utama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/05/05/320/3216468/ekonomi-ri-tumbuh-5-61-di-kuartal-i-2026-ini-sumber-pertumbuhan-utama"/><item><title>Ekonomi RI Tumbuh 5,61% di Kuartal I-2026, Ini Sumber Pertumbuhan Utama</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/05/320/3216468/ekonomi-ri-tumbuh-5-61-di-kuartal-i-2026-ini-sumber-pertumbuhan-utama</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/05/05/320/3216468/ekonomi-ri-tumbuh-5-61-di-kuartal-i-2026-ini-sumber-pertumbuhan-utama</guid><pubDate>Selasa 05 Mei 2026 11:58 WIB</pubDate><dc:creator>Rohman Wibowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/05/320/3216468/pertumbuhan_ekonomi-BkvY_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 sebesar 5,61 persen. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/05/320/3216468/pertumbuhan_ekonomi-BkvY_large.jpg</image><title>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 sebesar 5,61 persen. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 sebesar 5,61 persen. Capaian produk domestik bruto (PDB) ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2025, yakni sebesar 4,87 persen.&#13;
&#13;
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan sumber pertumbuhan ekonomi berasal dari lapangan usaha sektor industri pengolahan, perdagangan, pertanian, dan konstruksi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Industri pengolahan berkontribusi menjadi sumber pertumbuhan tertinggi, yakni 1,03%. Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga ditopang lapangan usaha dari perdagangan sebesar 0,82%, pertanian 0,55%, serta konstruksi 0,53%,&amp;rdquo; ujarnya, Selasa (5/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 atas dasar harga berlaku sebesar Rp6.187,2 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan sebesar Rp3.447,7 triliun.&#13;
&#13;
Sehingga, pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I-2026 dibandingkan triwulan I-2025 atau secara year-on-year tumbuh sebesar 5,61 persen,&amp;rdquo; ujar Amalia.&#13;
&#13;
Amalia juga menyampaikan sejumlah catatan peristiwa domestik yang memengaruhi PDB pada kuartal awal 2026. Mulai dari meningkatnya konsumsi masyarakat, seperti konsumsi per kapita kelompok restoran dan hotel yang tumbuh 11,63%, hingga nilai transaksi elektronik, kartu debit, dan kartu kredit yang meningkat 4,20%.&#13;
&#13;
Selain itu, mobilitas masyarakat juga tercatat meningkat pada momen libur nasional dan hari raya keagamaan, baik dari jumlah perjalanan dalam negeri yang tumbuh 13,14% maupun perjalanan luar negeri sebesar 8,62%.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada dorongan stimulus dari pemerintah sepanjang triwulan I-2026,&amp;rdquo; kata Amalia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 sebesar 5,61 persen. Capaian produk domestik bruto (PDB) ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2025, yakni sebesar 4,87 persen.&#13;
&#13;
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan sumber pertumbuhan ekonomi berasal dari lapangan usaha sektor industri pengolahan, perdagangan, pertanian, dan konstruksi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Industri pengolahan berkontribusi menjadi sumber pertumbuhan tertinggi, yakni 1,03%. Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga ditopang lapangan usaha dari perdagangan sebesar 0,82%, pertanian 0,55%, serta konstruksi 0,53%,&amp;rdquo; ujarnya, Selasa (5/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 atas dasar harga berlaku sebesar Rp6.187,2 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan sebesar Rp3.447,7 triliun.&#13;
&#13;
Sehingga, pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I-2026 dibandingkan triwulan I-2025 atau secara year-on-year tumbuh sebesar 5,61 persen,&amp;rdquo; ujar Amalia.&#13;
&#13;
Amalia juga menyampaikan sejumlah catatan peristiwa domestik yang memengaruhi PDB pada kuartal awal 2026. Mulai dari meningkatnya konsumsi masyarakat, seperti konsumsi per kapita kelompok restoran dan hotel yang tumbuh 11,63%, hingga nilai transaksi elektronik, kartu debit, dan kartu kredit yang meningkat 4,20%.&#13;
&#13;
Selain itu, mobilitas masyarakat juga tercatat meningkat pada momen libur nasional dan hari raya keagamaan, baik dari jumlah perjalanan dalam negeri yang tumbuh 13,14% maupun perjalanan luar negeri sebesar 8,62%.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada dorongan stimulus dari pemerintah sepanjang triwulan I-2026,&amp;rdquo; kata Amalia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
