<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tingkat Pengangguran Turun ke 4,68%, Pekerjaan Penuh Waktu Meningkat</title><description>Penyerapan tenaga kerja masih didominasi oleh sektor pertanian, perdagangan besar dan eceran, serta industri.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/05/320/3216509/tingkat-pengangguran-turun-ke-4-68-pekerjaan-penuh-waktu-meningkat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/05/05/320/3216509/tingkat-pengangguran-turun-ke-4-68-pekerjaan-penuh-waktu-meningkat"/><item><title>Tingkat Pengangguran Turun ke 4,68%, Pekerjaan Penuh Waktu Meningkat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/05/320/3216509/tingkat-pengangguran-turun-ke-4-68-pekerjaan-penuh-waktu-meningkat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/05/05/320/3216509/tingkat-pengangguran-turun-ke-4-68-pekerjaan-penuh-waktu-meningkat</guid><pubDate>Selasa 05 Mei 2026 13:35 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/05/320/3216509/pengangguran-BtH5_large.png" expression="full" type="image/jpeg"> Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,68 persen. (Foto ;Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/05/320/3216509/pengangguran-BtH5_large.png</image><title> Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,68 persen. (Foto ;Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,68 persen pada Februari 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari total angkatan kerja sebanyak 154,91 juta orang, terdapat 7,24 juta orang yang belum terserap pasar kerja sehingga menjadi penganggur. Jumlah pengangguran secara absolut turun 0,035 juta orang pada periode Februari 2025&amp;ndash;Februari 2026,&amp;rdquo; jelas Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Jakarta, Selasa (5/5/2026).&#13;
&#13;
Penyerapan tenaga kerja masih didominasi oleh sektor pertanian, perdagangan besar dan eceran, serta industri. Ketiga sektor tersebut menyerap 60,29 persen tenaga kerja nasional.&#13;
&#13;
Pada periode Februari 2025&amp;ndash;Februari 2026, jumlah penduduk bekerja meningkat 1,896 juta orang. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) laki-laki meningkat dari 84,34 persen pada 2025 menjadi 84,57 persen pada Februari 2026. Sementara itu, TPAK perempuan mengalami penurunan dari 56,70 persen pada Februari 2025 menjadi 56,41 persen pada Februari 2026.&#13;
&#13;
Seseorang yang bekerja setidaknya satu jam dalam seminggu termasuk dalam kategori penduduk bekerja sesuai standar International Labour Organization (ILO). BPS membagi penduduk bekerja ke dalam tiga kategori, yaitu pekerja penuh waktu (jam kerja minimal 35 jam per minggu), pekerja paruh waktu (jam kerja kurang dari 35 jam per minggu namun tidak mencari pekerjaan dan tidak bersedia menerima pekerjaan lain), serta setengah pengangguran (jam kerja 1&amp;ndash;34 jam per minggu dan masih mencari pekerjaan atau bersedia menerima pekerjaan lain).&#13;
&#13;
BPS mencatat pada Februari 2026, proporsi pekerja penuh waktu sebesar 66,77 persen, pekerja paruh waktu 25,97 persen, dan setengah pengangguran 7,27 persen. Proporsi pekerja penuh waktu pada Februari 2026 lebih tinggi dibandingkan Februari 2025 yang sebesar 66,19 persen.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,68 persen pada Februari 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari total angkatan kerja sebanyak 154,91 juta orang, terdapat 7,24 juta orang yang belum terserap pasar kerja sehingga menjadi penganggur. Jumlah pengangguran secara absolut turun 0,035 juta orang pada periode Februari 2025&amp;ndash;Februari 2026,&amp;rdquo; jelas Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Jakarta, Selasa (5/5/2026).&#13;
&#13;
Penyerapan tenaga kerja masih didominasi oleh sektor pertanian, perdagangan besar dan eceran, serta industri. Ketiga sektor tersebut menyerap 60,29 persen tenaga kerja nasional.&#13;
&#13;
Pada periode Februari 2025&amp;ndash;Februari 2026, jumlah penduduk bekerja meningkat 1,896 juta orang. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) laki-laki meningkat dari 84,34 persen pada 2025 menjadi 84,57 persen pada Februari 2026. Sementara itu, TPAK perempuan mengalami penurunan dari 56,70 persen pada Februari 2025 menjadi 56,41 persen pada Februari 2026.&#13;
&#13;
Seseorang yang bekerja setidaknya satu jam dalam seminggu termasuk dalam kategori penduduk bekerja sesuai standar International Labour Organization (ILO). BPS membagi penduduk bekerja ke dalam tiga kategori, yaitu pekerja penuh waktu (jam kerja minimal 35 jam per minggu), pekerja paruh waktu (jam kerja kurang dari 35 jam per minggu namun tidak mencari pekerjaan dan tidak bersedia menerima pekerjaan lain), serta setengah pengangguran (jam kerja 1&amp;ndash;34 jam per minggu dan masih mencari pekerjaan atau bersedia menerima pekerjaan lain).&#13;
&#13;
BPS mencatat pada Februari 2026, proporsi pekerja penuh waktu sebesar 66,77 persen, pekerja paruh waktu 25,97 persen, dan setengah pengangguran 7,27 persen. Proporsi pekerja penuh waktu pada Februari 2026 lebih tinggi dibandingkan Februari 2025 yang sebesar 66,19 persen.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
