<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Uji Coba Konversi LPG ke CNG 3 Kg, Hemat Devisa hingga Rp137 Triliun&amp;nbsp;</title><description>Bahlil mengatakan, proses konversi Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG) 3 kilogram (kg)  memasuki tahap uji coba.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/05/320/3216570/uji-coba-konversi-lpg-ke-cng-3-kg-hemat-devisa-hingga-rp137-triliun-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/05/05/320/3216570/uji-coba-konversi-lpg-ke-cng-3-kg-hemat-devisa-hingga-rp137-triliun-nbsp"/><item><title>Uji Coba Konversi LPG ke CNG 3 Kg, Hemat Devisa hingga Rp137 Triliun&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/05/320/3216570/uji-coba-konversi-lpg-ke-cng-3-kg-hemat-devisa-hingga-rp137-triliun-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/05/05/320/3216570/uji-coba-konversi-lpg-ke-cng-3-kg-hemat-devisa-hingga-rp137-triliun-nbsp</guid><pubDate>Selasa 05 Mei 2026 17:16 WIB</pubDate><dc:creator>Rohman Wibowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/05/320/3216570/lpg-06CF_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uji Coba Konversi LPG ke CNG 3 Kg, Hemat Devisa hingga Rp137 Triliun&amp;nbsp;(Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/05/320/3216570/lpg-06CF_large.jpg</image><title>Uji Coba Konversi LPG ke CNG 3 Kg, Hemat Devisa hingga Rp137 Triliun&amp;nbsp;(Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, proses konversi Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG) 3 kilogram (kg) &amp;nbsp;memasuki tahap uji coba yang diperkirakan rampung paling lambat 3 bulan ke depan.&#13;
&#13;
Bahlil menekankan konversi ke CNG menjadi cara pemerintah perlahan keluar dari ketergantungan impor sumber daya yang selama ini digunakan untuk kepentingan produk LPG hingga jutaan ton. Sumber daya yang digunakan sebagai basis produk CNG disebut melimpah di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketika gejolak geopolitik seperti ini untuk mendapatkan kepastian impor LPG itu memang ada, tapi kan kita tergantung pada global. Maka kami merumuskan alternatif lain. Apalagi kami baru menemukan gas di Kalimantan Timur. Nah ini sebagian besar kami bisa alokasikan untuk kebutuhan dalam negeri untuk meng-cover CNG,&amp;quot; kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Selasa (5/5/2026).&#13;
&#13;
Sampai kini, pemerintah masih merumuskan soal pendanaan konversi energi gas tersebut. Hanya saja, skema bisnis produksinya bakal bersifat business to business, yang kemungkinan besar melibatkan Pertamina.&#13;
&#13;
&amp;quot;CNG ini kan sudah dipakai oleh hotel, restoran, MBG, sudah ada, tapi pada klasifikasi yang 20 kilogram ke atas, ada yang 10-10 kilogram ke atas. Nah untuk yang 3 kilo memang tabungnya masih dilakukan uji coba,&amp;quot; ujar Bahlil.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau sudah dapat hasilnya (uji coba) dan kalau sudah dinyatakan firm, kami akan melakukan konversi (LPG ke CNG),&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Saat ini, konsumsi LPG nasional mencapai 8,6 juta ton per tahun. Dari angka tersebut, hanya 1,6-1,7 juta ton yang diproduksi dalam negeri dan selebihnya dipenuhi dari impor.&#13;
&#13;
Adapun bahan baku CNG dapat dipenuhi dari industri dalam negeri, yakni dari gas cair C1 dan C2 yang kemudian dipadatkan (compress) hingga mencapai tekanan tertentu. Adapun gas cair C1-C2 adalah gas alam (natural gas) yang didominasi oleh komponen metana (C1) dan etana (C2) yang telah dicairkan untuk mempermudah penyimpanan dan transportasi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Konversi CNG ke LPG Bisa Hemat Devisa Rp137 Triliun&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara ittu, Bahlil mengklaim cadangan devisa Indonesia bisa hemat seiring dilakukannya konversi LPG CNG. Hal ini lantaran pasokan sumber daya produk LPG bergantung impor.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan Indonesia memakai CNG, Insya Allah kalau teknologinya sudah ada, itu mampu kita melakukan efisiensi devisa kurang lebih Rp130 triliun sampai Rp137 triliun,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Bahlil mengatakan konversi LPG ke CNG ini bakal berdampak pada beban fiskal. Sebab selama ini anggaran subsidi cukup banyak terserap untuk produk LPG. Konversi juga digadang-gadan bakal berkorelasi pada kepentingan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan mengurangi beban rakyat karena dalam konteks pembelian sekarang kan per tabung itu LPG ada 18, 19, ada yang 20 (ribu rupiah) bahkan ada yang lebih,&amp;quot; kata dia.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, proses konversi Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG) 3 kilogram (kg) &amp;nbsp;memasuki tahap uji coba yang diperkirakan rampung paling lambat 3 bulan ke depan.&#13;
&#13;
Bahlil menekankan konversi ke CNG menjadi cara pemerintah perlahan keluar dari ketergantungan impor sumber daya yang selama ini digunakan untuk kepentingan produk LPG hingga jutaan ton. Sumber daya yang digunakan sebagai basis produk CNG disebut melimpah di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketika gejolak geopolitik seperti ini untuk mendapatkan kepastian impor LPG itu memang ada, tapi kan kita tergantung pada global. Maka kami merumuskan alternatif lain. Apalagi kami baru menemukan gas di Kalimantan Timur. Nah ini sebagian besar kami bisa alokasikan untuk kebutuhan dalam negeri untuk meng-cover CNG,&amp;quot; kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Selasa (5/5/2026).&#13;
&#13;
Sampai kini, pemerintah masih merumuskan soal pendanaan konversi energi gas tersebut. Hanya saja, skema bisnis produksinya bakal bersifat business to business, yang kemungkinan besar melibatkan Pertamina.&#13;
&#13;
&amp;quot;CNG ini kan sudah dipakai oleh hotel, restoran, MBG, sudah ada, tapi pada klasifikasi yang 20 kilogram ke atas, ada yang 10-10 kilogram ke atas. Nah untuk yang 3 kilo memang tabungnya masih dilakukan uji coba,&amp;quot; ujar Bahlil.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau sudah dapat hasilnya (uji coba) dan kalau sudah dinyatakan firm, kami akan melakukan konversi (LPG ke CNG),&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Saat ini, konsumsi LPG nasional mencapai 8,6 juta ton per tahun. Dari angka tersebut, hanya 1,6-1,7 juta ton yang diproduksi dalam negeri dan selebihnya dipenuhi dari impor.&#13;
&#13;
Adapun bahan baku CNG dapat dipenuhi dari industri dalam negeri, yakni dari gas cair C1 dan C2 yang kemudian dipadatkan (compress) hingga mencapai tekanan tertentu. Adapun gas cair C1-C2 adalah gas alam (natural gas) yang didominasi oleh komponen metana (C1) dan etana (C2) yang telah dicairkan untuk mempermudah penyimpanan dan transportasi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Konversi CNG ke LPG Bisa Hemat Devisa Rp137 Triliun&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara ittu, Bahlil mengklaim cadangan devisa Indonesia bisa hemat seiring dilakukannya konversi LPG CNG. Hal ini lantaran pasokan sumber daya produk LPG bergantung impor.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan Indonesia memakai CNG, Insya Allah kalau teknologinya sudah ada, itu mampu kita melakukan efisiensi devisa kurang lebih Rp130 triliun sampai Rp137 triliun,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Bahlil mengatakan konversi LPG ke CNG ini bakal berdampak pada beban fiskal. Sebab selama ini anggaran subsidi cukup banyak terserap untuk produk LPG. Konversi juga digadang-gadan bakal berkorelasi pada kepentingan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami akan mengurangi beban rakyat karena dalam konteks pembelian sekarang kan per tabung itu LPG ada 18, 19, ada yang 20 (ribu rupiah) bahkan ada yang lebih,&amp;quot; kata dia.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
