<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Daging Ayam dan Telur Turun, Cabai Masih Bertahan Tinggi</title><description>Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengklaim pasokan dan harga pangan dalam kondisi stabil meski terdapat tekanan akibat dinamika global&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/07/320/3216998/harga-daging-ayam-dan-telur-turun-cabai-masih-bertahan-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/05/07/320/3216998/harga-daging-ayam-dan-telur-turun-cabai-masih-bertahan-tinggi"/><item><title>Harga Daging Ayam dan Telur Turun, Cabai Masih Bertahan Tinggi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/07/320/3216998/harga-daging-ayam-dan-telur-turun-cabai-masih-bertahan-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/05/07/320/3216998/harga-daging-ayam-dan-telur-turun-cabai-masih-bertahan-tinggi</guid><pubDate>Kamis 07 Mei 2026 16:16 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/07/320/3216998/pasar-izKL_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Harga Daging Ayam dan Telur Turun, Cabai Masih Bertahan Tinggi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/07/320/3216998/pasar-izKL_large.png</image><title>Harga Daging Ayam dan Telur Turun, Cabai Masih Bertahan Tinggi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengklaim pasokan dan harga pangan dalam kondisi stabil meski terdapat tekanan akibat dinamika global. Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menegaskan tidak ada kendala dalam pasokan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Secara prinsip, yang pertama pasokan relatif bagus, tidak ada kendala dari pasokan,&amp;quot; ujar Ketut, Kamis (7/5/2026).&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, harga sejumlah komoditas strategis mulai menunjukkan tren perbaikan. Harga daging ayam yang sebelumnya berada di kisaran Rp40.000&amp;ndash;Rp45.000 kini telah turun menjadi Rp39.000&amp;ndash;Rp40.000 per kilogram.&#13;
&#13;
Demikian halnya dengan telur ayam ras yang juga mengalami penurunan signifikan dari Rp31.000 saat Lebaran menjadi Rp27.000 per kilogram.&#13;
&#13;
Untuk komoditas hortikultura, bawang merah masih berada pada level relatif tinggi namun stabil. Sementara cabai rawit merah bertahan di kisaran Rp70.000-an, dengan indikasi mulai terjadi penurunan dari sisi produksi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Cabai rawit merah tetap di angka sekitar Rp70.000-an, tapi masih stabil di posisi itu, sudah mulai turun kalau informasi dari para petani,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Dari sisi pasokan impor, bawang putih dipastikan dalam kondisi aman tanpa kendala distribusi, dengan harga yang relatif stabil di kisaran Rp37.000 hingga Rp40.000 per kilogram di berbagai pasar.&#13;
&#13;
Selain itu, dalam kunjungan ke Pasar Induk Beras Cipinang, Bapanas mendapati ketersediaan beras dalam kondisi melimpah. Beragam jenis beras, mulai dari kelas medium, premium, hingga beras khusus, tersedia cukup banyak di pasaran dengan harga yang relatif wajar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kondisi ini semakin memperkuat sinyal bahwa pasokan beras nasional dalam kondisi terkendali,&amp;quot; sebutnya.&#13;
&#13;
Di sisi lain, hasil pantauan di Pasar Rawamangun dan ritel modern seperti Transmart Cempaka Putih menunjukkan beras SPHP tersedia dengan harga sesuai ketentuan, yakni Rp12.500 per kilogram atau Rp62.500 per kemasan 5 kilogram.&#13;
&#13;
Namun demikian, Bapanas mencatat ketersediaan MinyaKita masih belum merata di pasar. Menurutnya, pemerintah akan segera melakukan langkah percepatan distribusi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah kemudian memang di sini MinyaKita relatif masih belum kita lihat. Tentu kita akan rapatkan dengan Bulog, dengan tim semua, dengan beberapa produsen untuk segera melakukan pasokan DMO MinyaKita, sehingga MinyaKita bisa didistribusikan di seluruh pasar, khususnya di DKI,&amp;quot; tegas Ketut.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengklaim pasokan dan harga pangan dalam kondisi stabil meski terdapat tekanan akibat dinamika global. Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menegaskan tidak ada kendala dalam pasokan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Secara prinsip, yang pertama pasokan relatif bagus, tidak ada kendala dari pasokan,&amp;quot; ujar Ketut, Kamis (7/5/2026).&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, harga sejumlah komoditas strategis mulai menunjukkan tren perbaikan. Harga daging ayam yang sebelumnya berada di kisaran Rp40.000&amp;ndash;Rp45.000 kini telah turun menjadi Rp39.000&amp;ndash;Rp40.000 per kilogram.&#13;
&#13;
Demikian halnya dengan telur ayam ras yang juga mengalami penurunan signifikan dari Rp31.000 saat Lebaran menjadi Rp27.000 per kilogram.&#13;
&#13;
Untuk komoditas hortikultura, bawang merah masih berada pada level relatif tinggi namun stabil. Sementara cabai rawit merah bertahan di kisaran Rp70.000-an, dengan indikasi mulai terjadi penurunan dari sisi produksi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Cabai rawit merah tetap di angka sekitar Rp70.000-an, tapi masih stabil di posisi itu, sudah mulai turun kalau informasi dari para petani,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Dari sisi pasokan impor, bawang putih dipastikan dalam kondisi aman tanpa kendala distribusi, dengan harga yang relatif stabil di kisaran Rp37.000 hingga Rp40.000 per kilogram di berbagai pasar.&#13;
&#13;
Selain itu, dalam kunjungan ke Pasar Induk Beras Cipinang, Bapanas mendapati ketersediaan beras dalam kondisi melimpah. Beragam jenis beras, mulai dari kelas medium, premium, hingga beras khusus, tersedia cukup banyak di pasaran dengan harga yang relatif wajar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kondisi ini semakin memperkuat sinyal bahwa pasokan beras nasional dalam kondisi terkendali,&amp;quot; sebutnya.&#13;
&#13;
Di sisi lain, hasil pantauan di Pasar Rawamangun dan ritel modern seperti Transmart Cempaka Putih menunjukkan beras SPHP tersedia dengan harga sesuai ketentuan, yakni Rp12.500 per kilogram atau Rp62.500 per kemasan 5 kilogram.&#13;
&#13;
Namun demikian, Bapanas mencatat ketersediaan MinyaKita masih belum merata di pasar. Menurutnya, pemerintah akan segera melakukan langkah percepatan distribusi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah kemudian memang di sini MinyaKita relatif masih belum kita lihat. Tentu kita akan rapatkan dengan Bulog, dengan tim semua, dengan beberapa produsen untuk segera melakukan pasokan DMO MinyaKita, sehingga MinyaKita bisa didistribusikan di seluruh pasar, khususnya di DKI,&amp;quot; tegas Ketut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
