<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apakah Listrik Lebih Mahal Dipakai saat Jam 17.00&amp;ndash;22.00?&amp;nbsp;</title><description>Apakah listrik lebih mahal dipakai saat Jam 17.00??&quot;22.00? PT PLN (Persero) menyatakan pada jam tersebut merupakan beban puncak pemakaian listrik di masyarakat. &#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/09/320/3217433/apakah-listrik-lebih-mahal-dipakai-saat-jam-17-00-ndash-22-00-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/05/09/320/3217433/apakah-listrik-lebih-mahal-dipakai-saat-jam-17-00-ndash-22-00-nbsp"/><item><title>Apakah Listrik Lebih Mahal Dipakai saat Jam 17.00&amp;ndash;22.00?&amp;nbsp;</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/09/320/3217433/apakah-listrik-lebih-mahal-dipakai-saat-jam-17-00-ndash-22-00-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/05/09/320/3217433/apakah-listrik-lebih-mahal-dipakai-saat-jam-17-00-ndash-22-00-nbsp</guid><pubDate>Sabtu 09 Mei 2026 21:20 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/09/320/3217433/tarif_listrik-mxUH_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tarif Listrik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/09/320/3217433/tarif_listrik-mxUH_large.jpg</image><title>Tarif Listrik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Apakah listrik lebih mahal dipakai saat Jam 17.00&amp;ndash;22.00? PT PLN (Persero) menyatakan pada jam tersebut merupakan beban puncak pemakaian listrik di masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lalu apakah benar &amp;nbsp;kenaikan tarif listrik PLN pada jam puncak beban tersebut? Dikutip dari akun resmi @pln_id, berikut penjelasannya, Sabtu (9/5/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
PLN membenarkan puncak pemakaian beban listrik terjadi pada pukul 17.00 hingga 22.00, akan tetapi hal ini tidak membuat harga listrik mengalami kenaikan. Tarif yang dikenakan tetap sama, tidak ada perubahan.&#13;
&#13;
Selain itu, pemerintah mengatakan tidak ada kenaikan tarif listrik seperti informasi yang beredar di media sosial.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai dengan hari ini saya bicara ini dan exercise yang kami lakukan itu belum ada kenaikan tarif listrik,&amp;quot; ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia beberapa waktu yang lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut rincian lengkap tarif listrik yang dikenakan PLN untuk periode April hingga Juni (kuartal II-2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Tarif listrik keperluan rumah tangga&#13;
&#13;
Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp1.352 per kWh.&#13;
Golongan R-1/TR daya 1.300 VA: Rp1.444,70 per kWh.&#13;
Golongan R-1/TR daya 2.200 VA: Rp1.444,70 per kWh.&#13;
Golongan R-2/TR daya 3.500-5.500 VA: Rp1.699,53 per kWh.&#13;
Golongan R-3/TR, TM daya di atas 6.600 VA: Rp1.699,53 per kWh.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
2. Tarif listrik keperluan bisnis&#13;
&#13;
Golongan B-2/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp1.444,70 per kWh.&#13;
Golongan B-3/TM, TT daya di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
3. Tarif listrik keperluan industri&#13;
&#13;
Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh.&#13;
Golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA: Rp996,74 per kWh.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
4. Tarif listrik keperluan fasilitas pemerintah dan penerangan jalanan umum&#13;
&#13;
Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp1.699,53 per kWh.&#13;
Golongan P-2/TM tegangan menengah daya di atas 200 kVA: Rp1.522,88 per kWh.&#13;
Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum: Rp1.699,53 per kWh.&#13;
Golongan L/TR, TM, TT daya pada berbagai tegangan: Rp1.644,52 per kWh.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
5. Tarif listrik keperluan pelayanan sosial&#13;
&#13;
Golongan S-1/TR daya 450 VA: Rp325 per kWh.&#13;
Golongan S-1/TR daya 900 VA: Rp455 per kWh.&#13;
Golongan S-1/TR daya 1.300 VA: Rp708 per kWh.&#13;
Golongan S-1/TR daya 2.200 VA: Rp760 per kWh.&#13;
Golongan S-1/TR daya 3.500 VA-200 kVA: Rp900 per kWh.&#13;
Golongan S-2/TM daya lebih dari 200 kVA: Rp925 per kWh.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Apakah listrik lebih mahal dipakai saat Jam 17.00&amp;ndash;22.00? PT PLN (Persero) menyatakan pada jam tersebut merupakan beban puncak pemakaian listrik di masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Lalu apakah benar &amp;nbsp;kenaikan tarif listrik PLN pada jam puncak beban tersebut? Dikutip dari akun resmi @pln_id, berikut penjelasannya, Sabtu (9/5/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
PLN membenarkan puncak pemakaian beban listrik terjadi pada pukul 17.00 hingga 22.00, akan tetapi hal ini tidak membuat harga listrik mengalami kenaikan. Tarif yang dikenakan tetap sama, tidak ada perubahan.&#13;
&#13;
Selain itu, pemerintah mengatakan tidak ada kenaikan tarif listrik seperti informasi yang beredar di media sosial.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai dengan hari ini saya bicara ini dan exercise yang kami lakukan itu belum ada kenaikan tarif listrik,&amp;quot; ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia beberapa waktu yang lalu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Berikut rincian lengkap tarif listrik yang dikenakan PLN untuk periode April hingga Juni (kuartal II-2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Tarif listrik keperluan rumah tangga&#13;
&#13;
Golongan R-1/TR daya 900 VA: Rp1.352 per kWh.&#13;
Golongan R-1/TR daya 1.300 VA: Rp1.444,70 per kWh.&#13;
Golongan R-1/TR daya 2.200 VA: Rp1.444,70 per kWh.&#13;
Golongan R-2/TR daya 3.500-5.500 VA: Rp1.699,53 per kWh.&#13;
Golongan R-3/TR, TM daya di atas 6.600 VA: Rp1.699,53 per kWh.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
2. Tarif listrik keperluan bisnis&#13;
&#13;
Golongan B-2/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp1.444,70 per kWh.&#13;
Golongan B-3/TM, TT daya di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
3. Tarif listrik keperluan industri&#13;
&#13;
Golongan I-3/TM daya di atas 200 kVA: Rp1.114,74 per kWh.&#13;
Golongan I-4/TT daya di atas 30.000 kVA: Rp996,74 per kWh.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
4. Tarif listrik keperluan fasilitas pemerintah dan penerangan jalanan umum&#13;
&#13;
Golongan P-1/TR daya 6.600 VA-200 kVA: Rp1.699,53 per kWh.&#13;
Golongan P-2/TM tegangan menengah daya di atas 200 kVA: Rp1.522,88 per kWh.&#13;
Golongan P-3/TR untuk penerangan jalan umum: Rp1.699,53 per kWh.&#13;
Golongan L/TR, TM, TT daya pada berbagai tegangan: Rp1.644,52 per kWh.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
5. Tarif listrik keperluan pelayanan sosial&#13;
&#13;
Golongan S-1/TR daya 450 VA: Rp325 per kWh.&#13;
Golongan S-1/TR daya 900 VA: Rp455 per kWh.&#13;
Golongan S-1/TR daya 1.300 VA: Rp708 per kWh.&#13;
Golongan S-1/TR daya 2.200 VA: Rp760 per kWh.&#13;
Golongan S-1/TR daya 3.500 VA-200 kVA: Rp900 per kWh.&#13;
Golongan S-2/TM daya lebih dari 200 kVA: Rp925 per kWh.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
