<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.414 per Dolar AS</title><description>Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan hari ini Senin (11/5/2026), turun 32 poin atau sekitar 18 persen ke level Rp17.414 per dolar AS.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/11/320/3217747/rupiah-ditutup-melemah-ke-rp17-414-per-dolar-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/05/11/320/3217747/rupiah-ditutup-melemah-ke-rp17-414-per-dolar-as"/><item><title>Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.414 per Dolar AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/11/320/3217747/rupiah-ditutup-melemah-ke-rp17-414-per-dolar-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/05/11/320/3217747/rupiah-ditutup-melemah-ke-rp17-414-per-dolar-as</guid><pubDate>Senin 11 Mei 2026 16:00 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/11/320/3217747/rupiah_hari_ini-UPsC_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah Hari Ini (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/11/320/3217747/rupiah_hari_ini-UPsC_large.jpg</image><title>Rupiah Hari Ini (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan hari ini Senin (11/5/2026), turun 32 poin atau sekitar 18 persen ke level Rp17.414 per dolar AS.&#13;
&#13;
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa sentimen datang dari global yaitu Presiden AS Donald Trump menyebut tanggapan Iran terhadap proposal perdamaian AS &amp;quot;sama sekali tidak dapat diterima&amp;quot;, sehingga meningkatkan risiko geopolitik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada hari Minggu, Trump menolak proposal balasan terbaru Teheran terhadap kerangka perdamaian Washington, dengan mengatakan bahwa tanggapan Iran &amp;lsquo;sama sekali tidak dapat diterima&amp;rsquo;. Komentar tersebut meredam harapan akan meredanya ketegangan dalam waktu dekat di kawasan Teluk,&amp;rdquo; tulis Ibrahim dalam risetnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Proposal asli AS dilaporkan menginginkan penghentian kegiatan pengayaan uranium Iran selama 20 tahun, penghapusan persediaan uranium yang sangat diperkaya, dan pembongkaran fasilitas nuklir utama sebagai imbalan atas pencabutan sanksi dan penghentian aksi militer.&#13;
&#13;
Tanggapan Iran, yang disampaikan melalui mediator Pakistan, dilaporkan menuntut pencabutan sanksi, penghentian kehadiran angkatan laut AS di sekitar Selat Hormuz, jaminan keamanan, dan pengakuan hak Iran untuk melanjutkan beberapa aktivitas nuklir.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wall Street Journal melaporkan bahwa Iran mengusulkan untuk mengurangi sebagian uranium yang sangat diperkaya dan mentransfer sisanya ke negara ketiga. Investor tetap fokus pada Selat Hormuz, yang sebagian besar tetap tertutup sejak awal konflik.&#13;
&#13;
Ketegangan geopolitik ini terjadi menjelang kunjungan Trump ke China yang dijadwalkan akhir pekan ini, di mana ia diperkirakan akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pertemuan puncak tersebut kemungkinan akan fokus pada perdagangan, Taiwan, dan konflik Iran, dengan Beijing dipandang sebagai pemain diplomatik kunci mengingat hubungan ekonominya dengan Teheran.&#13;
&#13;
Minggu ini, perhatian pasar akan tertuju pada rilis data inflasi AS bulan April, termasuk Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Indeks Harga Produsen (PPI). Bersamaan dengan itu, data Penjualan Ritel dan pidato para pejabat Federal Reserve juga akan menjadi perhatian pasar.&#13;
&#13;
Dari sentimen domestik, Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada April 2026 menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional tetap terjaga di zona optimistis. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) April 2026 yang berada di level 123,0 atau meningkat tipis dibandingkan Maret 2026 sebesar 122,9. Level indeks di atas 100 mencerminkan konsumen masih memiliki optimisme terhadap kondisi ekonomi.&#13;
&#13;
Bank Indonesia menyebut terjaganya keyakinan konsumen terutama didorong oleh peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE). Pada April 2026, IKE tercatat sebesar 116,5, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 115,4.&#13;
&#13;
Kenaikan IKE menunjukkan persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini, termasuk ketersediaan lapangan kerja, penghasilan, dan daya beli, mengalami perbaikan dibandingkan bulan sebelumnya. IKK menggunakan tahun acuan dengan nilai 100. Artinya indeks kepercayaan konsumen pada April 2026 di level 123 berada di zona optimistis atau di atas nilai acuan.&#13;
&#13;
Sementara itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tetap berada pada level optimistis sebesar 129,6. Meski demikian, angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan Maret 2026 yang mencapai 130,4.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penurunan tipis IEK mengindikasikan konsumen masih memiliki keyakinan positif terhadap prospek ekonomi ke depan, meski dengan tingkat optimisme yang sedikit lebih moderat dibandingkan bulan sebelumnya.&#13;
&#13;
Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp17.410-Rp17.460 per dolar AS.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan hari ini Senin (11/5/2026), turun 32 poin atau sekitar 18 persen ke level Rp17.414 per dolar AS.&#13;
&#13;
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa sentimen datang dari global yaitu Presiden AS Donald Trump menyebut tanggapan Iran terhadap proposal perdamaian AS &amp;quot;sama sekali tidak dapat diterima&amp;quot;, sehingga meningkatkan risiko geopolitik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada hari Minggu, Trump menolak proposal balasan terbaru Teheran terhadap kerangka perdamaian Washington, dengan mengatakan bahwa tanggapan Iran &amp;lsquo;sama sekali tidak dapat diterima&amp;rsquo;. Komentar tersebut meredam harapan akan meredanya ketegangan dalam waktu dekat di kawasan Teluk,&amp;rdquo; tulis Ibrahim dalam risetnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Proposal asli AS dilaporkan menginginkan penghentian kegiatan pengayaan uranium Iran selama 20 tahun, penghapusan persediaan uranium yang sangat diperkaya, dan pembongkaran fasilitas nuklir utama sebagai imbalan atas pencabutan sanksi dan penghentian aksi militer.&#13;
&#13;
Tanggapan Iran, yang disampaikan melalui mediator Pakistan, dilaporkan menuntut pencabutan sanksi, penghentian kehadiran angkatan laut AS di sekitar Selat Hormuz, jaminan keamanan, dan pengakuan hak Iran untuk melanjutkan beberapa aktivitas nuklir.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Wall Street Journal melaporkan bahwa Iran mengusulkan untuk mengurangi sebagian uranium yang sangat diperkaya dan mentransfer sisanya ke negara ketiga. Investor tetap fokus pada Selat Hormuz, yang sebagian besar tetap tertutup sejak awal konflik.&#13;
&#13;
Ketegangan geopolitik ini terjadi menjelang kunjungan Trump ke China yang dijadwalkan akhir pekan ini, di mana ia diperkirakan akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pertemuan puncak tersebut kemungkinan akan fokus pada perdagangan, Taiwan, dan konflik Iran, dengan Beijing dipandang sebagai pemain diplomatik kunci mengingat hubungan ekonominya dengan Teheran.&#13;
&#13;
Minggu ini, perhatian pasar akan tertuju pada rilis data inflasi AS bulan April, termasuk Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Indeks Harga Produsen (PPI). Bersamaan dengan itu, data Penjualan Ritel dan pidato para pejabat Federal Reserve juga akan menjadi perhatian pasar.&#13;
&#13;
Dari sentimen domestik, Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) pada April 2026 menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional tetap terjaga di zona optimistis. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) April 2026 yang berada di level 123,0 atau meningkat tipis dibandingkan Maret 2026 sebesar 122,9. Level indeks di atas 100 mencerminkan konsumen masih memiliki optimisme terhadap kondisi ekonomi.&#13;
&#13;
Bank Indonesia menyebut terjaganya keyakinan konsumen terutama didorong oleh peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE). Pada April 2026, IKE tercatat sebesar 116,5, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 115,4.&#13;
&#13;
Kenaikan IKE menunjukkan persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini, termasuk ketersediaan lapangan kerja, penghasilan, dan daya beli, mengalami perbaikan dibandingkan bulan sebelumnya. IKK menggunakan tahun acuan dengan nilai 100. Artinya indeks kepercayaan konsumen pada April 2026 di level 123 berada di zona optimistis atau di atas nilai acuan.&#13;
&#13;
Sementara itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tetap berada pada level optimistis sebesar 129,6. Meski demikian, angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan Maret 2026 yang mencapai 130,4.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Penurunan tipis IEK mengindikasikan konsumen masih memiliki keyakinan positif terhadap prospek ekonomi ke depan, meski dengan tingkat optimisme yang sedikit lebih moderat dibandingkan bulan sebelumnya.&#13;
&#13;
Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp17.410-Rp17.460 per dolar AS.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
