<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo Soroti Penyaluran Bansos PKH hingga Bantuan Tunai yang Belum Tepat Sasaran</title><description>Presiden menaruh perhatian besar terhadap efektivitas penyaluran bansos, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH),&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/13/320/3218117/prabowo-soroti-penyaluran-bansos-pkh-hingga-bantuan-tunai-yang-belum-tepat-sasaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/05/13/320/3218117/prabowo-soroti-penyaluran-bansos-pkh-hingga-bantuan-tunai-yang-belum-tepat-sasaran"/><item><title>Prabowo Soroti Penyaluran Bansos PKH hingga Bantuan Tunai yang Belum Tepat Sasaran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/13/320/3218117/prabowo-soroti-penyaluran-bansos-pkh-hingga-bantuan-tunai-yang-belum-tepat-sasaran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/05/13/320/3218117/prabowo-soroti-penyaluran-bansos-pkh-hingga-bantuan-tunai-yang-belum-tepat-sasaran</guid><pubDate>Rabu 13 Mei 2026 08:50 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/13/320/3218117/prabowo_cak_imin-cSez_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar Laporkan Persoalan Bansos ke Presiden Prabowo. (Foto: Okezone.com/Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/13/320/3218117/prabowo_cak_imin-cSez_large.jpg</image><title>Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar Laporkan Persoalan Bansos ke Presiden Prabowo. (Foto: Okezone.com/Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga untuk menyinkronkan penyaluran bantuan sosial (bansos) dan program pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar lebih tepat sasaran.&#13;
&#13;
Instruksi tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) usai melaporkan perkembangan program pemberdayaan masyarakat kepada Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta.&#13;
&#13;
Cak Imin mengatakan Presiden menaruh perhatian besar terhadap efektivitas penyaluran bansos, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sosial tunai, hingga bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Presiden meminta seluruh kementerian dan lembaga konsisten menggunakan data tunggal sosial ekonomi agar seluruh bantuan dan program pemerintah tepat sasaran. Sebanyak 88 kabupaten/kota juga menjadi prioritas percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem,&amp;rdquo; ujar Cak Imin, Rabu (13/5/2026).&#13;
&#13;
Pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem mencapai 0 persen pada 2026. Untuk mendukung target tersebut, 88 kabupaten/kota akan menjadi fokus percepatan lintas kementerian dan lembaga.&#13;
&#13;
Selain penguatan integrasi data bansos, pemerintah juga akan mengarahkan subsidi energi agar lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.&#13;
&#13;
Cak Imin optimistis target penghapusan kemiskinan ekstrem dapat tercapai melalui sinergi antarkementerian dan lembaga serta penguatan program perlindungan sosial berbasis data yang akurat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita optimistis dan yakin kemiskinan ekstrem 2026 ini 0 persen,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga untuk menyinkronkan penyaluran bantuan sosial (bansos) dan program pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar lebih tepat sasaran.&#13;
&#13;
Instruksi tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) usai melaporkan perkembangan program pemberdayaan masyarakat kepada Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta.&#13;
&#13;
Cak Imin mengatakan Presiden menaruh perhatian besar terhadap efektivitas penyaluran bansos, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sosial tunai, hingga bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Presiden meminta seluruh kementerian dan lembaga konsisten menggunakan data tunggal sosial ekonomi agar seluruh bantuan dan program pemerintah tepat sasaran. Sebanyak 88 kabupaten/kota juga menjadi prioritas percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem,&amp;rdquo; ujar Cak Imin, Rabu (13/5/2026).&#13;
&#13;
Pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem mencapai 0 persen pada 2026. Untuk mendukung target tersebut, 88 kabupaten/kota akan menjadi fokus percepatan lintas kementerian dan lembaga.&#13;
&#13;
Selain penguatan integrasi data bansos, pemerintah juga akan mengarahkan subsidi energi agar lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.&#13;
&#13;
Cak Imin optimistis target penghapusan kemiskinan ekstrem dapat tercapai melalui sinergi antarkementerian dan lembaga serta penguatan program perlindungan sosial berbasis data yang akurat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita optimistis dan yakin kemiskinan ekstrem 2026 ini 0 persen,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
