<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aset Naik ke Rp8 Triliun, Bisnis Asuransi Syariah Tumbuh 31%</title><description>Pada periode yang sama, bisnis baru juga tumbuh 31% menjadi sekitar Rp1 triliun dengan kontribusi bruto mencapai Rp4,2 triliun dan pangsa pasar sekitar 22%.&#13;
</description><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/15/320/3218531/aset-naik-ke-rp8-triliun-bisnis-asuransi-syariah-tumbuh-31</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2026/05/15/320/3218531/aset-naik-ke-rp8-triliun-bisnis-asuransi-syariah-tumbuh-31"/><item><title>Aset Naik ke Rp8 Triliun, Bisnis Asuransi Syariah Tumbuh 31%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2026/05/15/320/3218531/aset-naik-ke-rp8-triliun-bisnis-asuransi-syariah-tumbuh-31</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2026/05/15/320/3218531/aset-naik-ke-rp8-triliun-bisnis-asuransi-syariah-tumbuh-31</guid><pubDate>Jum'at 15 Mei 2026 09:41 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/15/320/3218531/asuransi-AXJn_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Total aset industri asuransi jiwa syariah meningkat 20% menjadi Rp8 triliun sepanjang 2025. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/15/320/3218531/asuransi-AXJn_large.png</image><title>Total aset industri asuransi jiwa syariah meningkat 20% menjadi Rp8 triliun sepanjang 2025. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Total aset industri asuransi jiwa syariah meningkat 20% menjadi Rp8 triliun sepanjang 2025. Pada periode yang sama, bisnis baru juga tumbuh 31% menjadi sekitar Rp1 triliun dengan kontribusi bruto mencapai Rp4,2 triliun dan pangsa pasar sekitar 22%.&#13;
&#13;
Pertumbuhan tersebut mencerminkan kinerja perusahaan yang solid di tengah meningkatnya kebutuhan perlindungan berbasis syariah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertumbuhan double-digit pada kinerja keuangan sepanjang 2025 mencerminkan kepercayaan keluarga Indonesia kepada Prudential Syariah,&amp;rdquo; ujar Presiden Direktur Prudential Syariah Iskandar Ezzahuddin, Jumat (14/5/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dari sisi pengelolaan keuangan, aset investasi perusahaan juga meningkat 17% menjadi Rp6 triliun. Pertumbuhan ini ditopang oleh pengelolaan portofolio dan dana peserta yang dinilai semakin disiplin dan terarah.&#13;
&#13;
Perusahaan juga mencatat tingkat solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) yang jauh di atas ketentuan regulator, yakni RBC Dana Perusahaan sebesar 1.496% dan RBC Dana Tabarru&amp;rsquo; sebesar 209%, yang menunjukkan kapasitas keuangan yang kuat dalam memenuhi kewajiban kepada peserta.&#13;
&#13;
Selain itu, perusahaan membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp2,2 triliun sepanjang 2025 atau setara sekitar Rp6 miliar per hari kepada peserta dan keluarga yang terdampak risiko.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seluruh capaian ini menunjukkan pengelolaan bisnis yang prudent dan berkelanjutan dalam menjaga perlindungan peserta,&amp;rdquo; kata Iskandar.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Total aset industri asuransi jiwa syariah meningkat 20% menjadi Rp8 triliun sepanjang 2025. Pada periode yang sama, bisnis baru juga tumbuh 31% menjadi sekitar Rp1 triliun dengan kontribusi bruto mencapai Rp4,2 triliun dan pangsa pasar sekitar 22%.&#13;
&#13;
Pertumbuhan tersebut mencerminkan kinerja perusahaan yang solid di tengah meningkatnya kebutuhan perlindungan berbasis syariah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertumbuhan double-digit pada kinerja keuangan sepanjang 2025 mencerminkan kepercayaan keluarga Indonesia kepada Prudential Syariah,&amp;rdquo; ujar Presiden Direktur Prudential Syariah Iskandar Ezzahuddin, Jumat (14/5/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dari sisi pengelolaan keuangan, aset investasi perusahaan juga meningkat 17% menjadi Rp6 triliun. Pertumbuhan ini ditopang oleh pengelolaan portofolio dan dana peserta yang dinilai semakin disiplin dan terarah.&#13;
&#13;
Perusahaan juga mencatat tingkat solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) yang jauh di atas ketentuan regulator, yakni RBC Dana Perusahaan sebesar 1.496% dan RBC Dana Tabarru&amp;rsquo; sebesar 209%, yang menunjukkan kapasitas keuangan yang kuat dalam memenuhi kewajiban kepada peserta.&#13;
&#13;
Selain itu, perusahaan membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp2,2 triliun sepanjang 2025 atau setara sekitar Rp6 miliar per hari kepada peserta dan keluarga yang terdampak risiko.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seluruh capaian ini menunjukkan pengelolaan bisnis yang prudent dan berkelanjutan dalam menjaga perlindungan peserta,&amp;rdquo; kata Iskandar.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
